Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun PJKA yang mengaku uang bantuan stimulan tahap I telah dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir

Warga Dusun PJKA yang mengaku uang bantuan stimulan tahap I telah dipergunakan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir

Langsa | Atjeh Terkini.id – Sejumlah warga Dusun PJKA, Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, yang telah terlanjur menerima dana bantuan rumah rusak akibat banjir (Bantuan Stimulan Tahap I) di Kota Langsa mengaku telah habis digunakan membeli material untuk perbaikan rumahnya.

“Sejumlah uang yang telah di terima sebesar 50 persen dari total 15 juta untuk dana bantuan rumah rusak ringan sudah di gunakan untuk perbaikan rumah,” ungkap Sri Rezeki (36) salah seorang warga Dusun PJKA Gampong Jawa, Jumat (24/4/2026) sore.

Ia mengaku, menerima dana stimulan bantuan rumah rusak tahap I akibat banjir, sebelum sejumlah persyaratan penerima dikeluarkan oleh pemerintah.

“Saat itu belum ada persyaratan tersebut, nama saya sudah tercantum sebagai penerima bantuan Stimulan Tahap I, belakangan baru ada sejumlah persyaratan itu,” ujarnya lagi, yang di benarkan oleh penerima lainnya.

Ia mengaku tak lagi memiliki uang untuk dikembalikan, karena sudah terpakai membeli material untuk perbaikan rumahnya.

Baca Juga :  Mubes Perdana FK.P70, Incamben H.Agussalim.SH.MH Serahkan Berkas Pencalonan
Salah satu rumah warga saat direhab di dusun PJKA Gampong Jawa

Hal senada disampaikan warga lainnya, Sumarlaini (57). Sejumlah dana yang diterima dari bantuan stimulan Tahap I juga telah terpakai membeli material memperbaiki rumah.

“Meski kami tinggal di tanah milik PT. KAI, tapi rumah kami rusak terkena banjir. Kalau tak diperbaiki tak dapat dihuni. Uang tersebut sudah dibelikan material untuk perbaikan rumah,” ujarnya.

Ia mengaku pasrah dan tak memiliki uang untuk dikembalikan. Bahkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari saja sangat sulit didapat karena suami dalam keadaaan sakit parah.

“Tak ada lagi uangnya, macam mana dikembalikan, sudah habis semua untuk perbaikan rumah, itupun masih kurang, kalau bisa ditambah lagi, ” paparnya polos.

Kendati demikian kata Sumarlaini, bila tak percaya terhadap pernyataan mereka, ia dan sejumlah warga lainnya yang mendapat bantuan, mempersilahkan pihak terkait untuk melihat langsung kondisi rumah yang telah diperbaiki.

Baca Juga :  Kejari Langsa Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana 

“Kalau tak percaya datang aja kemari, lihat langsung,” ungkapnya lagi.

Ia juga menyebut bahwa sebagian besar warga yang menempati tanah PT.KAI merupakan ahli waris dari orang tua mereka yang sebelumnya yang memiliki rumah dan bekerja di perusahaan itu.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) PJKA Saiful Bahri mengatakan, sejumlah warga yang menerima bantuan stimulan tahap I adalah masyarakat menengah ke bawah.

“Mereka tergolong masyarakat menengah ke bawah, kalau uang tersebut tidak ada lagi karena telah memperbaiki rumah rusak terkena banjir,” kata Saiful Bahri.

Bahkan mirisnya ungkap Kadus, salah seorang warganya atas nama Bustami Ahmad rumahnya roboh diterjang banjir tidak mendapat bantuan.

“Jangankan dapat dana bantuan stimulan rumah rusak, dana Jadup saja tak dapat,” ujar Saiful.

Ia berharap kepada pemerintah untuk memberikan keringanan kepada masyarakatnya karena tidak mampu mengembalikan uang bantuan tersebut.(**)

Berita Terkait

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 
Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA
Rumah Kontruksi Kayu Ludes Terbakar di Langsa
Sepeda Butut, Pria Renta Pengepul Barang Bekas
Penanganan JKA, MPW HISSI : Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Aceh Tidak Baik – Baik Saja
Dana Rekening MUQ Langsa Menyusut dari Miliaran tersisa Rp 2 Juta, Bank Muamalat Dilapor ke Polda Aceh
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 16:26 WIB

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 11:35 WIB

BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 

Jumat, 24 April 2026 - 09:55 WIB

Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 

Kamis, 23 April 2026 - 09:58 WIB

Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA

Berita Terbaru

Kesehatan

Izin Operasional Mati, Manajemen RSUD Yuliddin Away Buka Suara

Jumat, 24 Apr 2026 - 21:12 WIB