Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Bupati Aceh Barat Tarmizi kembali melakukan langkah cepat dengan menunjuk dua Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Hendra Marsidi, S.TP dipercaya sebagai Plt Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Sementara itu, Diana Verawati, S.Pt ditunjuk sebagai Plt Sekretaris Dinas Pangan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) berlangsung di ruang kerja bupati dan disaksikan oleh sejumlah pejabat penting daerah.
Penunjukan ini dilakukan guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, khususnya pada sektor vital yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa jabatan Plt bukan sekadar pengisi kekosongan, melainkan peluang untuk menunjukkan kapasitas dan kinerja terbaik.
“Jabatan Plt bukan alasan untuk bekerja setengah hati. Ini momentum membuktikan kemampuan sebelum ditetapkan sebagai pejabat definitif,” tegasnya.

Tarmizi menaruh perhatian besar pada sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia menyebut, sekitar 70 persen masyarakat Aceh Barat bergantung pada sektor ini.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian harus difokuskan pada pengelolaan lahan secara maksimal, penyediaan bibit unggul, serta peningkatan produktivitas hasil tani.
Tak hanya itu, ia juga mendorong jajaran dinas untuk lebih aktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna membuka peluang dukungan anggaran.
“Keuangan daerah terbatas. Kita harus jemput bola ke pusat agar program bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Berbagai program penguatan telah dilakukan, mulai dari pembentukan kelompok tani seperti KTNA dan Tani Merdeka hingga penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Namun, menurutnya, intervensi yang lebih konkret masih sangat dibutuhkan, seperti bantuan pompa air dan pendampingan intensif bagi petani.

Lebih jauh, Tarmizi bahkan menargetkan lahirnya brand lokal “Beras Aceh Barat” sebagai identitas unggulan daerah di sektor pangan.
Di sisi lain, sektor pangan juga menjadi perhatian serius, terutama dalam menghadapi tantangan inflasi. Ia meminta Dinas Pangan untuk rutin turun ke pasar guna memastikan stabilitas harga tetap terjaga.
Selain itu, gerakan menanam di tengah masyarakat juga terus didorong sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga.
Menutup arahannya, Bupati Tarmizi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari Dinas Pertanian, Dinas Pangan hingga seluruh SKPK.
“Dengan kerja sama yang solid, kita optimis Aceh Barat mampu mandiri pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.(**)

















