70 Perempuan Ikut Sosialisasi Pemahaman Etika dan Budaya Berpolitik

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Sebanyak 70 peserta perempuan dari berbagai organisasi kaderisasi meliputi dari pengurus partai, OKP serta Ormas dalam wilayah Kota Langsa ikuti sosialisasi pendidikan dan peningkatan pemahaman etika dan budaya dalam berpolitik, di aula Hotel Kartika Langsa, Kamis (3/7/2025).

Dalam sosialisasi tersebut diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bekerjasama dengan Kesbangpol Kota Langsa yang mengusung tema ‘Pentingnya Partisipasi Politik Dalam Menjaga Demokrasi’.

Dalam arahan Kabid Poldagri Badan Kesbangpol Aceh, Agussalim, ST, MSi, mengatakan bahwa sosialisasi ini penting disampaikan kepada kaum perempuan di Kota Langsa.

Karena sejati perempuan yang hari ini berafiliasi pada partai politik, ormas maupun OKP memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi saat ini.

“Kami mohon kiranya peserta dapat secara serius mengikuti acara ini hingga usai dan mampu menyerap pengetahuan dari para narasumber,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini dipandu oleh Kabid Ketahanan Ekonomi, Sosbud, dan Ormas Badan Kesbangpol Kota Langsa, Sri Verawati, SH yang cukup dawai menghangatkan acara tersebut.

Sedangkan didapuk sebagai narasumber seperti Dosen IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Dr. M. Alkaf, MSi, tentang tantangan politik Indonesia kontemporer diantaranya populisme untuk meningkatnya politik identitas dan janji-janji manis tanpa solusi nyata dapat merusak rasionalitas pemilih dan memecah belah masyarakat.

Baca Juga :  Buka Debat Cagub-Cawagub Aceh, Ini Pesan Ketua KIP 

Lanjutnya, minim literasi politik, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap sistem politik membuat mereka rentan dimanipulasi dan menjadi korban disinformasi. Politik uang, praktik suap dan jual beli suara masih marak terjadi, sehingga merusak integritas demokrasi dan melahirkan pemimpin yang tidak berkualitas.

“Disfungsi partai politik banyak partai politik fokus pada perebutan kekuasaan daripada pendidikan politik dan kaderisasi yang sehat untuk masa depan bangsa. Pancasila bukan hanya filosofi, tetapi juga panduan praktis untuk membangun budaya politik yang etis, harmonis dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” urainya.

Sedangkan penyampaian Kepala Lembaga Peneliti dan Pengabdian Masyarakat Universitas Samudera Langsa, Dr. T. M. Sahudra, MPd, MSi, peran perempuan dalam politik bukan hanya sebagai pelengkap, akan tetapi sebagai sebuah kebutuhan. Dukungan semua pihak diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan, mari kita dorong partisipasi perempuan dalam seluruh level politik.

Selanjutnya penyampaian Dosen Universitas Sains Cut Nyak Dhien Langsa, Farahdiba Thahura, MS, menjelaskan dalam publik speaking ada beberapa teknik yang baik diantaranya artikulasi yakni ucapkan kata dengan jelas, intonasi adalah baik turunkan suara agar tidak monoton.

Baca Juga :  Mantan Kepala Dinas dan Kabid DLH Tersangka Korupsi JPU

Hal lain, kontak mata yaitu lihat audiens jangan terpaku pada teks, gesture adalah gunakan tangan dan ekspresi wajah untuk menegaskan mata, kecepatan bicara meliputi jangan terlalu cepat atau terlalu lambat.

Lalu, pacing atau beri jeda di titik-titik penting agar audiens dapat mencerna apa yang disampaikan. Etika yang harus dikuasai dalam berbicara politik, Jujur atau hindari manipulasi atau retorika yang tidak benar atau menyesatkan.

Kemudian sopan dan hindari ujaran kebencian, fitnah dan bahasa kasar. Konsisten antara ucapan, perilaku dan tindakan nyata. Asertif tapi santun dalam menyampaikan pendapat tanpa menyerang pribadi. Berbasis data hindari argumen kosong tanpa adanya data.

“Kunci keberhasilan dalam publik speaking yang harus kita kuasai adalah siapkan materi, latih gaya bicara dan bahasa tubuh, kenali audiens dan juga etika serta integritas,” tutupnya.

Hadir Kaban Kesbangpol Kota Langsa, Drs. Zulhadisyah Sulaiman, MSP, Plt. Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Langsa, Amir Muda Arafat, SH, MSP, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Dini Kesbangpol Kota Langsa, Dani Sabda, SSTP serta undangan lainnya.(**)

Berita Terkait

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II
Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 
Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Minggu, 26 April 2026 - 15:39 WIB

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 10:31 WIB

Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 16:26 WIB

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak

Berita Terbaru

Aceh Selatan

SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan Diresmikan 2 Kementerian

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:00 WIB

Langsa

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:02 WIB