Sadra Munawar: DPRK Bener Meriah Wajib Buka Hasil Pansus Bencana ke Publik

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah|| Atjeh Terkini.id – Aktivis Muda Bener Meriah, Sadra Munawar mendesak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat untuk membuka hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Penanggulangan Bencana Tahun Anggaran 2026 agar terbuka dan transparan kepada publik.

‎Ia tidak ingin Pansus yang digelar tersebut bukan hanya sebagai formalitas kelembagaan, tetapi sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

‎Landasan tuntutan itu merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang mewajibkan badan publik menyediakan akses informasi seluas-luasnya.

‎Dalam konteks ini, kata dia, hasil pansus dinilai bukan dokumen internal semata, melainkan informasi publik yang wajib diketahui masyarakat.

‎Menurut Sadra, sejauh ini DPRK belum secara rinci mempublikasikan hasil kerja pansus itu. Padahal, masyarakat menilai laporan itu penting, bukan hanya untuk mengetahui penggunaan anggaran dan penanganan bencana, tetapi juga sebagai bahan evaluasi agar kebijakan serupa tidak mengulang kesalahan yang sama.

‎”Di satu sisi, langkah DPRK membentuk pansus patut diapresiasi. Namun, apresiasi itu harus diikuti dengan keberanian dan membuka hasilnya ke publik,” kata Sadra, Jum’at, 10 April 2026.

Baca Juga :  Diduga Rem Blong, Truk Fuso Tabrak Sejumlah Kendaraan Warga

‎Ia menegaskan, transparansi bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban hukum sekaligus moral. Tanpa keterbukaan, publik akan terus berada dalam ruang spekulasi.

‎Sadra juga mengingatkan tim pansus agar bekerja independen dan tidak terpengaruh kepentingan apa pun.

Baca Juga :  Akhiri Era Balai, PWI Bener Meriah Bentuk Kepanitiaan Konferkab I

‎“Tim pansus jangan coba-coba bermain mata. Jangan sampai tertekan oleh pihak mana pun. Kalau pansus ini mau dipercaya publik, hasilnya harus jujur dan apa adanya,” ujarnya.

‎Sadra menambahkan, publik tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga ingin memastikan bahwa proses di baliknya berjalan bersih. Ia meyakini DPRK memiliki komitmen untuk menyampaikan hasil tersebut kepada masyarakat.

‎“Kalau memang bekerja sesuai aturan, tidak ada alasan untuk menutup-nutupi. Justru dengan membuka, kepercayaan publik akan tumbuh,” kata Sadra.

‎Desakan ini menjadi ujian bagi DPRK Bener Meriah, memilih transparansi penuh, atau membiarkan kecurigaan publik terus menguat.(SB)

Berita Terkait

Kontroversi Penilaian Lomba FLS3N Di Bener Meriah Viral Di Medsos 
Akses Jembatan Pantan Sinaku Segera Pulih, Pasca Di Terjang Banjir Bandang
Remaja 18 Tahun Hilang, Polres Bener Meriah Berharap Masyarakat Beri Informasi
Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di Desa Belang Tampu, Kecamatan Bukit Bener Meriah
Perkuat Struktur Jembatan Wih Kanis, TNI Gotong Royong Bersama Warga
Usai Dilaksanakan Peusijuek Di Lokasi, TNI Bergerak Cepat Rakit Jembatan Aramco
Akibat Curah Hujan Cukup Tinggi Akses Jalan Bireuen – Takengon Kembali Lumpuh Total
Anggota Koramil 06/Bukit Cek Kondisi Jembatan Bailey Karang Rejo
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:05 WIB

Kontroversi Penilaian Lomba FLS3N Di Bener Meriah Viral Di Medsos 

Jumat, 24 April 2026 - 09:27 WIB

Akses Jembatan Pantan Sinaku Segera Pulih, Pasca Di Terjang Banjir Bandang

Rabu, 22 April 2026 - 22:18 WIB

Remaja 18 Tahun Hilang, Polres Bener Meriah Berharap Masyarakat Beri Informasi

Sabtu, 11 April 2026 - 12:32 WIB

Sadra Munawar: DPRK Bener Meriah Wajib Buka Hasil Pansus Bencana ke Publik

Jumat, 10 April 2026 - 14:25 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Longsor di Desa Belang Tampu, Kecamatan Bukit Bener Meriah

Berita Terbaru

Pemerintahan

Pemko Langsa Jalin Kerjasama dengan LPP- RRI Lhokseumawe

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:27 WIB