Sinabang | Atjeh Terkini.id – Pemandangan tak biasa terlihat di atas geladak KMP Aceh Hebat 1 pada Kamis (30/4/2026). Kapal feri yang melayani rute Pelabuhan Kolok, Sinabang menuju Calang tersebut tampak disesaki oleh ratusan penumpang yang melebihi volume hari-hari biasanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, para penumpang memenuhi area duduk hingga lorong-lorong kapal. Kondisi ini dipicu oleh besarnya arus masyarakat yang ingin meninggalkan Pulau Simeulue menuju daratan Aceh untuk berbagai keperluan.
Didominasi Sebagian besar penumpang merupakan pemuda-pemudi asal Simeulue yang akan mengikuti seleksi atau urusan administrasi terkait KDKMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah putih).

Tampak pula rombongan lulusan SMA sederajat yang akan melaksanakan tes masuk perguruan tinggi di berbagai wilayah di Aceh dan luar daerah.
Salah satu penumpang mengungkapkan bahwa mereka harus rela berdesakan demi mengejar jadwal seleksi yang sudah ditentukan. “Harus berangkat sekarang supaya tidak terlambat ikut tes di darat,” ujarnya di sela-sela kepadatan penumpang.
Fenomena “eksodus” musiman ini menjadi cermin nyata kondisi ekonomi di Kabupaten Simeulue. Tingginya angka keberangkatan para pelamar pekerjaan dan calon mahasiswa menunjukkan beberapa poin krusial.
Ketergantungan pada Sektor Pekerjaan dan Pendidikan ,Belum tersedianya variasi program studi tinggi yang lengkap di pulau membuat mobilitas pelajar ke daratan Aceh tetap tinggi setiap tahunnya.
Harapan Perbaikan Ekonomi,Perjalanan ini dianggap sebagai “tiket” untuk mengubah nasib keluarga, meskipun harus menempuh jalur laut dengan kondisi yang sangat padat.
Meski kondisi kapal sangat penuh, otoritas terkait diharapkan terus memantau standar keselamatan pelayaran agar seluruh penumpang dapat tiba di Pelabuhan Calang dengan aman. Kepadatan ini diperkirakan masih akan terjadi hingga beberapa hari ke depan seiring dengan jadwal seleksi nasional yang sedang berlangsung.(AM)

















