Simeulue | Atjeh Terkini.id – Proses pengurusan Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Simeulue tengah menjadi sorotan.
Hal ini menyusul adanya keluhan dari para pelamar posisi Manajer KDKMP dan KNPM terkait besaran biaya serta prosedur pemeriksaan yang dinilai tidak sebanding dengan kualitas pelayanan yang diberikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pemohon diwajibkan membayar biaya sebesar Rp255.000 untuk paket lengkap pemeriksaan jasmani dan rohani. Sementara itu, jika pemohon hanya mengurus salah satu di antaranya, dikenakan biaya sebesar Rp150.000 per surat.
Meski secara administrasi para peserta telah mengikuti prosedur sesuai ketentuan yang berlaku, namun kualitas pengujian di lapangan menuai tanda tanya besar.
Beberapa pelamar mengungkapkan bahwa rangkaian tes kesehatan tersebut terkesan hanya formalitas belaka.
Menurut pengakuan sejumlah pemohon, proses pengisian formulir lebih banyak dilakukan secara mandiri oleh pelamar.
Selain itu, interaksi dengan tenaga medis atau dokter pemeriksa dinilai sangat minim; dokter hanya mengajukan beberapa pertanyaan mendasar tanpa adanya pemeriksaan medis yang komprehensif atau mendalam.
“Kami sudah membayar sesuai tarif, namun pemeriksaan yang dilakukan sangat singkat. Hanya sebatas tanya jawab dasar, padahal kami mengharapkan adanya prosedur pemeriksaan yang benar-benar valid secara medis,” ujar salah satu pelamar yang enggan disebutkan namanya, Minggu (19/4/2026).
Kondisi ini menimbulkan desakan dari berbagai pihak agar pihak manajemen RSUD Kabupaten Simeulue melakukan evaluasi terhadap standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan kesehatan.
Transparansi mengenai rincian biaya dan peningkatan kualitas pelayanan medis menjadi poin utama agar para pencari kerja tidak merasa dirugikan oleh sistem birokrasi kesehatan di daerah tersebut.(AM)
















