Syech Muhararam & Drs. Syukri A. Jalil Sebutkan 10 Program Memerdekakan Aceh Besar

- Jurnalis

Rabu, 25 September 2024 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho | Atjeh Terkini- Proses tahapan Pilkada Aceh Besar memasuki agenda penyampaian visi, misi, dan program kerja dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRK Aceh Besar, berlangsung di ruang rapat DPRK Aceh Besar Kota Jantho, Rabu, 25/09/2024.

  1. Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 mendapat kesempatan pertama dalam penyampaian visi, misi dan program kerja mereka. Pada kesempatan tersebut, dalam segmen pendahuluan Syech Muhararam menyampaikan,

“Kabupaten Aceh Besar yang memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat besar, seperti lahan pertanian yang subur, garis pantai yang panjang, wisata yang menarik dan potensi bahan galian, serta lokasi yang strategis diujung pulau Sumatera,

namun berbagai potensi tersebut belum dapat dikelola dengan maskimal oleh pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat. Sehingga Kabupaten Aceh Besar yang lahir sejak tahun 1956 belum bisa dikatakan berdaulat, adil makmur sejahtera dan bersyariat”, sebut Syech Muharram yang didampingi Drs. Syukri A. Jalil.

“Kabupaten Aceh Besar mengalami 6 permasalahan utama yang menjadi penghambat tercapainya kesejahteraan rakyat, yaitu :

  1. SDM yang belum berkualitas.
  2. Pembangunan ekonomi yang belum optimal.
  3. Pengelolaan lingkungan hidup yang belum optimal.
  4. Infrasruktur yang berbasis tata ruang yang belum terintegrasi dan belum optimal.
  5. Tata kelola pemerintah yang belum berjalan optimal.
  6. Implementasi pelaksanaan Syariat Islam, sosial, budaya, adat istiadat belum optimal.

Berdasarkan kondisi tersebut, pihaknya terpangil memikul tanggung-jawab untuk membangun Aceh Besar dengan tekad mmerdekakan Aceh Besar, maka pihaknya menetapkan visi, misi dan 10 program memerdekakan Aceh Besar”, ungkapnya.

Baca Juga :  Prihatin Musibah Kebakaran, Dek Fadh Sambangi Dayah Abu Madinah

Selanjutnya, adapun Visi yang diusung oleh Pasangan Comando Independen, menurut Syech Muharram, “Aceh Besar bermarwah dan bermartabat, adil makmur dan sejahtera dan bersyariat dalam bingkai Ahlisunnah waljamaah”.

  1. Berdaulat adalah Pemerintah Aceh Besar dan masyarakat Aceh Besar yang mampu mengatur dan mengurus kepentingan daerah atau rumah tangganya sendiri dengan sinergi dan memamfaatkan semua potensi baik dari pemerintah, masyarakat dan para pihak yang terlibat dalam proses pembangunan.
  2. Adil adalah keseimbangan dalam hak dan kewajiban masyarakat dalam hal penegakan dan perlindungan hukum terhadap masyarakat, kesempatan berusaha dan pelayanan publik.
  3. Makmur suatu keadaan terpenuhi segala kebutuhan dasar masyarakat Aceh Besar, baik secara jasmani maupun rohani.
  4. Sejahtera berarti mewujudkan peningkatan kualitas kehidupan yang layak dan didasari pada terpenuhinya kebutuhan pokok manusia, peningkatan kualitas kehidupan yang layak yang difokuskan pada upaya pembangunan ekonomi, pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan penciptaan iklim usaha yang kondusif.
  5. Bersyariah bermakna seluruh aspek pelaksanaan pemerintah dan kehidupan masyarakat di Aceh Besar mengacu pada nilai-nilai keislaman yang kaffah berdasarkan Ahlisunnah Waljamaah, Syariat Islam adalah nafas yang mengatarkan rakyat Aceh Besar selamat dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Berikut Misi dari Pasangan Calon dari Comando Independen

