Pendemo Tuntut Segera Cairkan Uang Bantuan Banjir

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haprizal Rozi ( baju merah saat menyampaikan orasi di sekretariat  Kantor Walikota Langsa

Haprizal Rozi ( baju merah saat menyampaikan orasi di sekretariat Kantor Walikota Langsa

Langsa | Atjeh Terkini.id – Ratusan warga tergabung dalam Forum Korban Banjir (FKB) Kota Langsa mengelar aksi demo di kantor Sekretariat Walikota Langsa, Kejari Langsa dan Gedung DPRK Langsa. Mereka menuntut agar secepatnya mencairkan uang bantuan banjir, Kamis, (30/4/2026).

Sekira pukul 10.00 WIB, ratusan massa membawa poster dengan tulisan kecaman dan mobil pickup berisi sound sistem berada di gerbang sekretariat kantor Walikota Langsa.

Para pendemo yang dimotori oleh Haprizal Rozi, S.Sos, Sofyanto alias Anto Jakarta, Heriyanto Ginting, Junaidy YN dan Jantana Pratama Putra silih berganti menyampaikan orasi dan tuntutannya.

Adapun tuntutan para pendemo yang disampaikan oleh Haprizal Rozi di antaranya ada enam point yakni :

1. Segera cairkan uang banjir secara adil tanpa diskriminasi dan nepotisme.

2. Segera bentuk Pansus tentang pendataan bantuan banjir untuk Kota

Langsa dalam rangka azas akuntabilitas dan transparansi, jika

ditemukan penyalahgunaan wewenang maka DPRK Langsa wajib meminta Jeffry Sentana untuk mundur dari jabatannya sebagai Wali Kota Langsa sebagai pertangggungjawaban publik.

3. Masyarakat Kota Langsa menuntut Jeffry Sentana untuk mundur dari

jabatannya karena telah gagal mengurus Kota Langsa khususnya terkait pemulihan pascabanjir.

4. Hentikan penggusuran terhadap pedagang kaki lima (PKL) Kota Langsa.

5. Tangkap dan adili para koruptor yang mencuri APBK Langsa.

6. Kepada Aparatur Penegak Hukum untuk dapat melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap Wali Kota Langsa dalam persoalan pendataan dan penyaluran uang banjir serta penggunaan dana BTT APBK Kota Langsa 2025.

Usai menyampaikan tuntutannya, para pendemo tidak mau ditemui Sekdakot Langsa Dra Suhartini beserta pimpinan OPD lainnya, karena pendemo hanya ingin bertemu dengan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, dan memutuskan menuju Kejari Langsa.

Sekitar pukul 11.00 WIB, pendemo dengan berjalan kaki menuju Kejari Langsa dengan pengikat pita merah putih di kepala mereka dan setiba dipintu gerbang disambut oleh Kasie Kasie Pinsus, Hendra Salfina PA, SH, MH dan Kasie Intel, Fadli Setiawan, SH, MKn serta lainnya.

Baca Juga :  Jaga Kebersihan, DLH Pangkas Pohon Menjuntai di Jln. Jend. A.Yani Kota Langsa

Lagi-lagi, Haprizal Rozi dan rekan-rekannya juga menyampaikan aspirasinya serta membawa sejumlah alat bukti atau berkas yang diserahkan kepada pihak kejaksaan untuk ditindak lanjuti.

Bahkan didepan pihak Kejaksaan dilakukan testimoni terhadap 17 warga Langsa yang mendapat dana rehab rumah rusak harus mengembalikan dana tersebut ke kas negara.

Setelah itu tujuh dari para pendemo dipersilahkan masuk kedalam kantor Kejaksaan Langsa untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan dari korban banjir Kota Langsa.

Sedangkan pendemo lainnya terus berorasi sembari menikmati lagu diputar oleh mereka yang berisi tuntutan atas pencairan dana banjir yang dinilai lambat sekali teralisasi oleh Pemko Langsa.

Lantas Kasie Intel, Fadli Setiawan, SH, MKn, di hadapan pendemo menegaskan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan pihak-pihak tertentu yang ada korelasinya dengan bantuan bencana dan sudah terima itu secara resmi berita acaranya.

“Kita tindaklanjuti jadi mohon dukungan semua pihak dan apabila ada laporan kalau mau diantarkan langsung boleh dan jangan pernah takut akan intimidasi oleh siapapun,” kata Fadli.

Masih katanya, memang ada permasalahan yang muncul terkait bantuan bencana banjir yang pada intinya Kejakaaan Langsa akan terus mengawal berbagai tindak pidana korupsi yang terjadi di Langsa ini.

