Ketua PWI Aceh Serukan Pantau dan Ungkap Kecurangan Pilkada

- Jurnalis

Minggu, 24 November 2024 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Atjeh Terkini.id Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh mengeluarkan seruan kepada wartawan lintas media di jajarannya untuk memperkuat fungsi kontrol dan pengawasan terjadinya berbagai bentuk kecurangan pada Pilkada 2024. “Ini saat-saat paling krusial bagi peserta pilkada di semua tingkatan untuk melakukan berbagai macam cara guna merangkul pemilih. Makanya wartawan harus memainkan perannya secara maksimal dan profesional untuk memantau dan memberitakan itu,” kata Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, Minggu (24/11/2024).

Menurut Nasir, kecurangan pilkada tak sebatas politik uang tetapi juga intervensi yang mengarahkan masyarakat memilih calon tertentu dengan menebar ketakutan—bahkan ancaman—dengan narasi akan ada konsekwensi tertentu jika calon tertentu kalah. “Kami juga mendapat laporan adanya upaya melemahkan fungsi saksi dengan berbagai bentuk ancaman sehingga ada saksi yang mengundurkan diri. Ketidaknetralan penyelenggara pilkada yang cenderung menguntungkan calon tertentu juga harus menjadi fokus pemantauan wartawan,” tandas Ketua PWI Aceh.

Baca Juga :  Program CSR Bank Aceh Peduli Memberikan Kemanfaatan Bagi Masyarakat dan Lingkungan.

Nasir juga mengimbau semua pihak untuk tidak menghalang-halangi tugas wartawan yang profesinya dilindungi undang-undang.

Ditegaskan Nasir, wartawan dalam menjalankan tugasnya harus senantiasa berpedoman kepada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. “Insya Allah jika semua rambu-rambu itu dipatuhi maka wartawan akan menjadi bagian dari penguatan demokrasi di negeri ini, salah satunya memastikan pilkada yang bebas kecurangan guna melahirkan pimpinan yang sesuai harapan rakyat,” kata Ketua PWI Aceh.

Baca Juga :  Soal Dukungan Bawa Nama PAS, Wasekjend PAS Aceh Angkat Bicara

Seperti diketahui, saat ini tahapan pilkada sudah memasuki masa tenang sebelum pencoblosan pada 27 November 2024. Fenomena lainnya yang diingatkan Ketua PWI Aceh adalah praktik bagi-bagi uang dari calon atau tim sukses yang dikenal dengan istilah serangan fajar.

“Fenomena serangan fajar juga harus menjadi perhatian wartawan, bahkan ada calon yang sudah memberikan DP. Ini menarik untuk didalami, termasuk di Kota Banda Aceh,” demikian Nasir Nurdin.[*]

Berita Terkait

Illiza Buka Puasa Bersama Keluarga Besar KONI Banda Aceh 
Illiza Tinjau Pasar Murah Sambut Idul Fitri 1447 H di Jeulingke
Terima Rapor Ombudsman 2025, Illiza Komit Tingkatkan Pelayanan Publik
Seleksi JPT Pratama Banda Aceh Resmi Dibuka, 15 Peserta Ambil Bagian
Wakil Kota Banda Aceh Afdal Lanjutkan Safari Ramadhan
Illiza Sebutkan : 51 Tahun Perumdam Tirta Daroy Alirkan Air Penuhi Kebutuhan Masyarakat Banda Aceh
Pimred : Irwansyah Saputra SH Bukan Wartawan Atjeh Terkini.id, Laporkan Bila ada Pemerasan oleh Oknum ini
Khutbah Jumat Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry: Ramadhan Puncak Etos Kerja Muslim
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:04 WIB

Illiza Buka Puasa Bersama Keluarga Besar KONI Banda Aceh 

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:52 WIB

Illiza Tinjau Pasar Murah Sambut Idul Fitri 1447 H di Jeulingke

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:46 WIB

Terima Rapor Ombudsman 2025, Illiza Komit Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:38 WIB

Seleksi JPT Pratama Banda Aceh Resmi Dibuka, 15 Peserta Ambil Bagian

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:27 WIB

Wakil Kota Banda Aceh Afdal Lanjutkan Safari Ramadhan

Berita Terbaru