Meugang di Posko Banjir, Mahasiswa STIK Perkuat Solidaritas Warga Peusangan

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | Atjeh Terkini.id – Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi Meugang kembali menjadi momen berbagi bagi masyarakat Aceh. Namun di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Meugang tahun ini terasa berbeda.

Perayaan yang biasanya berlangsung di rumah-rumah warga, kali ini digelar di Posko Pengungsian Desa Pantee Lhong, Selasa (17/2/2026).

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83/WPS Sindikat XII memilih menghadirkan tradisi tersebut langsung di tengah warga terdampak banjir melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Dianmas).

Dua ekor sapi disumbangkan dan dipotong bersama warga secara gotong royong. Prosesnya berlangsung sederhana namun penuh kebersamaan. Daging yang telah dipotong kemudian dimasak dan disantap bersama sekitar 100 warga pengungsi serta masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Personel Ikuti Latihan Dalmas

Tidak hanya itu, sebagian daging turut dibagikan kepada kurang lebih 250 warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Peusangan agar manfaat Meugang dapat dirasakan lebih luas.

Sejak pagi, mahasiswa STIK terlihat aktif membantu mulai dari proses pemotongan, pengemasan, hingga pendistribusian daging. Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan warga menciptakan suasana hangat di tengah kondisi yang masih dalam tahap pemulihan.

Perwakilan Mahasiswa STIK Angkatan ke-83 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus pembelajaran langsung bagi mahasiswa.

“Kami ingin Meugang tahun ini tetap dirasakan saudara-saudara kita yang sedang diuji musibah. Kehadiran kami di sini adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai calon perwira Polri untuk selalu dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lulusan SMKN Peusangan Dipersiapkan dan Ditampung Pada Dunia Usaha 

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat mengapresiasi langkah mahasiswa STIK yang memilih berbagi langsung di lokasi pengungsian.

“Ini bukan hanya soal bantuan daging, tetapi soal perhatian. Warga merasa diperhatikan dan tidak sendiri menghadapi situasi ini,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa STIK Angkatan ke-83 menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan dan budaya lokal tetap dapat berjalan beriringan. Di tengah situasi pascabanjir, Meugang menjadi penguat semangat sekaligus pengingat bahwa solidaritas adalah kekuatan utama masyarakat Aceh.(Mega)

Berita Terkait

Polres Aceh Tengah Kembali Gelar “Jum’at Berbagi”, Bagikan Makanan dan Bubur Kacang Hijau untuk Warga
POMDAM Iskandar Muda Gelar Jumat Berkah
Terus Asah Kemampuan, Polres Aceh Tengah Intensifkan Latihan Pengendalian Massa
Waspada Cuaca Ekstrem El Nino, Ini Imbauan Kapolres Lhokseumawe
Tahti Polda Aceh Gelar Supervisi SOP Penanganan Bencana di Polres Aceh Utara
Satlantas Polres Aceh Utara Gelar Penyuluhan Tertib Lalulintas di Disdukcapil
Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Personel Ikuti Latihan Dalmas
Polres Lhokseumawe Bongkar Peredaran Rokok Ilegal Tanpa Cukai dan Peringatan Kesehatan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:45 WIB

POMDAM Iskandar Muda Gelar Jumat Berkah

Kamis, 16 April 2026 - 17:35 WIB

Terus Asah Kemampuan, Polres Aceh Tengah Intensifkan Latihan Pengendalian Massa

Kamis, 16 April 2026 - 14:33 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem El Nino, Ini Imbauan Kapolres Lhokseumawe

Rabu, 15 April 2026 - 22:35 WIB

Tahti Polda Aceh Gelar Supervisi SOP Penanganan Bencana di Polres Aceh Utara

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16 WIB

Satlantas Polres Aceh Utara Gelar Penyuluhan Tertib Lalulintas di Disdukcapil

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB