Pasca Banjir, Krisis Air Bersih Melanda Warga Langsa

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Selain BBM, krisis air bersih pasca banjir masih melanda sebagian warga Kota Langsa. Puluhan mobil tangki air, betor pengangkut air jerigen dan sejumlah mobil dengan tandon besar mengisi air di depot pengisian air Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Kamis (4/12/2025).

“Saat ini saya sangat kewalahan melayani masyarakat untuk mendapatkan air bersih, harganya juga bisa beragam dikarenakan BBM susah didapat,” ujar Fendi salah seorang sopir tangki air.

Baca Juga :  Jelang Akhir Ramadhan 1446 H, DPD KNPI Langsa Eksis Safari Ramadan

Menurutnya, untuk satu tangki ukuran 5 ton air harga mulai dari 500 ribu hingga 700 ribu, tergantung rute tempat tujuan.

“Banyak yang minta saya tak sempat, apabila BBM ada, malam pun saya antar, tapi itulah kendalanya,” jelas Fendi lagi.

Hal senada juga dikatakan Rahmad. Meski mengangkut air jerigen mengunakan betor, ia sangat kewalahan melayani pelanggan.

Baca Juga :  Siswa MIN 2 Langsa Juara II Dunia Sempoa di Malaysia

“Saya melayani yang dekat aja bang, rute jauh belum sempat apalagi BBM sangat terbatas saya dapatkan,” ujar Rahmad.

Rahmad menyebut 10 ribu untuk satu jerigen air di jual. Per hari ia dapat 10 hingga 12 trip, bolak balik menyuplai air kepada masyarakat.

Pantauan, puluhan hingga ratusan kendaraan baik roda tiga dan empat memenuhi depot pengisian air bersih. Mereka silih berganti mendapatkan air.(**)

Berita Terkait

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat
Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 
Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak
17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak
BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 
Korban Kebakaran dapat Bantuan Masa Panik dari Pemko Langsa 
Sarat Kepentingan, Prof. Muzakkir Samidan Prang : Pemerintah Aceh Harus Mengawal Ketat Revisi UUPA
Rumah Kontruksi Kayu Ludes Terbakar di Langsa
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:39 WIB

Bantuan Banjir Kehadiran Nyata Pemerintah yang Dirasakan Langsung oleh Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 - 10:31 WIB

Peran Ulama di Pemerintahan Diharapkan Cairkan Keadaan 

Sabtu, 25 April 2026 - 00:18 WIB

Mengaku tak Mampu Kembalikan Uang Bantuan Banjir, Warga : Terpakai Perbaiki Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 16:26 WIB

17 Warga Tinggal di Lahan PT. KAI Diminta Kembalikan Dana Bantuan Rumah Rusak

Jumat, 24 April 2026 - 11:35 WIB

BPS Kota Langsa Sosialisasikan EPSS 2026 dan Sensus Ekonomi 

Berita Terbaru