Jasad Pria Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Keureuto

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2024 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasat di evakuasi oleh Tim SAR Aceh Utara

Jasat di evakuasi oleh Tim SAR Aceh Utara

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Abdul Wahab (75), warga Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, yang dilaporkan hilang pada Ahad (29/12) malam, akhirnya ditemukan meninggal dunia di sungai Keureuto, Gampong Paya Brandang, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Senin (30/12/2024) sore.

Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Lhoksukon Iptu Syahrizal menjelaskan kronologi kejadian ini. Pada Ahad pagi (29/12/2024) pukul 07.30 WIB, korban berangkat dari Gampong Matang Pudeng, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, menggunakan kendaraan umum menuju Gampong Rambot, Kecamatan Lhoksukon. Sebelumnya korban bermalam di rumah adiknya, Zainuddin.

“Pada Ahad pagi pukul 08.30 WIB, seorang saksi bernama Rabbana yang melintas di jembatan gantung di Gampong Rambot menemukan sebuah tas tergeletak di ujung jembatan, yang diduga milik korban. Kemudian, saksi lain bernama Amiruddin, sekitar pukul 12.30 WIB, melihat seorang pria dengan ciri-ciri serupa korban sedang mandi di sungai Keureuto. Namun, saksi tersebut tidak bisa memastikan apakah pria itu adalah Abdul Wahab,” ujar Iptu Syahrizal.

Baca Juga :  Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering

Informasi hilangnya Abdul Wahab dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polsek Lhoksukon pada Ahad malam. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR bersama pihak kepolisian dan warga setempat dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian di aliran sungai Keureuto.

Setelah pencarian intensif, pada Senin sore pukul 16.30 WIB, jasad korban ditemukan oleh warga yang sedang menjala ikan di sungai Keureuto, Gampong Paya Brandang, Kecamatan Tanah Luas. Korban ditemukan dalam kondisi mengapung dengan posisi terlungkup.

Baca Juga :  Pemenang Lomba Da’i Online Tahun 2025 Diumumkan, Berikut Juaranya

Tim SAR segera mengevakuasi jasad tersebut dan membawanya ke Puskesmas Lhoksukon untuk dilakukan visum. Unit Inafis dari Sat Reskrim Polres Aceh Utara juga melakukan identifikasi terhadap jenazah dan lokasi penemuan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian, dengan menandatangani surat penolakan autopsi. Menurut keterangan dari anak korban, Abdul Wahab diketahui mengalami depresi selama hidupnya.

“Kini, jasad korban telah dipulangkan ke rumah duka di Gampong Keude Geudong, Kecamatan Samudera, untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek Lhoksukon. (H.Yos)

Berita Terkait

Hadir Bawa Keceriaan bagi Anak-anak, AOCC Gelar Trauma Healing Pascabencana
Abu Mudi Apresiasi BGN Aceh Akomodir Keterlibatan Pesantren Sukseskan Program MBG
Gelar Trauma Healing, OAC Pulihkan Trauma Anak-anak di Buket Padang
Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering
Polres Lhokseumawe Gelar Baktikes untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lancok
Excavator Polri Gencarkan Pembersihan Material Pascabanjir di Langkahan
Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye
Dalam Rangkain PMI, Yusuf Kalla Sebutkan Mualem Adalah Arsitek Perdamaian Aceh
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:45 WIB

Hadir Bawa Keceriaan bagi Anak-anak, AOCC Gelar Trauma Healing Pascabencana

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:27 WIB

Abu Mudi Apresiasi BGN Aceh Akomodir Keterlibatan Pesantren Sukseskan Program MBG

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:36 WIB

Gelar Trauma Healing, OAC Pulihkan Trauma Anak-anak di Buket Padang

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:22 WIB

Bendungan Diterjang Banjir, Ratusan Hektar Sawah Siap Tanam Terancam Kering

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:27 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Baktikes untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Lancok

Berita Terbaru

Pendidikan

114 Mahasiswa Universitas Sains Cut Nyak Dhien di Yudisium 

Rabu, 21 Jan 2026 - 13:57 WIB