Redelong | Atjeh Terkini.id – Ribuan warga kawasan sekitar Gunung Burni Telong, Kabupaten Bener Meriah, melakukan evakuasi darurat dan mengungsi kawasan Lampahan, dengan titik utama di Kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Kecamatan Timang Gajah pada Rabu (31/12/2025).
Hal tersebut setelah Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi mengumumkan kenaikan status aktivitas gunung api menjadi Level III (Siaga).
Peningkatan status dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) didasarkan pada data pemantauan geologis terkini.
Pihak BPBD Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk segera meninggalkan zona rawan guna menghindari potensi daerah yang masuk daftar rawan, erupsi gunung Burni Telong.
Pantauan di lokasi para warga mulai bergerak pada malam hari, menggunakan jenis kendaraan seperti sepeda motor, mobil pribadi, dan mobil pickup untuk membawa diri serta barang bawaan penting.
Sebagian masyarakat juga mengungsi ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Simpang Layang sebagai lokasi penampungan tambahan yang telah disiapkan oleh pemerintah kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.
Sementara itu pihak berwenang akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Burni Telong secara terus-menerus. Informasi terkini tentang kondisi gunung api dan status pengungsian akan disampaikan melalui saluran resmi BPBD Kabupaten Bener Meriah dan Badan Geologi.
Masyarakat diminta untuk tetap mengacu pada sumber informasi terpercaya dan tidak menyebarkan konten yang belum diverifikasi agar menghindari kekhawatiran tidak perlu,dan menimbulkan kepanikan.(beritamerdeka.net)
















