Ketua GMNI Bener Meriah Kecamkan P2GC Atas Kenaikan Harga Galian C Tidak Wajar

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bener Meriah Alfian Toga menolak kenaikan harga material galian C di bener meriah. Selasa (06/01/2026).

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bener Meriah Alfian Toga menolak kenaikan harga material galian C di bener meriah. Selasa (06/01/2026).

“Paska Bencana alam GMNI Ingatkan Pengusaha Galian C Jangan ambil kesepatan Atas Puing Penderitaan Rakyat”

BENER MERIAH I Atjeh Terkini.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bener Meriah dengan tegas menolak kenaikan harga material galian C, atas kebijakan Persatuan Pengusaha Galian C (P2GC) Burni Telong di Kabupaten daerah Bener Meriah tanpa kajian dan kesepatan dan kesesuan harga satuan dengan para tokoh masyarakat dan pemerhatian lingkungan.

Hal ini mencerminkan P2GC tidak peduli atas penderitaan rakyat sedang di landa musibah banjir dan lonsor Aceh, khususnya di Bener meriah sekarang ini sedang merangkak untuk bangkit justru, ganjarkan dengan harga galian C yang tak sepadan. ujar Ketua GMNI Alfian Toga, kepada Atjeh Terkini.id Selasa (06/01),

ia menyatakan secara terbuka, kenaikan harga material galin C yang tak sepadan sekarang ini perlu di kaji kembali dengan melibatkan semua pihak toko dan pemerhati lingkungan agar tidak menjadi tundingan rakyat P2GC menari di atas penderiaan rakyat di tengah bencana alam melanda di saat rakyat sedang bangkit dari retuntuhan puing -puing bangunan,

Baca Juga :  DPRK Bener Meriah akan Bentuk Tim Pansus Daging Meugang dan Penanggulangan Bencana

Dengan harapan rakyat tidak cekamkan P2GC tidak bermoral menari diatas penderitaan rakyat, pasalnya saat ini rakyat Bener Meriah sedang butuh bantuan untuk membangun rumah tentu tidak tidak pantas para pengusaha mengambil ke untungan lambung harga galian C tidak wajar.

Terlebih galian C yang di butuhkan sekarang ini tidak hanya untuk rumah semata melaikan kebutuhan pembangunan Sekolah, Meunasah serta Mesjid- Mesjid yang ada di Kabupaten Daerah Bener meriah sekarang ini, jika ini kita paksakan tetap bersikukuh jual asil alam di atas tidak wajar maka tunggu murka kembali Allah turun, terang Alfian.

“Kami berharap pihak P2GC kaji kembali harga galin C mencekik rakyat, jika tidak bisa dibantu paling tidak perlu pertimbangan ulang tidak memberatkan rakyat, untuk kesuain harga jual juga perlu libatkan semua pihak agar tidak menjadi tundingan dan kecaman semua pihak.” pungkas Alfian.

Ketua GMN Bener Meriah Alfian Toga menyebutkan. kesatuan harga sebelumnya sudah pernah di naikan  dan itu relatif masih bisa terjangkau, akan tetapi kali ini kembali dinaikan, tentunya ini sangat keberatan rakyat/masyarakat Bener Meriah.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Sejumlah Kendaraan Warga

bila ini tanpa ada perubahan maka kami bersama rakyat mendesak Bupati, DPRK, Penegak Hukum  Bener Meriah tentukan harga jual galian C tidak memberatkan rakyat.  Pintanya. (BRAM).

 

berikut harga awal – terakhir.

– Pasir Jumbo: Rp 200.000
– Pasir biasa: Rp 150.000
– Koral bersih & timbunan: Rp 100.000
– Batu Jumbo: Rp 300.000
– Batu mangga: Rp 100.000

Setelah di terbitkan melalui surat kesepakatan P2GC Burni Telong menjadi:

– Pasir Ayak: Rp 300.000
– Pasir Ayak 6 Baket (Jumbo King): Rp 350.000
– Pasir Cor: Rp 250.000
– Pasir Ayak 3 Baket / L3000 / Hi-ce: Rp 150.000
– Koral Bersih: Rp 200.000
– Koral Timbunan: Rp 150.000
– Batu Pecah Jumbo: Rp 400.000
– Batu Standar: Rp 350.000
– Krikil Jagong: Rp 300.000.

 

Penulis : Bram Jurnalis

Editor : editor admin

Berita Terkait

Sadra Munawar: DPRK Bener Meriah Wajib Buka Hasil Pansus Bencana ke Publik
Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di Desa Belang Tampu, Kecamatan Bukit Bener Meriah
Perkuat Struktur Jembatan Wih Kanis, TNI Gotong Royong Bersama Warga
Usai Dilaksanakan Peusijuek Di Lokasi, TNI Bergerak Cepat Rakit Jembatan Aramco
Akibat Curah Hujan Cukup Tinggi Akses Jalan Bireuen – Takengon Kembali Lumpuh Total
Anggota Koramil 06/Bukit Cek Kondisi Jembatan Bailey Karang Rejo
Oknum Wartawan Resmi Dilaporkan Atas Dugaan Peras Dinas Pertanian Bener Meriah
DPRK Bener Meriah akan Bentuk Tim Pansus Daging Meugang dan Penanggulangan Bencana
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 12:32 WIB

Sadra Munawar: DPRK Bener Meriah Wajib Buka Hasil Pansus Bencana ke Publik

Jumat, 10 April 2026 - 14:25 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di Desa Belang Tampu, Kecamatan Bukit Bener Meriah

Kamis, 9 April 2026 - 13:52 WIB

Perkuat Struktur Jembatan Wih Kanis, TNI Gotong Royong Bersama Warga

Selasa, 7 April 2026 - 11:32 WIB

Usai Dilaksanakan Peusijuek Di Lokasi, TNI Bergerak Cepat Rakit Jembatan Aramco

Selasa, 7 April 2026 - 11:10 WIB

Akibat Curah Hujan Cukup Tinggi Akses Jalan Bireuen – Takengon Kembali Lumpuh Total

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB