Dugaan Pelecehan dalam Rekrutmen MBG Simeulue, Pelamar Beberkan Pengakuan

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIMEULUE I Atjeh Terkini.id- Proses rekrutmen tenaga kerja pada program Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Simeulue kini menuai sorotan. Seorang perempuan berinisial L (26) mengaku menerima ajakan yang dinilainya tidak pantas dari seorang pimpinan yayasan pengelola MBG berinisial MD saat dirinya melamar pekerjaan.

Pengakuan itu disampaikan L usai merasa kecewa lantaran proses perekrutan yang awalnya disebut sudah hampir pasti justru berubah tanpa kejelasan setelah dirinya menolak ajakan tersebut.

Menurut L, awalnya ia bersama kakaknya mendaftarkan diri untuk bekerja di salah satu dapur MBG di wilayah Teupah Barat. Namun karena kuota disebut telah penuh, dirinya dijanjikan akan dialihkan ke dapur MBG lain di Kecamatan Teupah Tengah.

Ia mengaku sempat yakin akan diterima bekerja karena seluruh persyaratan administrasi telah dilengkapi. Namun di tengah komunikasi terkait pekerjaan, pembicaraan disebut mulai bergeser ke ranah pribadi.

Baca Juga :  KIP Simeulue Tetapkan Monas - Nusar Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Merasa ajakan tersebut tidak profesional dan melenceng dari konteks pencarian kerja, L memilih menolak.

Tak lama setelah penolakan itu, ia mengaku tidak lagi mendapatkan kepastian mengenai kelanjutan lamaran kerjanya.

Korban menilai situasi tersebut menimbulkan kesan adanya tekanan terselubung dalam proses penerimaan tenaga kerja, meski ia menegaskan tidak memiliki bukti bahwa penolakan ajakan menjadi alasan dirinya gagal diterima.

Dalam komunikasi antara L dan MD berbahasa Simeulue itu tampak terlihat MD melakukan ajakan kepada L untuk bertemu secara pribadi, namun tidak diketahui maksud dari MD mengajak L untuk berjumpa di malam hari.

Baca Juga :  Krisis Listrik di Alafan dan Simeulue Barat Kian Parah, Warga: "Mati Lampu Sudah Tak Manusiawi

Kasus ini kemudian disampaikan kepada pihak keluarga. L berharap pengalaman yang dialaminya menjadi perhatian serius agar tidak terulang terhadap pencari kerja lain, khususnya perempuan.

Sementara itu, MD pimpinan yayasan pengelola dapur saat dikonfirmasi media ini tidak memberikan tanggapan apapun dan hanya membalas singkat saat ditanya kebenaran mengenai pengakuan L oleh media ini.

“Besok lah nanti saya hubungi,” balas MD saat dikonfirmasi, Rabu (6/5).

Untuk diketahui, ajakan tak senonoh atau pelecehan seksual oleh pimpinan yayasan terhadap pelamar kerja perempuan adalah pelanggaran serius, baik dari sisi norma, etika, maupun hukum, yang berpotensi melanggar UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS). (**)

Berita Terkait

Kunker Kapolda Aceh Rambongan di Sambut Forkopinda di Bandara Lasikin Simeulue
Masyarakat Simeulue Keluhkan Listrik Sering Padam, Banyak alat Elektronik Rusak
Tak Hanya Resmikan Gedung, Kajati Aceh Ajak Forkopimda Simeulue Tanam Jagung Perdana
Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”
Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran
‎Diisolasi 90 Hari di Lapas Sinabang, Hak Ibadah Wartawan Alumni LPDS Dipertanyakan
Aktivis Mahasiswa Apresiasi Kejari Usut Dugaan Korupsi RSUD Simeuleu
Ratusan Penumpang Padati KMP Aceh Hebat 1, Arus Keberangkatan dari Simeulue Meningkat Tajam
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:57 WIB

Kunker Kapolda Aceh Rambongan di Sambut Forkopinda di Bandara Lasikin Simeulue

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05 WIB

Masyarakat Simeulue Keluhkan Listrik Sering Padam, Banyak alat Elektronik Rusak

Senin, 11 Mei 2026 - 20:05 WIB

Tak Hanya Resmikan Gedung, Kajati Aceh Ajak Forkopimda Simeulue Tanam Jagung Perdana

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:22 WIB

Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran

Berita Terbaru