Diskusi Santai Eksekutif-Legislatif, Bahas Isu Strategis dan Kondisi Fiskal Aceh Barat

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Bupati Tarmizi SP bersama jajaran DPRK Aceh Barat menggelar diskusi santai untuk membahas berbagai isu strategis yang tengah dihadapi daerah, Kamis (30/4/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung di pendopo tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Siti Ramazan, para wakil ketua, ketua fraksi, serta ketua komisi.

Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa pertemuan antara eksekutif dan legislatif ini menjadi ruang terbuka untuk bertukar gagasan terkait perkembangan terkini, mulai dari isu geopolitik nasional hingga kondisi daerah.

“Kami jajaran pemerintah bersama DPRK duduk bersama membahas Aceh Barat dan update isu terkini. Mulai dari geopolitik nasional hingga daerah, termasuk kondisi fiskal yang saat ini tergolong lemah,” ujar Tarmizi.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah menuntut pemerintah dan legislatif untuk lebih cermat dalam menetapkan skala prioritas pembangunan. Selain itu, diperlukan strategi jangka panjang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Terima Bantuan Kemanusiaan dari Abdya

Dalam diskusi tersebut, berbagai persoalan yang tengah dihadapi Aceh Barat juga menjadi sorotan, termasuk langkah-langkah solusi yang dapat ditempuh secara bersama.

Tarmizi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRK dalam merumuskan kebijakan yang efektif.

“Sinergi ini perlu dibangun. Melalui diskusi santai seperti ini, ruang untuk menyampaikan pendapat menjadi lebih terbuka. Secara resmi akan dibahas di forum DPRK, namun untuk menggali ide bisa dilakukan sambil berdiskusi santai,” jelasnya.

Salah satu isu penting yang turut dibahas adalah kebijakan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen sesuai peraturan pemerintah. Ia mengungkapkan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada keberlanjutan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Baca Juga :  Tingkatkan Produksi Pertanian, Bupati Aceh Barat Serahkan 10 Unit Traktor

“Kita berupaya mencari solusi agar P3K, baik penuh waktu maupun paruh waktu, tidak menjadi korban akibat keterbatasan anggaran. Ini sedang kita cari jalan keluarnya,” tambahnya.

Selain itu, upaya peningkatan PAD juga menjadi fokus utama dengan pendekatan yang tidak memberatkan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen menggali potensi pendapatan secara optimal dengan tetap memperhatikan kondisi ekonomi warga.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif demi mendorong pembangunan Aceh Barat yang lebih baik ke depan.(**)

Berita Terkait

Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh Digelar di Meulaboh
Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah
Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut
Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit
Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta
Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit
Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa
Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:48 WIB

Diskusi Santai Eksekutif-Legislatif, Bahas Isu Strategis dan Kondisi Fiskal Aceh Barat

Rabu, 22 April 2026 - 11:03 WIB

Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh Digelar di Meulaboh

Minggu, 19 April 2026 - 19:06 WIB

Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16 WIB

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut

Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit

Berita Terbaru

Aceh Singkil

Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:52 WIB