Bireuen Darurat Sampah, 177,5 Ton/Hari.

- Jurnalis

Rabu, 6 November 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi sampah (foto : tribun Jabar)

Foto ilustrasi sampah (foto : tribun Jabar)

Bireuen | Atjeh Terkini – Masalah sampah di Kabupaten Bireuen semakin kompleks, bahkan menjadi trending topik di flat from media sosial dan menjadi perhatian utama.

Berdasarkan data statistik tahun 2023, penduduk di kabupaten Bireuen berjumlah 43874 jiwa. Setiap jiwa menghasilkan sampah sebanyak 0,4 kilo gram, kalau hasil dikali maka kabupaten Bireuen menghasilkan sampah 177, 5 ton/ hari, yang tertangani oleh Dinas Lingkungan Hidup hanya 67 %.

Jika 67 % di kali 177,5, maka kabupaten Bireuen menghasil sampah sebanyak 121 ton/hari, sedangkan yang berhasil di angkut ke TPA hanya 67% saja, sedangkan sisa 56 Ton tidak terangkut, “kata Irwan.

Setiap hari jumlah sampah terus meningkat di setiap sudut kota Bireun. Kebanyakan sampah rumah tangga dan termasuk sampah plastik .

Demikian diantaranya disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Irwan, SP, M.Si, Rabu (6/11/24) saat ditemui Atjeh Terkini.id diruang kerjanya.

Menurutnya lagi, masyarakat dan berbagai pihak kini diingatkan bahwa penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup akan tetapi juga diperlukan partisipasi aktif dari semua elemen masyarakat.

Baca Juga :  Donor Darah Untuk Menyelamatkan Manusia

“Dampak negatif sampah terhadap lingkungan sangat beragam, antara lain pencemaran tanah dan air, penyebaran penyakit, serta degradasi ekosistem,” ujar Irwan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Irwan,S.P, M.Si

Hal ini di akibatkan perilaku pengelolaan sampah Rumah Tangga di Kabupaten Bireuen, meliputi pengetahuan, kesadaran, sikap, sarana prasarana dan informasi, secara keseluruhan kombinasi dari kelima faktor ini sangat mempengaruhi perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

Meskipun Dinas Lingkungan Hidup memiliki peran penting dan merupakan kunci dalam pengelolaan sampah, kesadaran kolektif dan tindakan dari masyarakat sangat diperlukan.

“Dinas Lingkungan Hidup tidak bisa bekerja sendiri. Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama. Setiap individu harus berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Disebutkan lagi, permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai pihak. Masyarakat perlu terlibat aktif dalam pengelolaan sampah, seperti melakukan pemilahan sampah di rumah dan ikut serta dalam program kebersihan.

Peran Desa dapat menginisiasi program pengelolaan sampah yang melibatkan warga, seperti gotong royong (Jumat Bersih), Edukasi dan Kesadaran penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif sampah terhadap lingkungan dan kesehatan. Kolaborasi Kerja sama antara dinas lingkungan hidup, pemerintah desa dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan solusi yang efektif.

Baca Juga :  KNPI Bireuen Ucapkan Selamat Kepada H. Mukhlis- Razuardi 

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Bireuen dapat mengatasi permasalahan sampah secara efektif dan berkelanjutan. Jika semua pihak bersatu, perubahan positif untuk lingkungan yang lebih bersih bukanlah hal yang mustahil.

Permasalahan sampah kami Dinas Lingkungan Hidup,sudah bekerja semaksimal mungkin, tapi masih tetap ada keluhan dari berbagai pihak yang mengatakan masalah sampah belum tertangani dengan serius dan konfrehensif. Dinas lingkungan Hidup banyak sekali kendala pertama armada angkut sampat.” Sebutnya.

Armada truk pengangkut sampah saat ini berjumlah 24 yang sebagian dalam kondisi tua, dan dipaksakan berjalan karena kekurangan armada. Untuk melengkapi ketersediaan armada yang memadai kita setiap tahun mengusulkan namun karena keterbatasan anggaran sampai sekarang belum ada pengadaan armada, Pungkasnya.(UmarAPandrah).

Berita Terkait

PGRI Aceh Lantik Sadriah Sebagai Bunda Serta Pengurus LBK-PGRI Bireuen
Dandim 0111/Bireuen Serahkan Jembatan Bailey Kehidupan Warga Jangka Mesjid 
Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh
Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan
BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen
TIM Relawan MDMC Pusat Kobolarasi Dengan MDMC Bireuen Laksana Misi Kemanusia di Aceh
Hakka Aceh Bantu Dua Unit Excavator Perbaikan Jalan Simpang Gampong Mulia
Dua Unit Rumah di Lahap Si Jago Merah Dipeusangan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:32 WIB

PGRI Aceh Lantik Sadriah Sebagai Bunda Serta Pengurus LBK-PGRI Bireuen

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:59 WIB

Dandim 0111/Bireuen Serahkan Jembatan Bailey Kehidupan Warga Jangka Mesjid 

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIB

Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh

Senin, 26 Januari 2026 - 22:42 WIB

Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:51 WIB

BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Singkil Lantik 13 Imeum Mukim dan 27 Kepala Kampung

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:46 WIB

Kota Banda Aceh

Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO

Jumat, 30 Jan 2026 - 21:45 WIB