Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – Ketua Umum Wahana Generasi Aceh (WANGSA), Jhony Howord, menilai distribusi Transfer ke Daerah (TKD) di Aceh belum mencerminkan prinsip keadilan fiskal, terutama bagi wilayah Barat Selatan.

Menurut Jhony, Aceh Barat memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan, baik dari sektor sumber daya alam maupun aktivitas ekonomi regional. Namun, kontribusi tersebut tidak berbanding lurus dengan alokasi anggaran yang diterima dari pusat.

“Secara logika fiskal, daerah penghasil dan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi seharusnya menjadi prioritas. Tapi realitasnya tidak demikian,” kata Jhony dalam keterangannya, Minggu (19/4/2026).

Ia juga menyoroti pendekatan pemerintah yang kerap menjadikan faktor kerentanan bencana sebagai dasar distribusi anggaran, namun tidak diterapkan secara konsisten. Aceh Barat, yang memiliki riwayat terdampak bencana, dinilai belum memperoleh afirmasi kebijakan yang proporsional.

Baca Juga :  Diskominsa Luncurkan Layanan Digital, Perkuat Akses Publik dan Tata Kelola Pemerintahan

Di sisi lain, Jhony mengingatkan bahwa proses penganggaran di tingkat daerah tidak lepas dari peran Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA). Karena itu, ia menilai perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme dan arah kebijakan yang dihasilkan lembaga tersebut.

“Kalau distribusi anggaran tidak mencerminkan kebutuhan dan kontribusi daerah, maka yang harus diperiksa bukan hanya hasilnya, tapi juga prosesnya termasuk peran TAPA,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi ini memperlihatkan pola lama, di mana kawasan Barat Selatan Aceh kerap berada di posisi marginal dalam kebijakan pembangunan.

Dua Opsi Solusi

WANGSA menilai tidak ada lagi ruang untuk pendekatan parsial. Jhony menegaskan hanya ada dua opsi yang rasional.

Pertama, evaluasi total terhadap peran dan kinerja Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), termasuk transparansi indikator penganggaran, audit distribusi anggaran, serta penyesuaian berbasis kontribusi ekonomi dan kebutuhan riil wilayah.

Baca Juga :  Taklukkan Bale United, Eva Sky Rebut Mahkota Juara Macan Putih Cup

Kedua, pemekaran wilayah Aceh sebagai solusi struktural untuk mempercepat pemerataan pembangunan, mendorong kemandirian fiskal daerah, serta mengakhiri ketimpangan distribusi anggaran.

“Kalau mekanisme tidak bisa diperbaiki, maka struktur yang harus diubah. Pemekaran adalah opsi yang sah dalam kerangka itu,” kata Jhony.

Penegasan Sikap

Jhony menegaskan bahwa ketimpangan anggaran tidak boleh terus dinormalisasi. Ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret.

“Tidak boleh ada lagi wilayah yang diperlakukan sebagai anak tiri dalam pembangunan. Ini soal keadilan, bukan sekadar angka,” ujarnya.

WANGSA menilai tanpa langkah tegas, ketimpangan ini akan terus berulang dan memperdalam kesenjangan di kawasan Barat Selatan Aceh.

“Hanya ada dua pilihan, evaluasi total TAPA atau pemekaran wilayah. Di luar itu, ketidakadilan akan terus berlangsung,” kata Jhony.(**)

Berita Terkait

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Gampong Canggai Tarik Kabel Perbaiki  Jembatan Demi Anak-anak Tetap Sekolah
Satgas Pusat Soroti Penanganan DAS dan Huntap Pascabanjir di Aceh Barat
Bupati Aceh Barat Buka PKU ke-XVI MPU Tahun 2026
Siang-Malam Dikebut, TNI Kerja Tanpa Henti Kejar Target KDMP di Aceh Barat
Hari Buruh: Wangsa Sebut Aceh Barat Darurat Perlindungan Pekerja
Diskusi Santai Eksekutif-Legislatif, Bahas Isu Strategis dan Kondisi Fiskal Aceh Barat
Rakornis Perpustakaan dan Kearsipan se-Aceh Digelar di Meulaboh
Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:17 WIB

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Gampong Canggai Tarik Kabel Perbaiki  Jembatan Demi Anak-anak Tetap Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 19:42 WIB

Satgas Pusat Soroti Penanganan DAS dan Huntap Pascabanjir di Aceh Barat

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:00 WIB

Bupati Aceh Barat Buka PKU ke-XVI MPU Tahun 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:46 WIB

Siang-Malam Dikebut, TNI Kerja Tanpa Henti Kejar Target KDMP di Aceh Barat

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:17 WIB

Hari Buruh: Wangsa Sebut Aceh Barat Darurat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru