Suka Cita Menyambut Hari Raya 

- Jurnalis

Minggu, 30 Maret 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan rombongan Pawai Takbir di Kota Langsa

Pelepasan rombongan Pawai Takbir di Kota Langsa

Usai magrib, Takbir berkumandang. membahana dengan pengeras suara. Di Masjid, Surau, Musholla, bahkan pawai Takbiran mengunakan kendaraan.

Beduk di tabuh bak irama kemenangan. Teriakan “Allah Hu Akbar, Allah hu Akbar, Walillah Ilham” oleh orang – orang di dalam mobil dengan lantang.

Puluhan kendaraan mengintari kota,, pawai bersuka cita, karena puasa yang telah usai diakhiri dengan Hari Raya. Ribuan masyarakat ikut gembira, berjejer pinggir jalan tonton takbiran.

Dalam kerumunan itu, seorang ibu tua dengan tiga anaknya larut bahagia menyaksikan pawai. Ia mengenakan pakaian lusuh demikian juga dengan anaknya.

Ceria mereka seakan menutupi duka di hari raya. Mereka tertawa lepas melambaikan tangan kearah mobil yang beriringan seraya ikut melafalkan takbir.

Baca Juga :  Pelajar Langsa Lolos Ajang FLS3N Nasional, Begini Kata Plt Kadis Dikbud

Melihat keadaan itu, awak media Atjehterkini.id menjadi sedikit curiga dan lansung bertanya. “Dari mana buk,” tanya ku. Ibu itu langsung menjawab, “dekat – dekat sini aja, ikut nonton takbiran,” ujarnya.

“Oh ya,” jawabku. Dari sorot matanya, saat berbicara dengan ku, wajah duka yang tak mampu disembunyikan di balik hijabnya yang kumal.

Ia tampak murung, gesturnya memperlihatkan seluruh kesedihannya. Ada sesuatu yang di sembunyikan dari sorot matanya yang binar. “Mungkin tak ada apapun untuk lebaran,” hati ku membatin.

“Mak, adek belikan kembang api ya,” tiba – tiba anaknya yang bontot bicara. Ibu itu langsung menghela, “Tapi tadi janji ngak minta apa – apa, hanya nonton pawai saja,” kata ibu itu.

Baca Juga :  Guru dan Pelajar SMA/SMK Apresiasi Giat Literasi Digital Ramadhan 1446 H PWI Langsa 

Tanpa lama, tiba – tiba ibu itu beranjak dari keramaian dan hilang di kerumunan. Mirisnya, ibu itu tak mau menyebutkan identitas dan tempat asalnya.

Sekilas terlihat dan sedikit menyimpulkan. Ibu tiga anak itu menyambut idul Fitri 1446 Hijriah ini dengan tatapan hampa namun penuh sukacita. Jangankan baju baru untuk anaknya, makanan enak serta lainnya, mungkin juga tak ada.

Namun, ia dan anaknya terlihat tetap bahagia dengan berlapang dada. Mirisnya,,, Ya Allah,,,,nasib salah seorang hambamu itu.(**)

Berita Terkait

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 
Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA
Rumah Kontruksi Kayu Ludes Terbakar di Langsa
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:39 WIB

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 10:31 WIB

Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 16:26 WIB

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 11:35 WIB

BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 

Berita Terbaru