Bupati dan Wabup Bireuen Tolak Untuk Beli Mobil Dinasnya

- Jurnalis

Sabtu, 22 Maret 2025 - 00:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen l Atjeh Terkini.id-jehterkini –
Bupati Bireuen H. Mukhlis ST yang kurang dari satu bulan dilantik, akan menolak anggaran pembelian mobil dinas baru untuk Bupati dan Wakil Bupati yang akan dibahas dalam APBK Perubahan tahun 2025, anggaran tersebut akan dialihkan untuk Pembangunan rumah Duafa.Rabu (19/3/2025).

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen H. Mukhlis saat ditemui awak media di rumah pribadinya pada Selasa 18 Maret 2025, Bupati menegaskan selama 5 Tahun menjabat tidak akan mengusulkan pembelian mobil Dinas.
“Kami sudah berkomitmen tidak membeli mobil Dinas selama Lima tahun ini, anggaran yang akan dibahas dalam APBK Perubahan Tahun 2025 mencapai 4 Milyar akan dialihkan untuk pembangunan rumah Duafa,” tegas H. Mukhlis yang juga didampingi Wakil Bupati Ir. Razuardi.

Baca Juga :  Penyidik Kejari Bireuen Geledah Kantor Camat Peusangan 

H.Mukhlis dan Razuardi akan menggunakan kendaraan pribadi untuk kegiatan operasionalnya dan Mobil Dinas sebelumnya, langkah tersebut mempertimbangkan banyaknya kepentingan masyarakat yang harus didanai, salah satunya pembangunan rumah Duafa sementara APBD Kabupaten Bireuen sangat terbatas.

Menurutnya, saat ini pembelian mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati belum dibutuhkan apalagi dengan keadaan kondisi anggaran Daerah sekarang, banyak terjadi refocusing oleh Pemerintah Pusat.

“Mobil Dinas yang ada masih layak digunakan, saya sudah sepakat dengan Wabup agar mengalihkan anggaran Mobil Dinas untuk pembangunan rumah Duafa, kami berikhtiar selama menjabat tidak ada lagi masyarakat Bireuen yang tinggal di gubuk dan rumah tidak layak huni,” lanjut Bupati.

Menurut Politisi Golkar itu pertimbangan lain tidak bersedia menerima kendaraan dinas adalah adanya Inpres Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi pelaksanaan APBN dan APBD.

Baca Juga :  Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana

“Presiden terus menerus meminta penghematan anggaran hingga turun Inpres, belum lagi banyak persoalan yang terjadi di masyarakat yang harus segerakan ditangani, kami sepakat dengan Wakil Bupati untuk tidak beli mobil dinas baru selama kami menjabat,” tandasnya.

Selama menjabat H. Mukhlis juga ingin menjadi contoh bagi Pejabat-pejabat lainnya di Kabupaten Bireuen agar memanfaatkan anggaran untuk kebutuhan masyarakat.

“Kalau kami memperbaharui kendaraan, rasanya juga kurang pas di hadapan masyarakat dengan kondisi anggaran saat ini, alasan lainnya juga efesiensi anggaran, masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terakomodir,” pungkasnya. (Umar A Pandrah).

Berita Terkait

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen
Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  
Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 
Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 03:23 WIB

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen

Minggu, 5 April 2026 - 06:37 WIB

Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda

Berita Terbaru

Lhokseumawe

Lhokseumawe Membara, 77 Unit Rumah Hangus Terbakar 

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:40 WIB