BAKTI Komdigi Aceh Utara Gelar Kompetisi Konten Digital Hidden Gen Pariwisata 2025

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Utara Halidi, S.Sos., MM

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Utara Halidi, S.Sos., MM

Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (BAKTI Komdigi) menggelar Kompetisi Konten Digital Hidden Gem Pariwisata 2025, Selasa (16/9/2025).

Ajang ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mempromosikan potensi wisata tersembunyi (hidden gem) melalui karya kreatif konten digital dalam bentuk video, foto dan karya tulis wisata.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Utara Halidi, S.Sos., MM menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi ini. Dia mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian menjadi peserta pada ajang kompetisi ini, yakni dengan membuat konten digital tentang pariwisata.

Kompetisi ini mengangkat tema “Digitalisasi Destinasi Tersembunyi melalui Infrastruktur BAKTI” dengan tagline “Internet Sampai, Cerita Tersiar”. Lomba ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan infrastruktur digital BAKTI, seperti BTS 4G, akses internet, dan WiFi publik, dalam memperkenalkan keindahan destinasi lokal, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Lomba video BAKTI Komdigi bukan hanya wadah kreativitas, tetapi juga peluang emas bagi masyarakat daerah, termasuk Aceh Utara, untuk mengenalkan wisata tersembunyi yang dimiliki. “Dengan dukungan infrastruktur digital, potensi pariwisata lokal bisa lebih dikenal luas dan memberi dampak nyata bagi ekonomi masyarakat,” kata Halidi.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Tinjau Latihan Menembak Senjata Berat

Berikut ini syarat dan ketentuan umum kompetisi. Disebutkan kompetisi ini terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan syarat berikut :

• Peserta adalah WNI (termasuk yang berdomisili di luar negeri).

• Boleh mengikuti secara individu, kelompok, atau komunitas.

• Karya harus orisinal, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan lomba lain.

• Konten tidak boleh mengandung unsur SARA, pornografi, atau melanggar hukum.

• Satu peserta hanya dapat mengikuti satu kategori lomba.

Kategori Lomba Video :

– Gotong Royong kolaborasi peserta dari luar daerah objek wisata bersama komunitas lokal.

– Bhinneka Tunggal Ika – mengangkat keberagaman wisata dalam satu provinsi.

– Merah Putih peserta berasal dari kabupaten/kota lokasi wisata.

Spesifikasi Karya Video

• Satu peserta hanya boleh mengirim 1 karya video

• Durasi: 1–5 menit.

• Editing modern diperbolehkan (efek & filter)

• Musik harus bebas royalti atau karya sendiri.

• Tidak boleh menampilkan produk/jasa/brand di luar BAKTI Komdigi.

Baca Juga :  Bupati Ayah WA Dampingi Gubernur Aceh Buka Even Aceh Perkusi 2025

• Tidak diperbolehkan menggunakan Artificial Intelligence (AI).

• Pengunggahan karya melalui situs resmi: https://hiddengem.baktikominfo.id.

Periode Pelaksanaan

• Pendaftaran & Pengumpulan Karya: 26 Agustus – 30 September 2025

• Seleksi & Penjurian: 1 Oktober – 27 November 2025

• Pengumuman Pemenang: 28 November 2025

Karya video terbaik akan ditampilkan di media sosial BAKTI Komdigi dan mitra media lainnya, sehingga dapat menjangkau khalayak luas.

Selain lomba video, BAKTI Komdigi juga mengadakan lomba foto dan inovasi digital (karya tulis). Seluruh informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi: https://hiddengem.baktikominfo.id

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Utara Halidi, S.Sos., MM mengajak para konten kreator dan masyarakat Aceh Utara ikut menjadi peserta dalam lomba ini. “Banyak objek wisata di Aceh Utara yang menyimpan potensi tersembunyi, belum banyak dieksplor dan jarang terekspos ke publik. Saya yakin, ini sangat menarik untuk dijadikan konten. Inilah kesempatan kita bersama untuk memperkenalkannya ke tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap Halidi. (H.Yos)

Berita Terkait

Selamatkan Bayi saat Banjir, Bidan Suryani dapat Penghargaan dari Ketum Posyandu Pusat
Polres Aceh Utara Kerahkan Seratusan Personel, Amankan Kunjungan Ketua Umum TP Posyandu Pusat
Finalis Duta Wisata Resmi Diumumkan, Berikut Nama 10 Pasangan Agam-Inong
Dinas Sosial Aceh Utara Salurkan Bantuan Darurat di Syamtalira Bayu
Dukung Pendidikan Anak Yatim, Geuchik Ulee Gle Dampingi Masuk Pesantren Gratis
513 JCH Aceh Utara Resmi Dilepas, Wabup Titip Doa Keselamatan
Gempar, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Aliran Sungai Ara Kundo
Jelang UM dan TKA 2026, Kemenag Aceh Utara Gelar Sosialisasi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:17 WIB

Selamatkan Bayi saat Banjir, Bidan Suryani dapat Penghargaan dari Ketum Posyandu Pusat

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:05 WIB

Polres Aceh Utara Kerahkan Seratusan Personel, Amankan Kunjungan Ketua Umum TP Posyandu Pusat

Selasa, 28 April 2026 - 17:54 WIB

Finalis Duta Wisata Resmi Diumumkan, Berikut Nama 10 Pasangan Agam-Inong

Senin, 27 April 2026 - 11:52 WIB

Dinas Sosial Aceh Utara Salurkan Bantuan Darurat di Syamtalira Bayu

Minggu, 26 April 2026 - 21:50 WIB

Dukung Pendidikan Anak Yatim, Geuchik Ulee Gle Dampingi Masuk Pesantren Gratis

Berita Terbaru