Petani Tambak Merugi, Puluhan Rumah Warga Terendam Air Laut

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Pemukiman warga Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, terendam banjir akibat di terjang Pasang Purnama. Fenomena alam ini sering terjadi di daerah pesisir pantai. Tetapi hingga kini pihak berwenang belum menerima laporan korban jiwa.

Namun, sejumlah petani tambak mengalami kerugian, akibat peristiwa itu. Ratusan hektar tambak yang berada di kawasan pesisir ikut terkena imbas dari pasang purnama dimana debit air laut meningkat, Kamis (6/11/2025) sekira pukul 23.00 WIB.

Keterangan dari Geuchik Kuala Langsa, Elisuddin, Jumat, (7/11/2025), menuturkan pasang purnama semalam tergolong besar sekali bahkan puluhan rumah warga yang bersisian langsung dengan alur sungai terkena pasang purnama.

“Ada puluhan rumah warga terkena banjir pasang purnama sejak dua malam ini dan begitu juga nasib beberapa petani tambak di laporkan bahwa tambaknya terendam,” tuturnya.

Baca Juga :  Mewakili Walikota Langsa, Kadis DPMG Lantik 7 Pj. Geuchik 

Selain itu, rumah warga yang kebanjiran, praktis sejumlah perabotan rumah tangga terendam banjir seperti kursi, ambal atau karper serta lainnya.

Fenomena alam ini memang acap kali terjadi setiap bulannya yang terdampak bagi warga pesisir pantai, namun intensitas pasang purnama terbilang besar, bahkan air masuk kerumah warga setinggi betis orang dewasa.

Selain itu juga bagi warga yang menempati perumahan Pusong pada km 5 hingga 6 praktis semua rumah terendam banjir dan jalan menuju Kuala Langsa terendam banjir semalam.

Sedangkan untuk tambak warga yang terendam banjir pasang purnama meliputi Gampong Seuriget, Simpang Lhee, Sungai Pauh, Sungai Pauh Pusaka, Sungai Pauh Tanjong, dan Kuala Langsa.

Baca Juga :  Harga Beras Melambung Warga Menjerit, Begini Kata Kabulog Langsa

Terpisah Puddin, petani tambak mengatakan bahwa sekitar puluhan petani tambak mengalami kerugian besar semua benih yang ditabur di tambak habis semuanya dihantam oleh pasang purnama dalam dua malam ini.

Didalam tambak ada benih seperti udang, kepiting dan ikan bandeng semuanya habis terbawa banjir purnama yang melanda kami.”Semua bibit ikan habis terbawa banjir purnama dan benteng tambak tak mampu menahan tingginya debit air yang masuk, semuanya kelaut,” ungkap Puddin sembari menyekat peluhnya keringat.

“Pokoknya kami rugi besar kali ini dan hampir puluhan hektar tambak semuanya terendam banjir sejak kemarin malam dan kini harapan kami telah pupus,” lirih Puddin diaminkan petani tambak lainnya.(**)

Berita Terkait

Walikota Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan
Walikota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026
Pendemo Tuntut Segera Cairkan Uang Bantuan Banjir
Perkuat Ketahanan Pangan, Walikota Langsa Serahkan Benih Padi ke Para Petani
Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II
Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:34 WIB

Walikota Kota Langsa Pastikan Penyaluran Bantuan Banjir Sesuai Ketentuan

Kamis, 30 April 2026 - 18:32 WIB

Walikota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

Kamis, 30 April 2026 - 17:56 WIB

Pendemo Tuntut Segera Cairkan Uang Bantuan Banjir

Rabu, 29 April 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Walikota Langsa Serahkan Benih Padi ke Para Petani

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Berita Terbaru

Aceh Singkil

Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:52 WIB