Kurban Kendaraan Akhirat, Hindari Ancaman Mendekati Tempat Shalat

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar l Atjeh Terkini.Id Secara filosofis kurban dapat diartikan sebagai kendaraan akhirat. Dalam hal ini, terdapat riwayat yang menyebutkan hewan kurban akan menjadi tunggangan bagi seseorang saat melewati jembatan shirath. Walaupun derajat hadis tersebut dinilai lemah oleh sebagian ulama, namun maknanya memberikan motivasi agar umat Islam mempersembahkan kurban terbaiknya.

Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ustaz Dr. Abizal Muhammad Yati, Lc, MA, menyampaikan hal itu dalam khutbah Jumat di Masjid Darul Hasani, Gampong Miruek Taman, Kecamatan Darussalam, 24 April 2026 bertepatan dengan 6 Dzulqaidah 1447 Hijriah.

Ia mengingatkan adanya ancaman bagi orang yang mampu tetapi enggan berkurban. Dalam hadis riwayat Ahmad dan Ibnu Majah disebutkan, orang yang memiliki kelapangan rezeki namun tidak berkurban, dilarang mendekati tempat shalat Rasulullah.

“Karena itu, mari kita siapkan kendaraan terbaik untuk akhirat dengan berkurban. Ini bukan sekadar ritual, tetapi bentuk ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah Swt,” harapnya.

Baca Juga :  Satpol PP dan WH Aceh Besar Ciduk Warga Mokel di Warung Siang Hari

Pada bagian lain khutbahnya, Ustaz Abizal menguraikan, bahwa menjelang datangnya bulan Zulhijjah, umat Islam kembali diingatkan akan pentingnya ibadah kurban sebagai salah satu amalan istimewa yang memiliki nilai ibadah di sisi Allah Swt.

Menurut Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh ini, secara bahasa kurban bermakna mendekatkan diri, sedangkan secara syariat adalah menyembelih hewan tertentu pada waktu yang telah ditetapkan sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Swt.

“Ibadah kurban memiliki akar sejarah yang sangat kuat, dimulai dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan menyembelih putranya, Ismail AS. Keduanya menunjukkan kepatuhan total kepada Allah, hingga akhirnya Allah mengganti Ismail dengan seekor hewan sembelihan,” ujarnya.

Kisah tersebut, Ustaz Abizal, diabadikan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah As-Shafat ayat 102 dan 107, sebagai simbol ketundukan dan keikhlasan hamba kepada Sang Pencipta.

Pada masa Nabi Muhammad saw, ibadah kurban kembali disyariatkan dan menjadi amalan rutin setiap Hari Raya Idul Adha. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan Rasulullah saw menyembelih dua ekor kambing sebagai bentuk pelaksanaan kurban.

Baca Juga :  LKPJ Tahun 2024, Pemkab Aceh Besar Optimalisasi Pelayanan Publik 

Ia menjelaskan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang kurban. Mazhab Syafi’i dan Maliki menyatakan hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan), sedangkan Mazhab Hanafi dan Hambali berpendapat wajib bagi yang mampu.

“Pendapat yang lebih kuat, sunnah muakkad. Namun demikian, keutamaannya sangat besar di sisi Allah Swt,” tegasnya.

Uztaz Abizal mengutip hadis riwayat Tirmizi dari Aisyah RA, tidak ada amalan pada hari Idul Adha yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban. Bahkan hewan tersebut akan datang pada hari kiamat lengkap dengan tanduk, bulu, dan kukunya sebagai bukti amal kebaikan.

“Selain itu, dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan, setiap helai bulu hewan kurban bernilai pahala bagi orang yang berkurban,” pungkasnya.* (

Berita Terkait

Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar
Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam
Bupati Aceh Besar Saweu Sikula SDN Limpok Ajak Murid Gunakan Bahasa Aceh Sehari-hari
Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak
Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan Ladang Ganja 20 Hektare di Aceh Besar
Umat Islam Harus Senantiasa Berbakti kepada Orang Tua dan Taat kepada Allah
BKKBN Aceh dan IBI Aceh Besar Gelar Pelayanan KB On The Road di Posko Mudik Lhoknga
Kemendukbangga/BKKBN Aceh Siapkan Posko Mudik di Kawasan Aneuk Galang Aceh Besar
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 16:33 WIB

Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:05 WIB

Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:56 WIB

Bupati Aceh Besar Saweu Sikula SDN Limpok Ajak Murid Gunakan Bahasa Aceh Sehari-hari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:47 WIB

Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak

Rabu, 29 April 2026 - 22:21 WIB

Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan Ladang Ganja 20 Hektare di Aceh Besar

Berita Terbaru