AKBP Nanang Indra Bhakti : Pemeriksaan Senpi Anggota, Pastikan Penggunaan Sesuai Prosedur

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Aceh Utara memimpin kegiatan pemeriksaan senpi personilnya

Kapolres Aceh Utara memimpin kegiatan pemeriksaan senpi personilnya

Aceh Utara |Atjeh Terkini.id – Polres Aceh Utara menggelar pemeriksaan senjata api (senpi) dinas dan amunisi yang digunakan personel. Pemeriksaan senpi tersebut dipimpin langsung Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K, Senin (23/12/2024) di halaman Mapolres setempat.

Pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk memastikan penggunaan senpi oleh anggota kepolisian sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Sebanyak 67 personel, terdiri dari Perwira dan Bintara pengguna senjata api genggam, menjalani pemeriksaan ini. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 23 unit senpi dinyatakan harus ditarik dan digudangkan.

Baca Juga :  Lima Rumah dan Satu Balai Pengajian Rusak Diterjang Puting Beliung

Kasi Humas Polres Aceh Utara, Iptu Bambang, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut meliputi dua aspek utama, yaitu kelengkapan administrasi dan pemeriksaan fisik

“Kelengkapan administrasi yang diperiksa meliputi kartu psikologi dan kartu izin penggunaan senjata api. Sementara itu, pemeriksaan fisik mencakup jumlah amunisi serta kebersihan senjata api,” ujar Iptu Bambang.

Pemeriksaan ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polres Aceh Utara, tetapi juga di seluruh jajaran Polda hingga ke tingkat Polsek di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan senjata api oleh anggota kepolisian serta memastikan keamanan dalam penggunaannya.

Baca Juga :  Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan HKN Ke-61 Tahun 2025

Terkait 23 senjata api yang ditarik dan digudangkan, Iptu Bambang menjelaskan bahwa 18 di antaranya merupakan senjata yang sebelumnya digunakan oleh staf yang tidak bertugas dalam kondisi dengan risiko tinggi. Sementara itu, lima unit lainnya ditarik karena terdapat permasalahan terkait kelengkapan administrasi.

“Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi penyalahgunaan senjata api oleh anggota kepolisian, serta untuk memastikan keamanan dalam penggunaan senjata api oleh personel,” tegas Iptu Bambang. (H.Yos)

Berita Terkait

Ketua Bhayangkari Aceh Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir Melalui Pelabuhan Malahayati
2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM
Polda Aceh Kerahkan Personel Bantu Warga Korban Banjir
Kapolda Sebut Aceh Harus Jadi Daerah Aman dan Nyaman Bagi Semua Orang
Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat dan Tertib Berlalu Lintas
Kapolda Aceh Hadiri Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob
Polda Aceh dan Komnas Perempuan Perkuat Sinergi Tangani Kasus Kekerasan
Warga Terharu, Polres Aceh Barat Serahkan Kembali Motor Hasil Ungkap Kasus Curanmor
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:52 WIB

Ketua Bhayangkari Aceh Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir Melalui Pelabuhan Malahayati

Minggu, 30 November 2025 - 02:21 WIB

2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan Mabes Polri untuk Aceh Tiba di Bandara SIM

Jumat, 28 November 2025 - 11:02 WIB

Polda Aceh Kerahkan Personel Bantu Warga Korban Banjir

Kamis, 20 November 2025 - 19:57 WIB

Kapolda Sebut Aceh Harus Jadi Daerah Aman dan Nyaman Bagi Semua Orang

Senin, 17 November 2025 - 14:52 WIB

Operasi Zebra Seulawah 2025 Dimulai, Pengendara Diimbau Lengkapi Surat dan Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru

Uncategorized

Kotak Donasi PWI Aceh Berawal dari Rp10.000 Berkah 

Sabtu, 6 Des 2025 - 23:04 WIB

Kota Banda Aceh

PWI Aceh Terima Beras Bantuan 0.6 Ton dari BPR Bank Hikmah Wakilah

Sabtu, 6 Des 2025 - 14:48 WIB