Aceh Selatan | Atjeh Terkini.id –Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Aceh Selatan terus bergerak memperkuat jejaring kemitraan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sebab itu, PD IWO Aceh Selatan menggelar kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk membangun sinergi dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Rozano Yudistira, S.H., M.H.,
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut digelar di Aula Kejari Aceh Selatan pada Selasa, (5/5/2026).
Dipimpin langsung oleh Ketua PD IWO Aceh Selatan, Hartini, di dampingi Sekretaris Jendral (Sekjen), M. Ilham, Kabag, Hukum dan Advokasi, Ahmad Fadhli, S.H., Kabag. Humas, Ismail Ismed, Wakil Bendahara, Khaifi, Korwil Barsela, Muswandi, mengatakan kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan komunikasi antara insan pers dan institusi penegak hukum di “Negeri Pala” tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hartini menegaskan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan hubungan kemitraan yang selama ini terbangun tetap berjalan harmonis. Ia menekankan bahwa media memegang peranan vital dalam menjaga transparansi publik, terutama terkait kinerja aparat penegak hukum.
”Kehadiran kami hari ini adalah bentuk komitmen IWO untuk terus menjadi mitra strategis bagi Kejari Aceh Selatan. Kami berharap, di bawah kepemimpinan Bapak Rozano Yudistira, kolaborasi dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif kepada masyarakat dapat semakin ditingkatkan,” ujar Hartini.
Dengan adanya pertemuan ini, IWO Aceh Selatan kembali menegaskan posisinya sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Aceh Selatan
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri, Rozano Yudistira, S. H, M. H., di dampingi Kasi Intel, Roland Tampubolon, S. H., M. H., Kasubsi 2 Intelijen Harry Wibisono Wibowo, S. H., serta 5 staf Intelijen lainnya, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif IWO. Menurutnya, media memiliki fungsi kontrol sosial yang tidak terpisahkan dari upaya penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.
”Kami sangat terbuka untuk bersinergi. Peran rekan-rekan media sangat besar dalam mendiseminasikan capaian kinerja kejaksaan kepada publik. Dengan informasi yang tepat, kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum tentu akan semakin kuat,” ungkap Rozano.
Meski demikian, Kajari juga menitipkan pesan agar insan pers tetap mengedepankan kode etik jurnalistik. Ia berharap setiap pemberitaan tetap berlandaskan prinsip akurasi dan objektivitas guna menghindari misinformasi di tengah masyarakat.
Selain beramah tamah, pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi ringan mengenai isu-isu terkini di Aceh Selatan, termasuk upaya bersama dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat melalui kanal pemberitaan yang profesional.
Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas antara IWO dan Kejari Aceh Selatan. Sinergi ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan serta keterbukaan informasi publik di Kabupaten Aceh Selatan.(Khairul Miza)

















