Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan Ladang Ganja 20 Hektare di Aceh Besar

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar | Atjeh Terkini.id – Komitmen memberantas narkotika ditunjukkan langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, yang turun ke lapangan memimpin pemusnahan ladang ganja di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (29/4/2026).

Aksi ini merupakan bagian dari Operasi Antik Seulawah 2026 yang digelar Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Polres Aceh Besar, serta melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, Bhayangkari, hingga petani muda milenial.

“Dalam operasi ini, kami menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja yang tersebar di beberapa titik, dengan estimasi hasil panen mencapai 50 ton. Hari ini, kita musnahkan tiga hektare di lokasi ini,” ujar Marzuki usai kegiatan.

Tak sekadar penindakan, Kapolda juga menekankan pentingnya pendekatan jangka panjang. Ia sengaja menggandeng petani muda sebagai agen perubahan untuk mengedukasi masyarakat agar beralih ke komoditas legal dan bernilai ekonomi, seperti kopi dan hortikultura.

Baca Juga :  Wabup Syukri Siap Dukung PWI Aceh Besar Jadi Tuan Rumah Konferprov PWI Aceh 2026

Menurutnya, pemberantasan ganja tidak cukup hanya dengan memusnahkan tanaman, tetapi harus diiringi dengan solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan tersebut.

“Kita ingin masyarakat beralih ke sektor pertanian yang produktif, legal, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Marzuki menegaskan, kehadirannya di lokasi bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk kepemimpinan langsung untuk memastikan setiap langkah penindakan berjalan maksimal dan konsisten.

Ia juga mengingatkan bahwa narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.

“Kita tidak boleh memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika. Ini musuh bersama yang harus kita lawan,” katanya.

Baca Juga :  Satpol PP dan WH Aceh Besar Amankan Manusia Silver Beroperasi di Simpang Ajun

Ke depan, ia berharap Aceh tidak lagi dikenal sebagai daerah penanaman ganja. Untuk itu, langkah tegas akan terus dibarengi dengan edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi alternatif.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh desa hingga generasi muda, untuk berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, Irwasda Kombes Pol. Djoko Susilo, serta Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki bersama jajaran pejabat utama lainnya.(**)

Berita Terkait

Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar
Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam
Bupati Aceh Besar Saweu Sikula SDN Limpok Ajak Murid Gunakan Bahasa Aceh Sehari-hari
Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak
Kurban Kendaraan Akhirat, Hindari Ancaman Mendekati Tempat Shalat
Umat Islam Harus Senantiasa Berbakti kepada Orang Tua dan Taat kepada Allah
BKKBN Aceh dan IBI Aceh Besar Gelar Pelayanan KB On The Road di Posko Mudik Lhoknga
Kemendukbangga/BKKBN Aceh Siapkan Posko Mudik di Kawasan Aneuk Galang Aceh Besar
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:33 WIB

Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:05 WIB

Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:56 WIB

Bupati Aceh Besar Saweu Sikula SDN Limpok Ajak Murid Gunakan Bahasa Aceh Sehari-hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:47 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak

Rabu, 29 April 2026 - 22:21 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan Ladang Ganja 20 Hektare di Aceh Besar

Berita Terbaru