“Terimakasih telah memberikan beberapa alat bukti dan on the proses semuanya dan jangan pernah takut akan kebenaran,” jelasnya.

Setalah itu pendemo kembali lagi mengeruduk gedung DPRK Langsa untuk menyampaikan tuntutannya dan meminta agar Wali Kota Langsa hadir menemui pendemo.

Tidak lama berselang, Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari, Wakil Ketua Noma Kahiril, dan Burhansyah, Sekdakot Langsa Suhartini, Kapolres Langsa, AKBP Muhgi Prasetyo Harianto SIK, Kajari Langsa, Adi Tyogunawan SH, MH, serta forkopimda plus menemui pendemo.

Meskipun cuaca begitu terik menyengat kulit pendemo dan Forkompinda tetap bertahan saling menyampaikan argumentasinya. Dimana Haprizal Rozi bersama yang lainnya meminta ketegasan Wali Kota Langsa agar memberikan jawaban kapan dan tanggal berapa dana banjir tersalurkan secara pasti.

Baca Juga :  Pendataan Tahap II, Pemko Langsa akan Verifikasi 39.550 KK Terdampak Banjir

Namun, Walikota juga menyampaikan bahwa semuanya tahapan sudah ditempuh sesuai juknis dan juklak baik dari Kemensos muapun Ka satgas BNPB dan harus adanya reviuw dari BPKP RI.

Tetapi para pendemo tidak terima ikwal tersebut dan meminta secarik pernyataan tertulis dari Wali Kota Langsa atas tuntutan dana banjir secepatnya teralisasi, dan bahkan demo mengalami jeda menunggu hasil putusan tersebut dengan berteduh di trotoar depan gerbang gedung dewan tersebut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, Walikota Langsa bersama Forkopinda kembali keluar dari gedung dewan dengan membawakan penyataan tertulisnya yang berisi :

Dengan ini kami menjawab atas tuntutan peserta aksi unjuk rasa Kota Langsa terkait bencana hidrometorologi yang dilaksanakan pada tanggal 30 April 2026 sebagai berikut:

1. Dana banjir yang belum disalurkan kepada penerima bantuan akan segera disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa ada deskriminasi dan nepotisme.

2. Apabila terjadi kesalahan dalam pengunaan dana bantuan perbaikan rumah dari mulai proses pendataan hingga penyaluran maka kami menyerahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

3. Bagi masyarakat Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ditertibkan merupakan salah satu upaya mencegah banjir yang akan datang dikarenakan adanya normalisasi pembersihan saluran irigasi pasar.

4. Kami akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) jika ada jajaran Pemerintah Kota Langsa yang diduga melakukan tindak pidana korupsi

Penyataan tersebut turut ditandatangani oleh Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, Kapolres Langsa, AKBP Muhgi Prasetyo Harianto SIK, Kajari Langsa, Adi Tyogunawan SH, MH.

Namun, para pendemo kembali bergelora dan meminta kepastian tanggal yang pasti percepatan dana banjir tersalurkan oleh Pemko Langsa, dan akhirnya dibawah komando Haprizal Rozi, memutuskan berunding kembali bersama ratusan pendemo di tribun Lapangan Merdeka secara terbuka.

Hingga berita ini ditayangkan sekira pukul 15.40 WIB, para pendemo masih tetap bertahan dan berunding untuk menentukan sikap selanjutnya di Lapangan Merdeka dibawah kawalan ketat anggota Polres Langsa.(**)

 

Berita Terkait

Walikota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Walikota Langsa Serahkan Benih Padi ke Para Petani
Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II
Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:32 WIB

Walikota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

Kamis, 30 April 2026 - 17:56 WIB

Pendemo Tuntut Segera Cairkan Uang Bantuan Banjir

Rabu, 29 April 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Walikota Langsa Serahkan Benih Padi ke Para Petani

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Pemko Langsa Terbitkan Link Penerima Jadup Tahap II

Minggu, 26 April 2026 - 15:39 WIB

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat

Berita Terbaru

Langsa

Walikota Langsa Peusijuk 205 Jamaah Calon Haji Tahun 2026

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:32 WIB

Aceh Selatan

Gerakan Tanam Serentak Seindonesia, BPP Pasie Raja Menggema

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:12 WIB

Haprizal Rozi ( baju merah saat menyampaikan orasi di sekretariat  Kantor Walikota Langsa

Langsa

Pendemo Tuntut Segera Cairkan Uang Bantuan Banjir

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:56 WIB