Penanganan dan Pencegahan, Kecamatan Jangka Gelar Rembuk Sunting

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jangka | Atjeh Terkini.id – Percepatan penurunan stunting Pemerintah Kecamatan Jangka menggelar Rembuk Stunting tahap pertama Tahun 2025.

Giat itu dengan tema “Melalui Konvergensi pencegahan Stunting kita wujudkan Sumberdaya manusia yang unggul” di Aula Kantor Camat Setempat pada Kamis (06/02/2025).

Pertemuan Rembuk Stunting Kecamatan dihadiri langsung oleh Kadis DPMG-PKB Bireuen H.Mukhtar Abda MSi, Muspika Jangka, Camat Alfian S.Sos.

Kapolsek Iptu Saifannur, Danramil 07 diwakili Oleh Babinsa Serka Irwanto, Kepala Puskesmas Jangka Mursal SKM, para kader kesehatan desa, KUA Setempat, Para Keuchik se Kecamatan Jangka dan Pendamping Desa setempat.

Camat Jangka Alfian S.Sos., sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Jangka membuka musyawarah rembuk dan mengajak kepada peserta untuk sama-sama terlibat dalam penanganan stunting harus diupayakan terintegrasi dari kecamatan sesuai dengan tugas dan fungsi kewenangan masing-masing.

Camat Alfian melaporkan di kecamatan jangka ada 5 Desa Lokus Stunting yaitu Desa Alue Bayue Utang, Lamkuta, Barat Lanyan, Alue Bie Pusong dan Pulo Seuna.

Baca Juga :  Demi Bangun Rumah Duafa, Bupati dan Wabup Tolak Beli Mobil Dinas

“Saya berharap kepada semua para keuchik terutama desa Lokus Stunting untuk memperhatikan terhadap upaya dalam penanganan dan pencegahan, perhatikan Gizi dan juga kesehatan lingkungan dan pastikan jamban sehat,” harap Camat Alfian.

Kepala Puskesmas Jangka Mursal SKM dalam paparannya menyebutkan, penanganan penurunan Stunting harus dilakukan secara holistik dan integratif antara institusi kesehatan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Keluarga Berencana (KB) penanggung jawab pelayanan dengan sektor/lembaga non pemerintah dan masyarakat.

Stunting merupakan ancaman bagi generasi mendatang yang dapat terjadi akibat kekurangan gizi. Oleh karena itu, pencegahan stunting harus dimulai dengan memperhatikan kesehatan anak perempuan sejak usia dini sebelum mereka memasuki masa kehamilan yang terus harus dipantau.

Kemudian untuk balita pastikan PMT penyuluhan PMT Pemulihan dapat sama-sama kita tingkatkan kerjasama Puskesmas dan kader desa serta harap kapus “Pastikan Asi eklusif Ibu hamil dan menjaga kesehatan lingkungan”

Baca Juga :  Pasangan Mu'Min Kembali Sapu Bersih Debat Publik ke-2 di Bireuen

Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Jangka Rahmad S.Hi dalam paparan materinya juga menyebutkan rembuk stunting tahap pertama Tahun 2025 ini penting untuk dapat di usulkan usulan-usulan dalam APBG 2025 “RPJM wajib disesuaikan dengan Asta cita Presiden Prabowo Subianto terkait imunisasi lengkap dan juga terhadap ketahanan pangan.

Closing statemen Kadis DPMG-PKB Bireuen Mukhtar Abda MSi Pastikan Penyuluhan yang baik dalam kesempatan itu Kadis mengingatkan kembali betapa pentingnya kerja kolaborasi (collaborative working) dalam percepatan penurunan stunting.

Dikatakan, sehubungan dengan kewajiban Kabupaten Bireuen sebagai lokasi fokus dalam penurunan stunting untuk melakukan pemenuhan 8 aksi konvergensi penurunan stunting.

“Mari  bersama-sama bekerja dan bekerja sama sesuai dengan tugas pokok, fungsi serta kewenangan yang melekat pada kita,” ajaknya.

Disebutkan dengan adanya TPPS kecamatan menjadi wadah dan forum dalam percepatan penurunan stunting yang bertugas mengoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting di Kecamatan.(UmarAPandrah)

Berita Terkait

PGRI Aceh Lantik Sadriah Sebagai Bunda Serta Pengurus LBK-PGRI Bireuen
Dandim 0111/Bireuen Serahkan Jembatan Bailey Kehidupan Warga Jangka Mesjid 
Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh
Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan
BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen
TIM Relawan MDMC Pusat Kobolarasi Dengan MDMC Bireuen Laksana Misi Kemanusia di Aceh
Hakka Aceh Bantu Dua Unit Excavator Perbaikan Jalan Simpang Gampong Mulia
Dua Unit Rumah di Lahap Si Jago Merah Dipeusangan, Kerugian Mencapai Ratusan Juta
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 01:32 WIB

PGRI Aceh Lantik Sadriah Sebagai Bunda Serta Pengurus LBK-PGRI Bireuen

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:59 WIB

Dandim 0111/Bireuen Serahkan Jembatan Bailey Kehidupan Warga Jangka Mesjid 

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIB

Paska Banjir dan Lonsor Aceh, Gampong Simpang Mulia Belum Tersentuh Perhatian Pemerintah Aceh

Senin, 26 Januari 2026 - 22:42 WIB

Bupati Bireuen H.Mukhlis Janji Bangun Rumah Untuk Korban Kebakaran Peusangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:51 WIB

BAZNAS Mimika Papua Tengah Salurkan Bantuan 180 Paket Sembako 4 Kecamatan di Bireuen

Berita Terbaru