Perangkat Gampong Garot Dipecat, Camat Pandrah Bungkam

- Jurnalis

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pandrah Saifuddin SKM., M.kes

Camat Pandrah Saifuddin SKM., M.kes

Bireuen | Atjeh Terkini.id – Konflik pemecatan enam orang perangkat Gampong Garot, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen oleh Keuchik Raiyani secara sepihak sejak 4 Maret 2024 hingga kini masih belum menemukan titik terang.

Meski sudah berjalan hampir satu tahun, permasalahan ini terus berlarut tanpa penyelesaian, sementara Camat Pandrah Saifuddin S.K.M. M.kes yang seharusnya mengambil sikap justru diduga menghindar dan bungkam.

Kuasa hukum Januarsyah Barus SH, dari enam perangkat gampong yang dipecat telah berupaya menemui Camat Pandrah untuk membahas penyelesaian masalah ini secara kekeluargaan. Harapannya, negosiasi dapat dilakukan agar kasus ini tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

Pada Kamis (7/2/2025), Camat Pandrah sempat menemui kuasa hukum korban dan meminta waktu satu minggu untuk mengadakan rapat di kantornya guna mencari solusi. Namun, setelah batas waktu tersebut berlalu, kuasa hukum mencoba menghubungi Camat Saifuddin melalui telepon, namun sang Camat tidak mendapat respons yang jelas.

Baca Juga :  Kembali ke Sekolah Tatap Muka: Siap Bangkit dan Lakukan Pemulihan Trauma Anak Korban Bencana

Saat dikonfirmasi kembali melalui WhatsApp pada Rabu (12/2/2025), Camat Pandrah dengan nada lantang justru memberikan jawaban terkesan menghindar.

“Kalau memang buru-buru, silakan ambil sikap terus. Saya masih butuh waktu,” ujar Camat,

Sikap ini semakin memperkuat dugaan bahwa Camat Pandrah tidak memiliki ketegasan dalam menangani permasalahan ini.

Perangkat Gampong yang dipecat sepihak oleh Keuchik

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Pandrah, Saifuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan panggilan pertama secara tertulis kepada Keuchik dan perangkat desa terkait. Namun, dalam rapat pertama, hanya Keuchik dan Kepala Dusun yang hadir, sehingga pertemuan tersebut terpaksa ditunda.

Baca Juga :  Diduga Oknum PNS Bagi - Bagi Uang Money Politic Ditangkap Warga 

Pada panggilan kedua, baik Keuchik maupun perangkat desa tidak hadir sama sekali. Ironisnya, pada hari yang sama, Camat Pandrah juga tidak berada di kantor dengan alasan menghadiri kegiatan di Bireuen.

Kuasa hukum perangkat desa yang dipecat pun mengaku kesulitan untuk menemui Camat Pandrah secara langsung, yang seolah-olah menghindari tanggung jawab dalam menyelesaikan konflik ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Camat Pandrah terkait pemecatan enam perangkat desa tersebut.

Masyarakat berharap agar Pj. Bupati Bireuen, Jalaluddin,SH.MM turun tangan dan segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan permasalahan ini, agar kasus tersebut tidak semakin berlarut-larut dan berpotensi menimbulkan gejolak yang lebih besar di Gampong Garot, pungkasnya.[uap].

Berita Terkait

Wagub Aceh Fadhlullah Meminta Kepala Daerah Kawal Bantuan Rumah Korban Bencana di Bireuen Harus Tepat Sasaran
HRD Buka Puasa Bersama 2000 Warga Koban Banjir Bireuen 
Menjelang Ujian Transformasi Digital Bupati Bireuen Lantik 38 Kepala Sekolah 43 Pejabat fungsional 
Viral di Medsos, Puluhan anak Keracunan MBG
Miris, Mantan Kombatan GAM Korban Bencana Alam Bireuen Belum Dapat Bantuan DTH dan Huntara
Musrenbang Kuta Blang 2026: Infrastruktur Jadi Prioritas, Huntap dan DTH Tunggu Validasi Data
Kobolarasi Kementerian PU dan Daerah Rehab Lima Jembatan  di Bireuen 
Menjelang Tiga Bulan Paska Banjir Ratusan Warga Gampong Bale Panah Bireuen Masih Bertahan di Tenda Pengungsi
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:13 WIB

Wagub Aceh Fadhlullah Meminta Kepala Daerah Kawal Bantuan Rumah Korban Bencana di Bireuen Harus Tepat Sasaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:02 WIB

HRD Buka Puasa Bersama 2000 Warga Koban Banjir Bireuen 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:53 WIB

Menjelang Ujian Transformasi Digital Bupati Bireuen Lantik 38 Kepala Sekolah 43 Pejabat fungsional 

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:30 WIB

Viral di Medsos, Puluhan anak Keracunan MBG

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:15 WIB

Miris, Mantan Kombatan GAM Korban Bencana Alam Bireuen Belum Dapat Bantuan DTH dan Huntara

Berita Terbaru