Safari Ramadhan KNPI Langsa : Isi Kegiatan Positif di Bulan Penuh Berkah 

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Muhammad Ihsan, saat tausiyah di Masjid Al-Iftah, Gampong Sidodadi, dalam lawatan safari Ramadhan KNPI Kota Langsa, Senin, 9 Maret 2026.

Ustadz Muhammad Ihsan, saat tausiyah di Masjid Al-Iftah, Gampong Sidodadi, dalam lawatan safari Ramadhan KNPI Kota Langsa, Senin, 9 Maret 2026.

Langsa | Atjeh Terkini.id – Bulan penuh berkah ini haruslah terus diisi oleh kegiatan positif termasuk roadshow safari Ramadhan 1447 H, meskipun minim anggaran.

“Pemuda Langsa harus hadir ditengah masyarakat sebagai elaborasi menuju pemuda hebat yang Islami,” demikian kata Ketua KNPI Kota Langsa usai melakukan roadshow safari Ramadhan ke Masjid Al-Iftah, Gampong Sidodadi, Kecamatan Langsa Lama, Senin, (9/3/2026) malam.

Menurutnya, tidak semua kegiatan tertumpu pada anggaran, namun kemulian niat yang membuat kita kuat tuai keberkahan di bulan maghfirah ini.

Diketahui, giat roadshow itu dengan agenda, sholat taraweh berjamaah, tausyiah dan pemberian cinderamata kepada pengurus Masjid.

Sebelumnya, Dr. Muhammad Ihsan, M.Ag yang juga Wakil Ketua KNPI Kota Langsa dalam materi tausiyahnya, Hikmah Perang Badar: Inspirasi kekuatan dalam keimanan.

Ada beberapa poin yang disampaikan Ustadz Muhammad Ihsan diantaranya Perang Badar sebagai peristiwa penting dalam sejarah Islam dan menjelaskan bahwa Perang Badar merupakan pertempuran pertama antara kaum Muslim dan Quraisy. Peristiwa ini terjadi pada 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah (624 M).

Baca Juga :  Sidang Tesis Berbahasa Arab, Mahasiswi Pascasarjana IAIN Selesai Tiga Semester

Lanjutnya, lokasi pertempuran berlangsung di lembah Badar, sebuah wilayah yang berada di antara Makkah dan Madinah.

Sedangkan, perbandingan kekuatan pasukan, kaum Muslim dipimpin oleh Nabi Muhammad dengan sekitar 313 orang pasukan dan pasukan Quraisy dipimpin oleh Abu Jahl dengan sekitar 1000 pasukan.

Adapun latar belakang terjadinya perang, Menurut Ihsansulis — sapaan karibnya, awalnya kaum Muslim berencana menghadang kafilah dagang Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan ibn Harb.

Namun Quraisy kemudian mengirim pasukan besar sehingga pertempuran tidak dapat dihindari.

Selanjutnya, kemenangan kaum muslim, meski jumlah pasukan jauh lebih sedikit, kaum muslim berhasil meraih kemenangan.

“Sekitar 70 orang Quraisy tewas dan 70 lainnya menjadi tawanan, sementara 14 sahabat gugur sebagai syuhada,” urai tausiyah Ustadz Ihsansulis.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Matang Seulimeng, Seorang Korban Meninggal

Perlu menjadi catatan hikmah dari perang Badar, kemenangan tidak ditentukan oleh jumlah pasukan.

“Iman dan tawakal kepada Allah menjadi kekuatan utama. Persatuan dan kepemimpinan yang kuat sangat menentukan keberhasilan. Peristiwa ini juga memperkuat posisi umat Islam di Madinah,” papar Ustadz Ihsansulis penuh semangat.

Demikian sekelumit tausyiah singkat yang disampaikan Dr. Muhammad Ihsan, M.Ag dihadapan para jamaah taraweh pada malam 21 Ramadhan 1447 H.

Di penghujung helatan safari Ramadhan, KNPI Langsa tetap memberikan cenderamata atau buah tangan berupa lima buah Alquran kepada pengurus BKM setempat sebagai wujud kepedulian dan bersyukur dari pemuda Langsa.

Hadir membersamai, Sekretaris Tgk Basyaruddin, Bendahara Rizki Julianda, Wakil Sekretaris, Jeffry, Riduan, Tgk Ridwan serta lainnya.

Selain beragenda Safari Ramadhan, giat tersebut bentuk silaturahmi para pemuda pengurus KNPI Kota Langsa dengan para jamaah taraweh setempat dengan penuh kehangatan. (**)

Berita Terkait

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II
Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 
Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Minggu, 26 April 2026 - 15:39 WIB

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 10:31 WIB

Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 16:26 WIB

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak

Berita Terbaru

Aceh Selatan

SPBU Nelayan Milik KNTI Aceh Selatan Diresmikan 2 Kementerian

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:00 WIB

Langsa

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Selasa, 28 Apr 2026 - 14:02 WIB