Warga Meradang, Oknum ASN Kantor Camat Gunung Meriah Aceh Singkil Sebut Warga Penerima Jadup “Orang Hutan”

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil | Atjeh Terkini.id – Suasana di Kantor Camat Gunung Meriah Aceh Singkil mendadak mencekam, warga dibuat meradang akibat ulah arogan seorang oknum pegawai inisial LD yang mengatakan warga penerima Jaminan Hidup (Jadup) seperti “orang hutan”, Jumat (24/4/2026).

‎Pemicu kemarahan warga disebabkan celetukan tak pantas yang diduga keluar dari mulut dari Aparatur Sipil Negara yang seyogyanya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kata – kata tak pantas itu terlontar di tengah perdebatan sengit antara warga dan pegawai mengenai pendataan kejelasan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) untuk korban banjir 2025 warga Desa Cingkam.

‎Sontak, ucapan tersebut menjadi bensin yang menyulut api emosi warga yang hadir. Suasana yang semula hanya berisi protes administratif berubah menjadi ajang luapan kemarahan.

Baca Juga :  Tuntut 10 Poin, Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Demo di DPRK Aceh Singkil 

‎”Bagus kau ngomong! teriak seorang pria yang tersulut emosi. Tak ketinggalan, seorang ibu-ibu pun menyahut dengan nada tinggi, “Sombong kali kau ya!”

‎Melihat situasi yang kian tidak terkendali, oknum pegawai tersebut sempat melarikan diri menggunakan mobil. Namun, tekanan warga yang menuntut pertanggungjawaban membuatnya kembali dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, yang aksinya kini telah beredar luas di media sosial.

‎Meski permintaan maaf telah terlontar, kemarahan publik tidak serta merta padam. Tokoh masyarakat Cingkam yang juga mantan anggota DPRK Aceh Singkil, Jirin Capah, mengecam keras insiden ini.

Baca Juga :  Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Demo PT Socfindo Aceh Singkil 

‎Baginya, ucapan tersebut bukan sekadar salah bicara, melainkan cerminan buruknya etika pelayanan publik yang melukai martabat masyarakat terutama di kecamatan gunung meriah.

‎”Bagaimana mungkin seorang pegawai pelayan masyarakat berbicara seperti itu? Ini tidak pantas dan sangat melukai perasaan masyarakat yang tengah memperjuangkan haknya sebagai korban bencana,” tegas Jirin dengan nada geram.

Lebih jauh, Jirin mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil untuk tidak tinggal diam. Ia menuntut agar pihak berwenang segera mengambil tindakan konkret dan memberikan sanksi tegas kepada yang bersangkutan.

‎”Pemerintah daerah wajib memberikan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jangan sampai arogansi oknum merusak citra pemerintah,” tegasnya.(Aiyub bancin)

Berita Terkait

Misteri di Balik Kematian Tragis Alm Kades Lae Balno, Munawwir Tumangger, Semoga Dapat Keadilan
Pengesehan APBK di “Skors”, Dugaan Sarat Kepentingan Elit Pemerintah
Iklim Pers Di Aceh Singkil, Ketua SWI: Masih Terjadi Pengkotak – Kotakan Jurnalis 
BUMDES Cibubukan Bagikan Daging Kerbau Kepada Masyarakat 1 Kg Per 158 KK. 
Sazli Rais Meraksa Soroti Kejanggalan Penerima Bantuan Kemensos,  Data Tertutup
Dandim 0109/Aceh Singkil Buka Puasa Bersama Awak Media
Ratusan Massa FORMAT Gelar Aksi Demo, Soroti Kinerja Pemerintah Daerah
Diduga KKN Banpres 1,7 M, Mahasiswa Demo ke Disdikbud Singkil
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 22:38 WIB

Warga Meradang, Oknum ASN Kantor Camat Gunung Meriah Aceh Singkil Sebut Warga Penerima Jadup “Orang Hutan”

Kamis, 23 April 2026 - 18:01 WIB

Misteri di Balik Kematian Tragis Alm Kades Lae Balno, Munawwir Tumangger, Semoga Dapat Keadilan

Jumat, 10 April 2026 - 09:49 WIB

Pengesehan APBK di “Skors”, Dugaan Sarat Kepentingan Elit Pemerintah

Rabu, 8 April 2026 - 18:50 WIB

Iklim Pers Di Aceh Singkil, Ketua SWI: Masih Terjadi Pengkotak – Kotakan Jurnalis 

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:27 WIB

BUMDES Cibubukan Bagikan Daging Kerbau Kepada Masyarakat 1 Kg Per 158 KK. 

Berita Terbaru

Kesehatan

Izin Operasional Mati, Manajemen RSUD Yuliddin Away Buka Suara

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:12 WIB