Wagub Aceh Fadhlullah Meminta Kepala Daerah Kawal Bantuan Rumah Korban Bencana di Bireuen Harus Tepat Sasaran

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN I Atjeh Terkini.id- Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengingatkan para Bupati dan Wali Kota di seluruh wilayah Aceh mengawal ketat proses penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh bencana hidrometeorologi.

Pesan penting ini disampaikannya saat menghadiri acara penyerahan bantuan dana stimulan rumah rusak yang berlangsung di Meuligoe Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Pada kesempatan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga penerima dari berbagai kecamatan terdampak.

Menurut Fadhlullah, akurasi data menjadi kunci utama agar bantuan yang digelontorkan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa tidak hanya kecepatan penyaluran yang penting, tetapi juga ketelitian dalam setiap tahapan pendataan.

“Data dari tingkat desa hingga kecamatan harus diverifikasi dengan baik, sehingga masyarakat terdampak benar-benar mendapatkan hak mereka,” tegas Wagub Aceh tersebut.

Ia juga mengimbau aparatur pemerintah hingga tingkat desa untuk aktif memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan laporan yang diajukan ke pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan dengan cepat tanpa mengorbankan ketepatan sasaran.

Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, yang juga hadir dalam acara tersebut, meminta pemerintah daerah segera mempercepat proses pengusulan serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Dandim 0111/Bireuen Bantu Pengobatan Mantan Kombatan GAM Menderita Sroke

“Tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk penanganan tahap awal dan saat ini sedang menyusun pembaruan berikutnya. Pemerintah daerah diharapkan segera mengajukan usulan sebelum batas waktu yang ditentukan,” ujar Pratikno.

Pratikno juga menyampaikan bahwa peluang bantuan lanjutan masih terbuka bagi korban bencana yang telah diusulkan namun belum menerima bantuan pada tahap ini. Menurutnya, sesuai arahan Presiden, masyarakat harus dapat segera kembali beraktivitas dengan adanya dukungan perbaikan untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang.

“Sementara untuk rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah berkomitmen melanjutkan pembangunan secara bertahap sesuai dengan kapasitas dan proses verifikasi yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Dalam laporannya, Bupati Bireuen, Mukhlis, mengungkapkan bahwa jumlah rumah terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen mencapai lebih dari 23 ribu unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 5 ribu rumah telah melalui proses verifikasi yang ketat.

“Lebih dari 4 ribu unit di antaranya masuk dalam kategori rusak ringan dan sedang, sementara sebanyak 1.100 unit tergolong rusak berat,” jelas Mukhlis.

Baca Juga :  Menang Mutlak Zaki Alfariza Terpilih Sebagai Keuchik Gampong Juli Tambo Tanjong

Ia menambahkan bahwa masih terdapat sekitar 10 ribu rumah lainnya yang belum melalui proses verifikasi, termasuk data sanggahan dari masyarakat yang diajukan setelah pengumuman daftar penerima awal. Data tersebut diharapkan dapat diproses secara menyeluruh pada tahap selanjutnya.

Secara keseluruhan, dari total 31.929 rumah rusak yang diusulkan secara bertahap dari seluruh wilayah yang terdampak di Aceh, sebanyak 4.347 unit rumah dengan kerusakan ringan dan sedang telah resmi disetujui untuk menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp86 miliar. Persetujuan tersebut diperoleh setelah melalui tahapan verifikasi oleh Inspektorat BNPB dan pengecekan langsung di lapangan oleh tim khusus.

“Terkait rumah rusak berat, hasil verifikasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan BNPB Pusat menunjukkan bahwa sebanyak 1.110 unit telah dinyatakan lolos dan siap masuk tahap pembangunan segera,” ungkap Bupati Mukhlis.

Mukhlis menegaskan bahwa percepatan proses pemulihan pascabencana tidak dapat tercapai tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan proses rehabilitasi dapat berjalan maksimal sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan mereka pascabencana. (Mega).

Berita Terkait

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen
Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  
Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 
Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Bupati Bireuen Tegur Pj Sekda Usai Pernyataan Dinilai Tak Pantas Soal Penyintas Bencana
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 03:23 WIB

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen

Minggu, 5 April 2026 - 06:37 WIB

Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:17 WIB

Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda

Berita Terbaru

Aceh Selatan

SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan Diresmikan 2 Kementerian

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:00 WIB