  1. Meningkatkan penerapan Syariat Islam yang berlandaskan Ahlisunnah Waljamaah, melalui Pendidikan, Kebudayaan, Syiar Islam dan Penegakan Hukum.
  2. Mewujudkan Percepatan Pembangunan, Pertanian, Kemandirian Pangan dan Kedaulatan Air.
  3. Melaksanakan perecepatan laju pembangunan masyarakat di perbatasan, pesisir, terisolir dan tertinggal.
  4. Membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
  5. Mewujudkan keadilan lingkungan hudup.
  6. Mewujudkan transpormasi peningkatan pembangunan ekonomi daerah melalui industrialisasi dan UMKM.
  7. Meningkatkan pelayanan publik yang adil, responshif, merata dan terjangkau.
  8. Melaksanakan percepatan pembangunan insfrastutur kota dan gampong berbasis kawasan dalam rangka mendukung pelaksanaan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
  9. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas, akuntable, berbasis teknologi informasi dan terintegrasi
  10. Memastikan terlaksananya program dan kebijakan pemerintah dalam menjaga perdamaian Aceh yang hakiki.
Baca Juga :  Panwaslih Langsa Gelar Bimtek Pengawasan Pungut Hitung Pilkada

Kemudian Syech Muharram juga menyampaikan 10 Program memerdekakan Aceh Besar, yaitu :

  1. Aceh Besar Bersyariat.
  2. Merdekakan Petani dan Nelayan.
  3. Merdekakan Kawasan Pesisir, Terisolir dan Tertinggal.
  4. Merdekakan Pendidikan.
  5. Merdekakan Lingkungan Hidup.
  6. Merdekakan Ekonomi.
  7. Merdekakan Layanan Publik.
  8. Memerdekakan Infrastruktur.
  9. Memerdekakan Birokrasi,
  10. Aceh Besar Damai.

Pada segmen penutupan penyampaian visi, misi dan program kerja, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil menyampaikan, “Visi, misi dan program unggulan ini dilandasi semangat bersama rakyat menuju perubahan untuk mewujudkan Aceh Besar berdaulat, adil makmur sejahtera dan bersyariat dengan harapan biola diberi kepercayaan oleh rakyat aceh besar menjadi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar periode 2025-2030, Insya Allah semua gagasan ini dapat diwujudkan demi perbamaian dan kesajteraan bagi seluruh rakyat aceh besar”, tutupnya. (d/ri).

Berita Terkait

Umat Islam Harus Senantiasa Berbakti kepada Orang Tua dan Taat kepada Allah
BKKBN Aceh dan IBI Aceh Besar Gelar Pelayanan KB On The Road di Posko Mudik Lhoknga
LANA Dukung Sikap Muzakir Manaf Soal Ketua DPRA Hingga 2029
Kemendukbangga/BKKBN Aceh Siapkan Posko Mudik di Kawasan Aneuk Galang Aceh Besar
Kisruh Masjid Abu Indrapuri : Ketika Syariat Terbentur Syahwat Birokrasi
Asisten I Sekda Aceh Besar Bersama Bank Aceh Syariah Jantho Serahkan Santunan Anak Yatim
Satpol PP dan WH Aceh Besar Ciduk Warga Mokel di Warung Siang Hari
Berkah di Bulan Suci, Kapolda Aceh Bersilaturahmi dengan Wali Nanggroe
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:54 WIB

Umat Islam Harus Senantiasa Berbakti kepada Orang Tua dan Taat kepada Allah

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:04 WIB

BKKBN Aceh dan IBI Aceh Besar Gelar Pelayanan KB On The Road di Posko Mudik Lhoknga

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:32 WIB

LANA Dukung Sikap Muzakir Manaf Soal Ketua DPRA Hingga 2029

Senin, 16 Maret 2026 - 13:42 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Aceh Siapkan Posko Mudik di Kawasan Aneuk Galang Aceh Besar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:21 WIB

Kisruh Masjid Abu Indrapuri : Ketika Syariat Terbentur Syahwat Birokrasi

Berita Terbaru

Aceh Selatan

Kolaborasi Disdukcapil dengan Baitul Mal Hadirkan SIM-MAS TERPADU

Senin, 20 Apr 2026 - 20:20 WIB

Langsa

Bapanas Bagi Sembako Gratis, Begini Kata Kabulog Langsa

Senin, 20 Apr 2026 - 11:37 WIB