Banjir Pante Ceureumen Aceh Barat Menerjang Fasilitas Publik Kapolsek Tinjau Titik Kritis

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luapan Sungai Krueng Meureubo kembali memutus akses dan menghancurkan sejumlah fasilitas publik di Kecamatan Pante Ceureumen, sejak Rabu – Sabtu 29 November 2025.

Luapan Sungai Krueng Meureubo kembali memutus akses dan menghancurkan sejumlah fasilitas publik di Kecamatan Pante Ceureumen, sejak Rabu – Sabtu 29 November 2025.

ACEH BARAT I  Atjeh Terkini.id – Luapan Sungai Krueng Meureubo kembali memutus akses dan menghancurkan sejumlah fasilitas publik di Kecamatan Pante Ceureumen, sejak Rabu – Sabtu 29 November 2025.

Banjir yang dipicu hujan intensitas tinggi sejak pagi hari ini merendam sedikitnya sepuluh gampong, dengan kerusakan terparah terjadi di Gampong Jambak.

‎Kapolsek Pante Ceureumen, IPTU Faisal Riza, turun langsung ke lokasi pada Jumat 28/11/25  untuk memetakan titik rawan dan memeriksa dampak kerusakan. Peninjauan dilakukan di sepanjang jalur yang terdampak parah, termasuk lokasi badan jalan yang putus dan fasilitas publik yang porak-poranda.‎

‎Kantor Desa Jambak Hancur Terkikis Arus

‎Kantor Desa Jambak, yang berada tak jauh dari bibir sungai, menjadi salah satu bangunan yang tak mampu bertahan. Bagian dinding dan pondasi bangunan tampak hilang tersapu arus. Sejumlah dokumen dan perlengkapan administrasi desa dilaporkan tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga :  Habibi Cetak Brace! Laskar Gunoeng Ijoe Libas Persiba LG 2-0

‎“Struktur bangunan sudah tidak bisa digunakan. Kerusakan cukup serius,” ujar seorang perangkat desa saat ditemui di lokasi.

‎Kerusakan di Jambak tidak berhenti di situ. Banjir menghanyutkan enam rumah warga dan merusak total sebelas unit lainnya. Sebagian bangunan SD Alue Lhok juga hilang terseret arus—menyisakan potongan fondasi yang menggantung di tepi sungai.

‎Arus kuat memutus akses ke empat gampong: Jambak, Sikundo, Lawet, dan Canggai, membuat wilayah tersebut sepenuhnya terisolir. Jalur utama menuju kawasan pedalaman ini tergerus hingga beberapa meter, menyisakan tebing-tebing rapuh di tepi sungai.

‎Di Gampong Lawet, tiga rumah warga hanyut dan empat lainnya ambruk. Sementara di Sikundo dan Canggai, masing-masing dua unit rumah rusak berat. Dua jembatan gantung yang menjadi jalur harian warga—Jambak–Canggai dan Sikundo–SD Sikundo—putus dan tak dapat digunakan.‎

‎Kapolsek: Patroli Diperketat, Evakuasi Disiapkan‎

‎IPTU Faisal Riza mengatakan pihaknya telah menginstruksikan patroli rutin di titik rawan banjir dan melakukan komunikasi aktif dengan seluruh keuchik. Pemantauan debit air di hulu, menurut dia, menjadi langkah penting mengingat kondisi cuaca yang masih tidak stabil.‎

Baca Juga :  Laskar Gunong Hijo vs Macan Putih FC, Perebutan Tiket Terakhir  Menuju Final Idola Putra Cup 2025

‎“Kami siagakan personel di beberapa lokasi untuk memastikan jalur evakuasi aman. Upaya penyelamatan akan diprioritaskan bila debit air kembali meningkat,” kata Faisal Riza di lokasi peninjauan.‎

‎Listrik dan Sinyal Padam, Komunikasi Terhambat‎

‎Hingga malam, seluruh wilayah Pante Ceureumen masih mengalami pemadaman listrik dan gangguan jaringan Telkomsel. Kondisi ini menyulitkan proses koordinasi antara masyarakat, aparatur gampong, dan aparat keamanan.‎

‎Warga yang Mengungsi Mulai Kembali, Ancaman Belum Selesai‎

‎Sebagian warga yang sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Namun aparat meminta masyarakat tetap waspada, mengingat potensi hujan susulan masih tinggi dan sejumlah titik sungai menunjukkan erosi aktif. (D/ri)

Berita Terkait

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet
LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam
Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma
Usai Salurkan Bantuan, PEMA UTU : Kerusakan Ekologis Aceh Barat Tak Bisa Diabaikan
Akibat Banjir Gampong Sikundo Pante Ceureumen Aceh Barat Terisolasi 
Polres Aceh Barat Tertibkan Penjual BBM Eceran dan Pangkalan Elpiji Langgar HET
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:39 WIB

LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:47 WIB

Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kapolsek Pante Ceuremen Iptu Faisal Bersama Istri Maya Faisal Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Lawet

Sabtu, 20 Desember 2025 - 16:52 WIB

LANA Desak Gaji DPRK Aceh Barat Didonasikan untuk Korban Bencana Alam

Senin, 15 Desember 2025 - 16:30 WIB

Polres Aceh Barat Bantah Pembiaran Truk Kayu di Sungai Ma

Berita Terbaru

Aceh Utara

Kebakaran Hanguskan 6 Unit Ruko di Tanah Jambo Aye

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:00 WIB