Abutment Jembatan Meurandeh Terkena Erosi Krueng Langsa 

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Erosi Krueng Langsa hantam Abutment jembatan Meurandeh, yang berada diantara Gang Damai Gampong Baro, menuju Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, sepanjang 200 meter, Kamis, (13/11/2025).

Pantauan dilapangan erosi mengikis bagian abutment jembatan tersebut mengerus menjorok kedalam dan dikuatirkan abutment tersebut tidak mampu menahan derasnya air Krueng Langsa, apalagi saat ini intensitas debit air sungai cukup deras dikarenakan hujan yang terus mendera di Langsa.

Selain itu juga apabila tidak cepat diatasi segera maka pada abutment jembatan akan goyah karena hantaman air Krueng Langsa yang kian meluap.

Dimana fungsi abutment jembatan adalah bangunan bawah yang terletak di kedua ujung jembatan yang berfungsi sebagai tumpuan untuk menopang struktur bagian atas, menahan beban, dan menahan tanah di sekitarnya.

Selain itu juga yang menjadi kerawanan akibat erosi tersebut mulai menyentuh tanggul penyangga jembatan tersebut dan ini juga menimbulkan kekuatiran warga yang tinggal disekitaran jembatan atau warga Gampong Baro.

Baca Juga :  Jembatan di Singgah Mata Putus Total Selama 5 Tahun, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

Oleh karenanya pemerintah daerah harus mengambil sikap cepat untuk atasi masalah ini dan tidak perlu menunggu terjadinya musibah baru ambil tindakan.

“Kita minta pemerintah turun tangan atasi erosi yang kian mengganas ini dan jembatan tersebut merupakan akses lalu lalang warga dan para mahasiswa menuju kampusnya di Meurandeh dan sebagai akses tercepat menuju dua kampus,” ucap Ustadz Zulkarnain.

Lebih lanjut apabila kondisi ini terus dibiarkan maka abutment jembatan akan terkikis pada bagian bawahnya dan menjadi ancaman serius yang musti dicarikan solusinya secara cepat.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, Muharram MSi, menyatakan terkait erosi yang terjadi pada abutment jembatan Gampong Baro Langsa ini merupakan kewenangan penanganan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Langsa merupakan kewenangannya ada Pemerintah Aceh.

“Terkait erosi yang terjadi di abutment jembatan Gampong Baro ini menjadi skala prioritas karena ini berdampak pada penyelamatan aset berupa jembatan,” terang Muharram.

Baca Juga :  Mayat di Latos Teridentifikasi, Humas RSUD Langsa: Sudah Diambil Pihak Keluarga

Kemudian, dapat diinformasikan bahwa untuk erosi yang terjadi di DAS Krueng Langsa sudah terjadi di beberapa titik sepanjang aliran sungai.

Oleh karenanya, kepada Pemerintah Aceh agar dapat menyikapinya secara cepat dan responsif, karena sejatinya kewenangan ada di Pemerintah Aceh.

“Kami mohon Pemerintah Aceh dapat merespon keluhan warga Langsa yang kuatir atas erosi yang kian membahayakan warga, termasuk tanggul yang berada di Dusun Timbangan, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota, yang mengancam ratusan pemukiman warga,” terang Muharram dengan lirihnya.

Selain itu juga seperti yang terjadi dibelakang Kompi Ban, Gampong Jawa, lalu di Gampong Geudubang Jawa, lantas di Gampong Sukarakyat yang harus juga mendapat perhatian serius serta ada tindakan dari Pemerintah Aceh yang bersifat urgent.

“Inilah sejumlah titik yang alami erosi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Langsa menjadi konsen kita bersama untuk dilakukan pembuatan bronjong,” demikian Muharram.(**)

Berita Terkait

Bangun Kemitraan, KNPI Langsa Kolaborasi dengan PTPN IV Regional VI dan PT CMN Khitan 50 Anak 
Penertiban PKL oleh Satpol PP Kota Langsa Berujung Visum
Tertipkan Bangunan Liar dan Kios PKL, M. Tarmizi : Pelaksanaan Humanis dan Persuasif
Satpol PP Bersih – Bersih, Besok Bangunan Liar Rel KA Ditertibkan
Toko Sparepart Mobil di Langsa Dilalap Sijago Merah
545.452 Batang Rokok Ilegal Rp1,29 Miliar Dimusnahkan Bea Cukai Langsa
Wieke Liyendawari Pimpin DPC PAPPRI Kota Langsa 
Tak Indahkan Teguran, Satpol-PP akan Bongkar Paksa Lapak PKL
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Bangun Kemitraan, KNPI Langsa Kolaborasi dengan PTPN IV Regional VI dan PT CMN Khitan 50 Anak 

Kamis, 16 April 2026 - 00:30 WIB

Penertiban PKL oleh Satpol PP Kota Langsa Berujung Visum

Rabu, 15 April 2026 - 13:46 WIB

Tertipkan Bangunan Liar dan Kios PKL, M. Tarmizi : Pelaksanaan Humanis dan Persuasif

Selasa, 14 April 2026 - 11:15 WIB

Satpol PP Bersih – Bersih, Besok Bangunan Liar Rel KA Ditertibkan

Minggu, 12 April 2026 - 21:17 WIB

Toko Sparepart Mobil di Langsa Dilalap Sijago Merah

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB