Diduga KKN Banpres 1,7 M, Mahasiswa Demo ke Disdikbud Singkil

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil | Atjeh Terkini.id – Mahasiswa dan pemuda yang tergabung sebagai Gerak Bersatu, Senin, (9/3/2026), melakukan aksi ke Disdikbud Aceh Singkil, Senin (9/3/2026).

Mereka menyoroti dana Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp 1,7 milyar yang dibelanjakan ke pengadaan baju seragam sekolah  yang diduga sarat Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, (KKN).

Feri Aldi, selalu koordinator aksi menyampaikan bahwa indikasi korupsi di Disdikbud Aceh Singkil terkait pengadaan baju seragam bersumber dari dana bencana 4 miliyar yang di kucurkan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Inspektorat Temukan Pengadaan Prasarana PLN di ADD Desa Ladang Bisik Aceh Singkil

Pemkab Aceh Singkil, mengalokasikan kepada Disdikbud 1.7 miliyar untuk pengadaan baju seragam sekolah PAUD, SD dan SMP yang terkesan perbelanjaannya amburadul.

Korlap lainnya Suryadi, menambahkan bahwa dugaan Plt Disdikbud telah melakukan perbuatan tidak senonoh, diduga kuat selingkuh dengan inisial R, seorang PPPK yang bertugas di dinas pendidikan.

“Hal ini sangat mencoreng nama baik pendidikan kabupaten Aceh Singkil, yang dipertontonkan seorang Kadis yang seharusnya menjadi contoh,” kata Suryadi.

Mereka kompak, meminta Kejari Aceh Singkil, segera terbitkan surat penyelidikan dan memanggil serta memeriksa kadis pendidikan dan kebudayaan terkait dugaan korupsi pada belanja baju seragam sekolah tersebut.

Baca Juga :  Gandeng Mahasiswa dan OKP, Polres Aceh Utara Salurkan Bansos Ramadhan 1446 H

Juga mendesak BPK-RI Perwakilan Aceh, agar menetapkan belanja seragam sekolah tersebut menjadi temuan di tahun 2025 karena tidak sesuai bestek.

Plt, Kadisdikbud, Amran Ramli, menanggapi massa, menyampaikan bahwa proses pembelian seragam sekolah tersebut di lakukan dengan cara E-katalog (Lelang).

“Bila ada baju seragam anak-anak kekecilan atau kebesaran akan kita ganti kemudian,” katanya.. (Aiyub Bancin)

Berita Terkait

HUT Aceh Singkil ke 27, Wagub Aceh : Pengesahan APBK Aceh Singkil Terlambat se – Indonesia
SWI Minta Pemerintah Daerah Dukung Usaha Kecil dan Ekonomi Kreatif, di HUT ke 27.
Warga Meradang, Oknum ASN Kantor Camat Gunung Meriah Aceh Singkil Sebut Warga Penerima Jadup “Orang Hutan”
Misteri di Balik Kematian Tragis Alm Kades Lae Balno, Munawwir Tumangger, Semoga Dapat Keadilan
Pengesehan APBK di “Skors”, Dugaan Sarat Kepentingan Elit Pemerintah
Iklim Pers Di Aceh Singkil, Ketua SWI: Masih Terjadi Pengkotak – Kotakan Jurnalis 
BUMDES Cibubukan Bagikan Daging Kerbau Kepada Masyarakat 1 Kg Per 158 KK. 
Sazli Rais Meraksa Soroti Kejanggalan Penerima Bantuan Kemensos,  Data Tertutup
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:29 WIB

HUT Aceh Singkil ke 27, Wagub Aceh : Pengesahan APBK Aceh Singkil Terlambat se – Indonesia

Minggu, 26 April 2026 - 18:33 WIB

SWI Minta Pemerintah Daerah Dukung Usaha Kecil dan Ekonomi Kreatif, di HUT ke 27.

Jumat, 24 April 2026 - 22:38 WIB

Warga Meradang, Oknum ASN Kantor Camat Gunung Meriah Aceh Singkil Sebut Warga Penerima Jadup “Orang Hutan”

Kamis, 23 April 2026 - 18:01 WIB

Misteri di Balik Kematian Tragis Alm Kades Lae Balno, Munawwir Tumangger, Semoga Dapat Keadilan

Jumat, 10 April 2026 - 09:49 WIB

Pengesehan APBK di “Skors”, Dugaan Sarat Kepentingan Elit Pemerintah

Berita Terbaru