Yayasan AMANAH Kolaborasi Dengan Perwakilan BI Aceh Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Berbasis Generasi Muda Aceh

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) memperkuat langkah kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis generasi muda dan UMKM Aceh. Senin 09/03/2026.

Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) memperkuat langkah kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis generasi muda dan UMKM Aceh. Senin 09/03/2026.

BANDA ACEH I Atjeh Terkini.id- Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) memperkuat langkah kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis generasi muda dan UMKM. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan audiensi antara Dr. Ir. Syaifullah Muhammad, ST, M.Eng. selaku Ketua Yayasan AMANAH dengan Agus Chusaini, selaku  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, di Gedung Bank Indonesia Banda Aceh, Senin (9/3).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan AMANAH didampingi oleh Dr. Safwan Nurdin selaku Direktur Badan Pekerja AMANAH beserta para Koordinator Bidang. Pertemuan membahas peluang sinergi dalam mengoptimalkan berbagai fasilitas dan program pemberdayaan ekonomi yang dimiliki AMANAH di Kawasan Industri Ladong.

Dr. Syaifullah Muhammad menjelaskan bahwa di kawasan Ladong telah berdiri fasilitas pengembangan ekonomi kreatif dengan nilai investasi sekitar Rp200 miliar yang diresmikan pada akhir tahun 2024. Fasilitas tersebut dibangun untuk menjadi pusat pemberdayaan generasi muda Aceh dalam bidang ekonomi kreatif, UMKM, pertanian, serta inovasi teknologi.

Untuk mengoptimalkan pengelolaannya, dilakukan restrukturisasi organisasi dengan membentuk Yayasan AMANAH sebagai lembaga pengelola. Dalam struktur baru tersebut, dewan pembina melibatkan 4 (empat) pimpinan perguruan tinggi di Aceh, yaitu Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Universitas Teuku Umar, dan Universitas Malikussaleh, serta unsur dunia usaha. Sementara operasional kegiatan dijalankan oleh Badan Pekerja yang dipimpin oleh Dr. Syaqwan bersama tim sekitar 30 orang.

Baca Juga :  Dirut Bank Aceh Pastikan Layanan Keuangan Tetap Aman

Kawasan AMANAH dilengkapi berbagai fasilitas strategis seperti laboratorium, ruang pelatihan, studio musik dan podcast, rumah kopi, rumah teknologi, rumah kemasan, greenhouse, aula besar, asrama, fasilitas olahraga, café edukasi kopi, serta ruang pameran UMKM. Selain itu, tersedia peralatan produksi bernilai tinggi seperti mesin roasting kopi, fasilitas pengolahan nilam, serta peralatan produksi dan pengemasan produk.

Dalam diskusi juga dibahas sejumlah potensi kolaborasi dengan Bank Indonesia, terutama dalam pengembangan UMKM, inkubasi usaha, pelatihan kewirausahaan, serta penyelenggaraan event ekonomi kreatif. Fasilitas asrama yang dimiliki AMANAH juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan bagi pelaku UMKM dari berbagai daerah di Aceh.

Selain UMKM, sektor produk unggulan kopi dan nilam menjadi fokus pengembangan karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi ekspor yang besar. AMANAH telah memiliki fasilitas roasting kopi serta peralatan produksi minyak nilam dan produk turunannya seperti kosmetik dan skincare.

Baca Juga :  Ketua Dekranas Marlina Usman Temu Penasehat DWP, Minta Dukungan UMKM dan Produk Kreatif Aceh

Pertemuan tersebut juga menjajaki peluang sinergi penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan greenhouse, budidaya hortikultura, program cabai, serta pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok sebagai bagian dari upaya mendukung pengendalian inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan.

Ketua Yayasan AMANAH menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang ada di kawasan Ladong diharapkan menjadi pusat inovasi, inkubasi bisnis, serta pengembangan ekonomi kreatif generasi muda Aceh.

Sebagai langkah awal untuk menghidupkan kembali seluruh aktivitas tersebut, AMANAH juga merencanakan Re-launching AMANAH pada bulan April 2026 guna memperkenalkan kembali program dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas kreatif.

melalui kolaborasi ini, AMANAH dan Bank Indonesia Aceh diharapkan dapat bersinergi mendorong lahirnya wirausaha muda, memperkuat ketahanan UMKM naik kelas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. (**)

Berita Terkait

Bank Aceh dan USK Jalin Sinergi Untuk Kemajuan Ekonomi dan Pendidikan Aceh
Bank Aceh Salurkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar Melalui Baitul Mal
Bank Indonesia Bantu Sarana Produksi Kelompok Tani dan Ternak di Aceh Besar
Penguatan SDM Daerah Untuk Percepatan Transformasi Digital Keuangan Dan Layanan Publik
Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh
Bank Aceh Hadirkan “Gampong Ramadhan in Action 2026” di Masjid Raya Baiturrahman, Dapatkan Promo Belanja Hanya Rp. 1
BANK ACEH Kembali Raih Predikat WTP Untuk Laporan Keuangan Tahun 2025
BSI Rayakan Milad ke-5 dengan Edukasi Sehat dan Investasi Emas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:57 WIB

Bank Aceh dan USK Jalin Sinergi Untuk Kemajuan Ekonomi dan Pendidikan Aceh

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:18 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar Melalui Baitul Mal

Selasa, 10 Maret 2026 - 03:57 WIB

Yayasan AMANAH Kolaborasi Dengan Perwakilan BI Aceh Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Berbasis Generasi Muda Aceh

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:56 WIB

Bank Indonesia Bantu Sarana Produksi Kelompok Tani dan Ternak di Aceh Besar

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:47 WIB

Penguatan SDM Daerah Untuk Percepatan Transformasi Digital Keuangan Dan Layanan Publik

Berita Terbaru

Aceh Singkil

Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:52 WIB