Suporter Ricuh, Pertandingan Final Pasi Jambu VS Padang Sikabu Dihentikan Wasit 

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Pertandingan final turnamen sepak bola dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat berlangsung ricuh di lapangan Bola Kaki Pasi Jambu., Sabtu (16/8/2025).

Laga kedua tim Padang Sikabu versus Pasi Jambu, terpaksa dihentikan pada menit-menit akhir babak pertama oleh wasit, setelah kericuhan penonton pecah, dan tim Padang Sikabu menyatakan tidak bersedia melanjutkan pertandingan.

Ketegangan bermula ketika pertandingan berlangsung sengit menjelang turun minum. Sorakan dan teriakan penonton semakin memanas, hingga sejumlah orang menerobos pembatas dan memasuki lapangan.

Suasana menjadi kacau setelah ratusan penonton lainnya ikut masuk. Wasit pun meniup peluit panjang menghentikan laga demi keamanan pemain dan ofisial.

Baca Juga :  Zikir Akbar di Bumi Teuku Umar: Mengenang Syuhada, Merawat Jati Diri Aceh

Panitia bersama aparat keamanan bergerak cepat mengevakuasi pemain ke tepi lapangan, sementara massa terus berdesakan. Namun, kondisi makin rumit ketika tim Padang Sikabu menolak melanjutkan laga. Mereka menilai situasi tidak kondusif dan membahayakan keselamatan pemain.

“Kami tidak bisa melanjutkan pertandingan dalam kondisi seperti ini. Keselamatan pemain harus diutamakan,” tegas perwakilan tim Padang Sikabu usai insiden.

Keputusan itu membuat laga final yang seharusnya menjadi puncak perayaan HUT RI ke-80 di Kaway XVI berakhir antiklimaks. Ribuan warga yang memadati Lapangan Pasi Jambu pun tampak kecewa karena pertandingan idola mereka tak bisa dituntaskan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Sediakan 52 Ekor Hewan untuk Masyarakat

Hingga malam ini, panitia turnamen bersama pihak Muspika Kaway XVI masih melakukan musyawarah untuk menentukan sikap resmi, apakah pertandingan final akan dijadwal ulang, dinyatakan berakhir, atau diputuskan dengan aturan teknis turnamen.

Turnamen sepak bola HUT RI ke-80 di Kaway XVI sejatinya berlangsung meriah sejak awal Agustus, dengan diikuti puluhan tim dari berbagai gampong. Partai final yang mempertemukan Padang Sikabu melawan lawannya ini diharapkan menjadi ajang penutup yang spektakuler.

Namun, insiden kericuhan penonton serta keputusan tim Padang Sikabu untuk mundur dari pertandingan justru mencoreng kemeriahan perayaan kemerdekaan.(**)

Berita Terkait

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut
Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit
Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta
Open Turnamen Mawar Cup 1 Segera Hadir, Total Hadiah Rp75 Juta
Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit
Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa
Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta
Respon Cepat Satlantas Aceh Barat Atasi Tumpahan Minyak di Simpang Pelor
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16 WIB

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut

Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit

Rabu, 15 April 2026 - 21:13 WIB

Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta

Jumat, 10 April 2026 - 18:56 WIB

Open Turnamen Mawar Cup 1 Segera Hadir, Total Hadiah Rp75 Juta

Kamis, 9 April 2026 - 12:13 WIB

Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB