Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Meskipun baru pulih dari bencana banjir besar, semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 14 Aceh Utara tak mengendur, bahkan terasa begitu khidmat.
Segenap warga madrasah, baik guru, staf administrasi maupun siswa-siswi, begitu antusias dan penuh nasionalisme mengikuti upacara bendera yang digelar mulai pukul 08.00 – 09.00 WIB pada Sabtu (02/05/2026) di halaman madrasah setempat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MIN 14 Aceh Utara, H. Muhammad Yusuf, S.Pd.I. Ia menyampaikan pesan penting tentang makna pendidikan sebagai pondasi utama dalam membangun generasi yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk terus menumbuhkan semangat belajar, disiplin, serta keberanian dalam meraih cita-cita.
Ia mengatakan, Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei sebagai bentuk penghormatan terhadap Ki Hajar Dewantara yang telah berjasa besar dalam memperjuangkan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui peringatan ini, kita diajak untuk kembali merenungkan makna pendidikan sebagai pondasi kehidupan. Pendidikan bukan sekadar proses memperoleh ilmu, tetapi juga sarana membentuk karakter, menanamkan nilai moral dan akhlak serta membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
“Hari ini, kalian murid madrasah, kedepannya nanti adalah pemimpin bangsa dan negeri ini,” pesannya penuh inspirasi.
Pada kesempatan ini, dirinya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru. “Anda adalah garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, pahlawan tanpa tanda jasa yang tak pernah lelah membimbing dan menginspirasi anak-anak kita,” imbuh Kepala Madrasah.
“Mari kita jadikan profesi guru sebagai profesi yang membanggakan dan relevan demi melahirkan generasi emas Indonesia yang kompetitif selaras dengan perkembangan zaman,” pinta pak Yus.
Usai pelaksanaan upacara, kepada siswa-siswi dilemparkannya beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan sejarah dan makna peringatan Hardiknas. Murid yang lebih duluan mengacungkan tangannya, maka dialah yang berkesempatan untuk menjawab. Bagi yang bisa menjawab diberikannya apresiasi sebagai penghargaan. Ceria, tawa dan canda mewarnai suasana menyegatnya matahari di Sabtu akhir pekan hingga tak terasa. (H.Yos)

















