Api di Lahan Gambut Menggila, Bupati Aceh Barat Turun Langsung ke Lokasi Karhutla

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menghantui Kabupaten Aceh Barat. Api yang melahap lahan gambut di Jalan Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, memaksa Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM turun langsung ke lokasi pada Senin (19/1/2026).

Didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, Tarmizi menyaksikan langsung upaya keras tim Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD yang masih berjibaku memadamkan api di dua titik rawan, yakni di Desa Lapang dan Desa Suak Raya.

“Ini persoalan klasik yang terus berulang. Saat kemarau, kebakaran lahan muncul di mana-mana, bahkan bisa sampai lima kecamatan. Ketika hujan datang, kita berhadapan dengan banjir. Inilah siklus bencana yang terus kita hadapi di Aceh Barat,” ujar Tarmizi di sela peninjauan.

Baca Juga :  PT Mifa Klarifikasi Peryataan Inspektorat Aceh Barat

Ia mengaku turun langsung ke lapangan bukan sekadar seremonial, melainkan untuk memberi dukungan moril kepada petugas serta memastikan kesiapan peralatan pemadaman yang digunakan.

“Ternyata di lapangan, masih banyak keterbatasan peralatan. Ini tidak bisa dibiarkan. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh, termasuk melalui penganggaran,” tegasnya.

Kebakaran kali ini semakin berbahaya karena terjadi di lahan gambut dengan kedalaman mencapai sekitar lima meter. Kondisi tersebut membuat api mudah menyebar dan sulit dipadamkan, bahkan hanya dipicu oleh hal sepele.

Baca Juga :  Pemkab Optimis Bangun Aceh Selatan di Tengah Badai Hutang dan Efesiensi Anggaran

“Lahan gambut sangat rentan. Puntung rokok saja bisa memicu kebakaran besar,” jelas Tarmizi.

Bupati pun mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal dan berkebun di kawasan gambut, agar lebih waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Karhutla bukan hanya soal api, tapi soal keselamatan, kesehatan, dan masa depan lingkungan kita,” pungkas Tarmizi.(**)

Berita Terkait

Hari Buruh: Wangsa Sebut Aceh Barat Darurat Perlindungan Pekerja
Diskusi Santai Eksekutif-Legislatif, Bahas Isu Strategis dan Kondisi Fiskal Aceh Barat
Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh Digelar di Meulaboh
Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah
Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut
Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit
Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta
Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Hari Buruh: Wangsa Sebut Aceh Barat Darurat Perlindungan Pekerja

Rabu, 22 April 2026 - 11:03 WIB

Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh Digelar di Meulaboh

Minggu, 19 April 2026 - 19:06 WIB

Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16 WIB

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut

Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit

Berita Terbaru

Aceh Singkil

Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:52 WIB