Tahun 2025 Masehi, Tak Ada Asa Bagi Si Penjual Jamu 

- Jurnalis

Rabu, 1 Januari 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan renta Sumiati (67) penjaja jamu tradisional

Perempuan renta Sumiati (67) penjaja jamu tradisional

Langsa | Atjeh Terkini.id – Wajah keriput di balut hijab kumal mengenakan caping, tangan cekatannya meracik jamu. Kebaya batik khas Jawa jadul dikenakannya. Disambut senyum ramah seraya menyuguhkan gelas berisi jamu, ia menyilahkan minum.

“Ini pak jamunya, silahkan di minum, apa ditambahkan manisnya?,” ujar Sumiati (67) terbata seraya bertanya, karena jamu yang di suguhkan pahit rasanya.

Penjual jamu ini, ditemui Atjeh Terkini.id di perempatan Simpang Blang Pase Pusat Kota Langsa saat menjajakan jamu tradisional, Rabu (01/01/25) pagi.

Hari pertama Tahun Baru 2025 tak berarti apapun baginya. Hanya pergantian perhitungan waktu penanggalan masehi. Tak ada pencapaian yang menjadi target dalam kehidupan sehari-hari dimasa depan.

“Tak ada harapan apapun tahun baru ini, hanya berdoa dan menjalankan ibadah kepada Allah SWT semoga diberikan kesehatan dan keberkahan dalam hidup, itu saja,” ujar Sumiati memelas.

Baca Juga :  Polres Langsa Gelar Operasi Ketupat Seulawah 2025

Perempuan tua renta dan ringkih ini, adalah warga Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat. Ia mengaku mendapatkan cuan rata – rata Rp 50 ribu perhari terkadang juga lebih usai berdagang.

Dengan penghasilan tersebut, ia membiayai kebutuhan hidupnya. Saban hari menjajakan jamu, tak ada hari libur, terkecuali dalam keadaan sakit.

“Kalau di bilang cukup, ya tidak cukup, tapi bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, yang penting bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan,” ujarnya terbata.

Menurutnya, usaha jualan jamu sudah dilakoni puluhan tahun dengan meracik jamu tradisionalnya sendiri. Pengetahuan tentang ini di dapatkan dari orang tuanya.

Sayangnya, ia tidak banyak bercerita panjang lebar, memberikan informasi tentang keluarga dan hal lainnya serta tak mau di foto dan foto ini tanpa sepengetahuannya. Sesekali tersenyum seraya menganggukkan kepalanya ketika di tanya.

Baca Juga :  Keharmonisan Berbangsa dan Bernegara, Kesbangpol Aceh Gelar Rapat Koordinasi se - Aceh

Pagi itu mulai ramai, seramai kendaraan lalu lalang di persimpangan pusat Kota Langsa. Meski matahari mulai naik, menyibak dibalik awan, si nenek tetap optimis menjajakan jamu dengan menawarkan kepada setiap orang.

“Jamu pak, jamu buk,” tukas si nenek seraya tersenyum ringkih kepada orang – orang yang melintas di jalanan.

Tak ada asa baginya dalam menyabut hari pertama tahun 2025, yang ada hanya sejumlah pelanggan menunggu antrian untuk meneguk secangkir jamu racikannya. Tangan cekatan nenek silih berganti memberikan minuman jamu.

“Semoga di berikan keberkahan dan kesehatan oleh Allah SWT kepada nenek penjual jamu,” penulis membatin.(Red)

Berita Terkait

Dana Rekening MUQ Langsa Menyusut dari Miliaran tersisa Rp 2 Juta, Bank Muamalat Dilapor ke Polda Aceh
Bapanas Bagi Sembako Gratis, Begini Kata Kabulog Langsa
CFD di Lapangan Merdeka Langsa Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga
Bau Menyengat, Warga Temukan Pria Lansia Meninggal Dirumahya
Bangun Kemitraan, KNPI Langsa Kolaborasi dengan PTPN IV Regional VI dan PT CMN Khitan 50 Anak 
Penertiban PKL oleh Satpol PP Kota Langsa Berujung Visum
Tertipkan Bangunan Liar dan Kios PKL, M. Tarmizi : Pelaksanaan Humanis dan Persuasif
Satpol PP Bersih – Bersih, Besok Bangunan Liar Rel KA Ditertibkan
Berita ini 171 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:41 WIB

Dana Rekening MUQ Langsa Menyusut dari Miliaran tersisa Rp 2 Juta, Bank Muamalat Dilapor ke Polda Aceh

Senin, 20 April 2026 - 11:37 WIB

Bapanas Bagi Sembako Gratis, Begini Kata Kabulog Langsa

Senin, 20 April 2026 - 10:40 WIB

CFD di Lapangan Merdeka Langsa Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga

Minggu, 19 April 2026 - 18:06 WIB

Bau Menyengat, Warga Temukan Pria Lansia Meninggal Dirumahya

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Bangun Kemitraan, KNPI Langsa Kolaborasi dengan PTPN IV Regional VI dan PT CMN Khitan 50 Anak 

Berita Terbaru

Pemerintahan

Program Desa Cantik BPS, Dorong Pembangunan Desa Berbasis Data

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:55 WIB

Aceh Selatan

Kolaborasi Disdukcapil dengan Baitul Mal Hadirkan SIM-MAS TERPADU

Senin, 20 Apr 2026 - 20:20 WIB

Langsa

Bapanas Bagi Sembako Gratis, Begini Kata Kabulog Langsa

Senin, 20 Apr 2026 - 11:37 WIB