Langsa | Atjeh Terkini.id – Forum Komunikasi Peureulak 70 (FK.P70), dianggap organisasi kecil, namun memiliki surat izin dari Mendagri. Meski kecil, luar bisa organisasi yang kita jalankan sekarang ini dibicarakan orang Langsa.
Demikian diantaranya disampaikan Ketua Umum FK.P70 H.Agussalim SH, MH., saat sambutannya usai pelantikan FK.P70 di gedung Virta Tirta, Gampong PB. Tengah, Kecamatan Langsa Barat, Sabtu (9/5/2025) malam.
Lanjutnya, nama organisasi itu berdasarkan Kecamatan Peureulak pada tahun 1970 belum terbagi menjadi enam kecamatan seperti sekarang ini.
“Jadi sedikit saya katakan kepada Pak Sekda Aceh Timur dan kepada bapak/ibu yang belum tau. FK.P70 adalah Peureulak di tahun 1970, dan ada bahasa Pak Sekda, ini kok ada yang tersesat ini satu, Pak Mat Rais dari Lokop,” kata Agussalim mengulangi pertanyaan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Timur Adlinsyah S.Sos, MAP., yang hadir mewakili Bupati Aceh Timur.
Lanjutnya, Ini sekarang saya jelaskan Pak Sekda. Itu tahun 1970, Peurelak itu yang sekarang Peureulak Kota, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Penaron dan Lokop/ Serbajadi.
“Jadi hari ini para pengurus dan anggota FK.P70 adalah terdiri dari kecamatan – kecamatan yang sebutkan tadi. Ada Pak Mat Rais di situ, ini bukan orang tersesat, ini adalah anggota kami,” ujar Agussalim. Penjelasan itu seraya disambut tawa dari para pengurus dan anggota FK.P70.

“Saya juga bangga kepada semua pengurus terlebih yang sudah berusia lanjut namun masih aktif. Selain itu apresiasi kepada Sekretaris Jenderal FK.P70 Bapak H.Hasan Basri SH MH., yang sangat berperan aktif membesarkan FK.P70,” pungkasnya.
Ia juga menyinggung, bila ada anggota yang keluar, bukan karena dikeluarkan, tapi karena melanggar AD ART FK.P70.
Selanjutnya, sambutan dari Ketua Dewan Penasehat Drs H.T. Syahril MAP., dengan memberikan apresiasi kepada para pengurus yang telah dilantik.
“Terima kasih yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk melantik dan mengukuhkan FK.P70 untuk periode 2025-2030,” ujarnya.
Selaku sepuh di kepengurusan FK.P70, ia tak berbicara secara formal, hanya bincang – bincang hangat ke sesama pengurus FK.P70.
Sementara itu, sambutan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang dibacakan Sekda Aceh Timur Adlinsyah S.Sos, MAP., yang menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Aceh Timur tidak dapat hadir pada pelantikan FK.P70.

“Selamat kepada pengurus FK.O70 yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan dan semangat pengabdian untuk masyarakat,” ujar Sekda Aceh Timur.
Lanjut dikatakannya, FK.P70 memiliki peran strategis sebagai wadah silaturahmi, komunikasi dan persatuan masyarakat Peureulak dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, budaya dan agama.
Saya berharap semangat pembangunan organisasi ini memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Aceh Timur, khususnya wilayah Peureulak.

Kita menyadari pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi dari seluruh dibutuhkan sinergi dan komponen masyarakat seperti FK.P70.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong saya yakin kita mampu mewujudkan Aceh Timur yang lebih maju, aman, religius dan sejahtera.
Sebelum pelantikan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FK.P70 H.Hasan Basri SH, MH., membacakan nama – nama para pengurus dilantik sesuai dengan Keputusan Pendiri Forum Komunikasi Peureulak 70, nomor : FK P70/02/O/X/III- 2026 tentang Susunan Komposisi Personalia Pengurus Forum Komunikasi Peureulak 70 (KK.P70) Periode 2025-2030.

Selanjutnya dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Penasehat Drs H.T Syahril MAP. Adapun nama – nama pengurus FK.P70periode 2025-2030 sebagai berikut;
Sementara itu, Ketua FK.P70 H.Agussalim SH MH juga melantik pengurus Cabang FK.P70 di masing-masing Kecamatan dalam wilayah Aceh Timur yang masuk wilayah Peureulak pada tahun 1970.
Demikian halnya dengan para pengurus Cabang Kecamatan FK.P70 di wilayah Kota Langsa juga ikut dilantik.






















