Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinabang  | Atjeh Terkini.id – Gelombang kekecewaan menyelimuti kalangan mahasiswa Kabupaten Simeulue. Di bawah kepemimpinan pasangan Monas-Nusar, kondisi finansial “Negeri Kepulauan” tersebut kini menjadi sorotan tajam publik, untuk ntuk pertama kalinya dalam sejarah, kondisi kas daerah yang kosong.

 “Lobi Anggaran” di Tengah Krisis

Kondisi kas yang nihil ini dinilai kontras dengan intensitas perjalanan dinas kepala daerah. Mahasiswa menyoroti rutinitas Bupati yang hampir setiap pekan terbang ke Jakarta dengan dalih melakukan lobi anggaran di tingkat pusat.

Namun, hasil dari perjalanan tersebut dinilai masih menjadi teka-teki besar. Alih-alih membawa pulang tambahan anggaran untuk pembangunan daerah, publik justru mencurigai bahwa perjalanan dinas yang kontinyu tersebut justru semakin menguras anggaran daerah yang sedang dalam masa efisiensi.

“Kami tidak butuh janji manis atau alasan lobi-lobi jika realitanya kas daerah tetap kosong. Wallahualam, apa yang didapat di Jakarta? Jangan-jangan bukan anggaran yang dibawa pulang, tapi justru praduga bahwa anggaran daerah habis hanya untuk biaya perjalanan,” ujar Momon Rizki salah satu perwakilan mahasiswa dengan nada geram, Sabtu (09/05/2026).

Baca Juga :  SMAN 3 Simeulue Tengah Tebar Kebaikan Melalui Pembagian Takjil Gratis

Momon mengungkapkan Kekecewaan kami mahasiswa tidak hanya tertuju pada eksekutif. Pihak legislatif (DPRK Simeulue) juga mendapat rapor merah. Di tengah kondisi daerah yang sedang melakukan efisiensi ketat, para anggota dewan justru tetap melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) ke luar daerah.

Dalih meningkatkan kapasitas diri melalui Bimtek dianggap sangat tidak tepat momentumnya.

Momon, menilai tindakan ini sebagai bentuk ketidakpekaan sosial di saat rakyat dan mahasiswa sedang berjuang di tengah keterbatasan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Wabup Aceh Barat Lepas Calon Mahasiswa Baru ke Universitas Al-Azhar Kairo

Lanjut Momon, masalah pendidikan menjadi puncak kegeraman para mahasiswa. Kita Ketahui bersama, Pemerintah Provinsi Aceh telah menetapkan 18 kabupaten/kota prioritas yang dapat mengusulkan biaya pendidikan. Namun, nama Simeulue secara mengejutkan tidak masuk dalam daftar prioritas tersebut.

Hal ini memicu pertanyaan besar bagi kami dimana peran Pemerintah Daerah dan DPRK Simeulue dalam memperjuangkan hak pendidikan mahasiswa”Tegas Momon Dengan Nada kecewa

“Apakah Simeulue bukan lagi bagian dari Provinsi Aceh? Atau apakah pemerintah setempat memang tidak mau tahu bahwa mahasiswa kita sangat membutuhkan bantuan pendidikan tersebut?” pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Simeulue dan pimpinan DPRK terkait langkah konkret untuk mengisi kekosongan kas daerah serta nasib bantuan pendidikan bagi mahasiswa.(AM)

Berita Terkait

Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran
‎Diisolasi 90 Hari di Lapas Sinabang, Hak Ibadah Wartawan Alumni LPDS Dipertanyakan
Dugaan Pelecehan dalam Rekrutmen MBG Simeulue, Pelamar Beberkan Pengakuan
Aktivis Mahasiswa Apresiasi Kejari Usut Dugaan Korupsi RSUD Simeuleu
Ratusan Penumpang Padati KMP Aceh Hebat 1, Arus Keberangkatan dari Simeulue Meningkat Tajam
Wujudkan Pesisir Asri, Naresta Group Gandeng Aparat Desa Gelar Aksi Bersih di Dermaga Rakit Sibigo
Kinerja Kepala BNN Propinsi Aceh Brigjen. Pol. Dr. Dedy Tabrani Diapresiasi Tokoh Muda Simeuleu 
Biaya dan Prosedur Pengurusan Surat Kesehatan di RSUD Simeulue Dikeluhkan Pelamar Kerja
Berita ini 454 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:22 WIB

Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:59 WIB

‎Diisolasi 90 Hari di Lapas Sinabang, Hak Ibadah Wartawan Alumni LPDS Dipertanyakan

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:00 WIB

Dugaan Pelecehan dalam Rekrutmen MBG Simeulue, Pelamar Beberkan Pengakuan

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:57 WIB

Aktivis Mahasiswa Apresiasi Kejari Usut Dugaan Korupsi RSUD Simeuleu

Berita Terbaru

Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus Majelis Adat Aceh Masa Bhakti 2026–2031

Pemerintahan

Kapolda Aceh Hadiri Pengukuhan Pengurus MAA Masa Bhakti 2026–2031

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:32 WIB