Plt Kadis Perhubungan : Dugaan Adanya Oknum Memanfaatkan Situasi Panic Buying

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kadis Perhubungan Kota Langsa Nazaruddin bersama tim saat melakukan peninjauan ke salah satu SPBU kota Langsa

Plt Kadis Perhubungan Kota Langsa Nazaruddin bersama tim saat melakukan peninjauan ke salah satu SPBU kota Langsa

Langsa | Atjeh Terkini.id – Plt Kadis Perhubungan Kota Langsa Nazaruddin menyebut panic buying terhadap antre BBM berindikasi adanya dugaan penimbunan BBM dilakukan oleh pihak tertentu yang memanfaatkan situasi.

“Tadi siang saya dan tim termasuk Satpol PP sudah mengecek setiap SPBU di kota Langsa, bahkan disalah satu SPBU masih tersedia 48.000 Liter,” ujar Nazaruddin kepada Atjeh Terkini.id, Jum’at (6/4/2026).

Menurutnya, situasi sekarang ini besar kemungkinan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi. Terlebih bagi mereka para pedagang eceran.

“Ini bisa saja terjadi di daerah pedalaman, warga disana ditakut – takuti akan terjadi kelangkaan BBM sehingga pihak tertentu itu menjual BBM eceran dengan harga tidak wajar,” ungkapnya.

Nazar juga mengatakan, berdasarkan wawancaranya dengan penanggung jawab salah satu SPBU mengaku yang mengantre banyak kendaraan dari luar daerah kota Langsa.

“Selain itu, kita berharap kepada Satpol- PP untuk melakukan razia terhadap pedangang eceran yang menjual harga tidak wajar,” harap Nazar.

Dirinya mengaku, pihaknya juga mendatangi sejumlah sejumlah pedagang BBM eceran guna memastikan harga jual yang wajar.

Senada Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kota Langsa. T. Syah Putra, SE, menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemantauan dan pengawasan ke enam SPBU di Wilayah Kota Langsa bersama Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Langsa Nazaruddin, SE, Kasubbag Sumber Daya Alam Asmiati, SE dan Staf Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Langsa.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Kasus Penyalahgunaan Solar Bersubsidi

“Pendistribusian BBM dari Pertamina Patra Niaga ke SPBU dalam Wilayah Kota Langsa lancar dan terkendali,” tegas T Syah Putra.

Pemko Langsa juga menyesalkan, akibat isu geopolitik dan isu lainnya, masyarakat menjadi panik ‘Panic Buying’, sehingga terjadi antrean di SPBU.

Pemko Langsa menghimbau pada seluruh masyarakat untuk tidak panik dan antrea yang dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Stop menimbun BBM berlebihan, Pemko Langsa juga tegaskan pada pedagang eceran untuk tidak menjual dengan tarif berlebihan yang mengakibatkan terjadinya Inflasi, sehingga timbul kerugian perekonomian masyarakat umum.

“Upaya bersama ini diharapkan dapat mengurangi penyalahgunaan dan memastikan BBM bersubsidi sampai kepada yang berhak,” harapnya.

Setelah dilakukan konfirmasi ke pihak Pertamina Patra Niaga, distribusi pasokan BBM dari Pertamina Patra Niaga ke SPBU di Wilayah Kota Langsa dilakukan setiap hari.

Baca Juga :  Geudubang Jawa Ditetapkan Gampong Anti Korupsi, Begini Kata Pj Geuchik

“Jadi stok BBM di SPBU akan terjaga dan aman,” urainya.

Berikut Pendistribusian BBM dari Pertamina Patra Niaga ke SPBU dalam Wilayah Kota Langsa dan stok BBM pada SPBU dalam wilayah Kota Langsa.

Terpisah Kasatpol-PP dan WH Kota Langsa, Ali Musafah SE, mengatakan bahwa telah menyisir ke para pedagang eceran yang berada diseputaran Jalan A Yani, Jalan Sudirman hingga ke Jalan Timbang Langsa untuk memastikan tidak ada pedagang eceran BBM yang berbuat nakal untuk menaikkan harga minyak.

“Kita wanti-wanti kepada pedagang eceran tidak melakukan penimbunan BBM dan juga menaikan harga minyak eceran yang dijual di pinggir jalan,” ungkapnya.

Selain itu juga masih kata Ali, malam ini juga tim sudah kita tugaskan agar mengecek para pedangan minyak eceran dari kota hingga ke timur arah Alue Pineung agar tidak ada yang menjual BBM dengan harga tidak normal.

“Intinya pihak Satpol-PP terus mengelar razia kepada para pedagang eceran agar tidak menjual minyak dengan harga tidak normal sebagaimana mustinya,” tandas Ali. (**)

Berita Terkait

545.452 Batang Rokok Ilegal Rp1,29 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Langsa
Wieke Liyendawari Pimpin DPC PAPPRI Kota Langsa 
Tak Indahkan Teguran, Satpol-PP akan Bongkar Paksa Lapak PKL
Tiga Kandidat Rebut Kursi Ketua IDI Kota Langsa
RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Medis Perdana Angiografi Vaskuler di CathLab
Pendemo Minta Uang Banjir Dibagi Rata
73 Paskibraka Kota Langsa Lulus Seleksi Administrasi 
Percepatan Penanganan Pasca Banjir, Tim Pendataan Didorong Tuntaskan Data
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 11:39 WIB

545.452 Batang Rokok Ilegal Rp1,29 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Langsa

Senin, 6 April 2026 - 14:25 WIB

Wieke Liyendawari Pimpin DPC PAPPRI Kota Langsa 

Senin, 6 April 2026 - 13:22 WIB

Tak Indahkan Teguran, Satpol-PP akan Bongkar Paksa Lapak PKL

Kamis, 2 April 2026 - 19:37 WIB

Tiga Kandidat Rebut Kursi Ketua IDI Kota Langsa

Kamis, 2 April 2026 - 17:07 WIB

RSUD Langsa Berhasil Lakukan Tindakan Medis Perdana Angiografi Vaskuler di CathLab

Berita Terbaru

Aceh Selatan

H. Mirwan Apresiasi Target DP3AKB Wujudkan Aceh Selatan Layak Anak

Jumat, 10 Apr 2026 - 16:41 WIB

Kota Banda Aceh

Hindari Futur, Umat Islam Harus Rawat Semangat Ibadah 

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:31 WIB