Begini Kata Ketua MPU Aceh Tentang Sosok Kapolda Aceh

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Atjeh Terkini.id — Ketua MPU Aceh Tgk. H. M. Faisal Ali yang akrab disapa Abu Sibreh menyebut dirinya sebagai saksi sekaligus teman yang mengenal betul karakter kepemimpinan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ali Basyah, M.M, yang menurutnya, merupakan figur pekerja keras yang menunjukkan totalitas saat memberi bantuan penanganan pascabanjir dan longsor, mulai dari turun langsung ke lapangan, memaksimalkan seluruh sumber daya di Polda Aceh, hingga memastikan korban mendapat pertolongan cepat dan terkoordinasi.

Tgk. Faisal yang berteman dekat dan pernah bekerjasama dengan Kapolda mengungkapkan, “Saya lihat sendiri bagaimana beliau memobilisasi personel, peralatan, dan memprioritaskan keselamatan warga. Bukan sekadar kunjungan seremonial; ini kerja lapangan yang total.” Pernyataan ini menegaskan citra kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan responsif di masa krisis.

Ia menambahkan, dalam situasi darurat, Kapolda tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, tetapi turut memantau distribusi logistik, memastikan dapur umum berjalan, serta mengawal proses evakuasi hingga ke titik-titik terdampak yang sulit dijangkau.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Tutup Tradisi Pembaretan Bintara dan Tamtama Remaja Brimob

“Beliau itu tipe pemimpin yang tidak ingin hanya menerima laporan. Harus melihat langsung kondisi di lapangan agar keputusan yang diambil tepat sasaran,” kata Ketua MPU Aceh.

Data hasil kajian yang dipublikasikan menunjukkan beberapa capaian nyata di bawah kepemimpinan Kapolda. Lembaga Jaringan Survei Inisiatif mencatat penurunan angka tindak pidana umum sebesar 14,9 persen dan peningkatan tingkat penyelesaian perkara dari sekitar 72 persen menjadi 82 persen indikator yang menurut pengamat mencerminkan perbaikan efektivitas penyidikan dan koordinasi antar-satuan.

Selain itu, penindakan terhadap jaringan narkotika mendapat sorotan. Operasi besar pada Oktober 2025 membongkar jaringan lintas provinsi dengan barang bukti signifikan, yang dinilai sebagai bukti konsistensi dan intensitas penegakan hukum. Langkah-langkah tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah unsur parlemen, termasuk anggota Komisi III DPR RI.

Anggota Komisi III DPR RI juga menyampaikan dukungan politik. Dalam keterangan kepada media nasional, politisi dari Komisi III menilai terdapat tren positif dalam penegakan hukum dan kompetensi manajemen krisis di jajaran kepolisian daerah, yang turut memperkuat rasa aman masyarakat dan memberi ruang bagi pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kapolda Aceh dan Pangdam IM Vidcon dengan Kapolri : Situasi Jelang Idul Fitri 1446 H Aman dan Kondusif

Tak hanya soal penegakan hukum, program berbasis lingkungan termasuk inisiatif penanaman ribuan bibit mangrove dan langkah menindak praktik perusakan lingkungan menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk membangun kepercayaan publik. Sejumlah media yang memuat kajian dan komentar para pengamat menekankan bahwa perpaduan penegakan hukum, perhatian lingkungan, serta respons kebencanaan merupakan pendekatan adaptif yang memperlihatkan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Ketua MPU Aceh menutup komentarnya dengan harapan agar capaian ini dipertahankan dan diperkuat melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil.

“Kerja keras beliau harus didukung bukan hanya apresiasi sesaat, tetapi juga dukungan kebijakan dan penguatan kapasitas agar manfaatnya berkelanjutan bagi masyarakat Aceh. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang konsisten dan tidak mudah berpuas diri. Semangat seperti ini yang dibutuhkan Aceh ke depan,” pungkas Tgk Faisal. (Ril/H.Yos)

Berita Terkait

Usai Dilaksanakan Peusijuek Di Lokasi, TNI Bergerak Cepat Rakit Jembatan Aramco
Disdik Aceh Gelar Apel Pasca-Lebaran, ASN Diminta Jaga Etos Kerja
Bener Meriah Usul Delapan Masjid Ikuti Penilaian Tingkat Provinsi
Wakil Bupati Simeulue Resmi Buka MTQ ke-10 di Desa Amabaan
Krisis Fiskal Simeulue: “Antara PJU Padam, Tunggakan Siltap Desa, dan Gaji PPPK Terabaikan
Jelang Ramadhan Harga Sapi di Geulumpang Payong Tembus Rp 14 Juta, Peternak Lokal Ketiban Berkah
Asisten Administrasi Umum Hadiri Paripurna Perdana DPRA 2026
Sekda Aceh Hadiri Rapat Pengurus APPSI di Bali
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:32 WIB

Usai Dilaksanakan Peusijuek Di Lokasi, TNI Bergerak Cepat Rakit Jembatan Aramco

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:36 WIB

Disdik Aceh Gelar Apel Pasca-Lebaran, ASN Diminta Jaga Etos Kerja

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:59 WIB

Bener Meriah Usul Delapan Masjid Ikuti Penilaian Tingkat Provinsi

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:53 WIB

Wakil Bupati Simeulue Resmi Buka MTQ ke-10 di Desa Amabaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:19 WIB

Krisis Fiskal Simeulue: “Antara PJU Padam, Tunggakan Siltap Desa, dan Gaji PPPK Terabaikan

Berita Terbaru

Aceh Selatan

H. Mirwan Apresiasi Target DP3AKB Wujudkan Aceh Selatan Layak Anak

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:41 WIB

Kota Banda Aceh

Hindari Futur, Umat Islam Harus Rawat Semangat Ibadah 

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:31 WIB