Bireuen l Atjeh Terkini.id – Diperkirakan ratusan warga korban banjir dan tanah longsor datang dari berbagai daerah gampong bersama Koalisi Gerakan Sipil Bireuen, menggelar aksi unjuk rasa di Komplek halaman Kantor Bupati Bupati. Senin (16/3/2026) pagi.
Aksi tersebut yang di komandoi oleh Halimah dari Sekolah Anti Korupsi (SAK) mendesak pemerintah daerah segera memenuhi hak-hak korban bencana Alam hingga kini dinilai masih terabaikan.
Suasana haru menyelimuti aksi tersebut ketika Suratin Nur, seorang korban asal Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan berorasi dengan suara bergetar dan berurai air mata ia menegaskan pergerakan mereka (Pendemo) murni dari hati nurani tanpa ditunggangi oleh pihak-pihak lain untuk kepentingan mana pun.
”Aksi kami ini murni atas kemauan kami sendiri, kami ingin menuntut hak-hak kami yang belum terpenuhi baik itu Huntara, DTH, Jadup, Huntap maupun bantuan lainnya,” ujar Suratin sambil menangis terisat-isat.
Koordinator GeRAK Bireuen Murni M. Nasir juga menyebutkan pernyataan Pj Sekda Bireuen beberapa hari yang lalu telah menggereskan hati warga ya g sedang dilanda musibah Banjir.
Pantauan Wartawan ini di lapangan menyebutkan, para pengunjuk rasa akhirnya diterima oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, serta didampingi Asisten II Mawardi, S.STP., M.Si., beserta jajaran pejabat tinggi lainnya. (Umar A Pandrah).
















