Cegah Kenakalan Remaja, Jaksa Beri Penyuluhan Hukum 

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Atjeh   Terkini.id – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dilaksanakan Kejari Bireuen kembali memberikan sosialisasi hukum kepada para pelajar. Kegiatan kali ini diselenggarakan di SMKN Negeri 1 Gandapura, Kabupaten Bireuen, Selasa (04/2/ 2025).

Jaksa Masuk Sekolah dipimpin Kasubsi I Kejaksaan Negeri Bireuen, hal ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum di kalangan siswa-siswi, dan sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruknya dari Kenakalan Remaja yang sering terjadi di lingkungan masyarakat dengan Narkotika.

Sebagai narasumber utama, Kasubsi I Dona Popo Saragih SH memberikan materi yang komprehensif terkait permasalahan tersebut.

Dalam sosialisasinya, tim JMS Kejari Bireuen menjelaskan, perilaku Kenakalan Remaja dan Narkotika tidak hanya berdampak negatif pada remaja itu sendiri dan juga lingkungan, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang lebih serius.

Baca Juga :  Semua Materi Debat Disapu Habis Oleh Pasangan Mu'Min

Sosialisasi hukum ini mendapat respon positif dari para siswa-siswi dan guru di SMK Negeri 1 Gandapura. Para Siswa-siswi itu berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara rutin untuk memberikan edukasi hukum yang sangat bermanfaat bagi para pelajar.

Program Jaksa Masuk Sekolah ini merupakan salah satu upaya Kejari membentuk generasi muda sadar hukum dan memiliki sikap saling menghargai satu sama lain.

Baca Juga :  Masyarakat Bireuen Bersatu Menangkan Putra Asli Bireuen Nomor Urut 1.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat membangun kesadaran hukum sejak dini sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi semua pelajar dan guru.

Ini salah satu kegiatan Kejaksaan, yaitu; adanya program Jaksa Masuk Sekolah. Diharapkan dapat memperkaya pengetahuan siswa-siswi terhadap hukum dan perundang-undangan, serta mampu menjauhkan generasi muda Kabupaten Bireuen dari perbuatan- pebuatan yang berkaitan dengan hukum.

Program JMS ini merupakan upaya inovasi dan komitmen Kejaksaan RI dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara, khususnya masyarakat yang berstatus pelajar.[UmarAPandrah].

Berita Terkait

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen
Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  
Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 
Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 03:23 WIB

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen

Minggu, 5 April 2026 - 06:37 WIB

Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda

Berita Terbaru

Pendidikan

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasi PMB di Kabupaten Langkat

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:24 WIB

Foto : ilustrasi/ist

Pemerintahan

Lagi, Sejumlah Pejabat Pemko Langsa Dirotasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:29 WIB