Refleksi Tahun Perdana Kepemimpinan MANIS

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapaktuan | Atjeh  Terkini.id – Menjelang satu tahun kepemimpinan pasangan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, berbagai pihak mulai memberikan catatan, evaluasi, serta harapan terhadap jalannya roda pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan.

Pasangan yang dikenal dengan sebutan MANIS tersebut dilantik secara resmi oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Selatan pada Senin, 17 Februari 2025, untuk masa jabatan 2025–2030.

H. Bachtiar AR atau yang akrab dipanggil Abu Saka dimana sebagai salah seorang tokoh masyarakat Aceh Selatan yg pernah sukses memimpin Tim SAKA Pilkada Bupati Aceh Selatan 2013-2018 mengantar pasangan Haji Teuku Sama Indra SH bersama Kamarsyah, S.Sos, MM sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2013-2018, bahwa beliau menilai tahun pertama kepemimpinan MANIS merupakan fase konsolidasi yang sangat menentukan arah pembangunan daerah ke depan.

“Satu tahun pertama ini adalah masa penyesuaian dan peletakan fondasi. Tidak adil jika seluruh capaian diukur hanya dari hasil fisik semata, karena banyak proses internal yang harus dibenahi terlebih dahulu,” ujar Abu Saka, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan MANIS mengusung visi “Aceh Selatan yang Maju, Produktif, dan Madani”, yang dijabarkan melalui sejumlah misi strategis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi rakyat, perbaikan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur berkeadilan, hingga penguatan kehidupan sosial dan keagamaan.

Baca Juga :  Aktivitas PT PSU dan KSU Tiega Manggis di Hentikan Sementara, Ada Apa?

Menurut Abu Saka, beberapa program dalam visi dan misi tersebut sudah mulai berjalan, khususnya pada aspek penataan birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perhatian terhadap sektor sosial dan keagamaan.

“Kita melihat adanya upaya penataan pemerintahan dan dorongan agar pelayanan publik lebih terbuka dan melayani. Sektor UMKM, petani, dan nelayan juga mulai mendapat perhatian, walaupun masih membutuhkan penguatan lebih lanjut,” katanya.

Namun demikian, H. Bachtiar AR juga mengakui masih terdapat sejumlah program yang belum berjalan secara optimal. Di antaranya adalah percepatan pembangunan infrastruktur strategis, optimalisasi pendapatan asli daerah, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia menilai, kondisi tersebut tidak terlepas dari berbagai kendala yang dihadapi pemerintah kabupaten pada tahun pertama kepemimpinan.

“Ada beberapa faktor penyebab, mulai dari keterbatasan fiskal daerah, masa transisi pemerintahan, hingga beban persoalan lama yang tidak bisa diselesaikan secara instan. Selain itu, konsolidasi internal birokrasi juga masih terus berjalan,” jelas Abu Saka.

Baca Juga :  Dorong Pembangunan Kantor, Baital Mukadis Teken MoU dengan Kanwil Dirjen Aceh

Lebih lanjut, Abu Saka menekankan pentingnya langkah-langkah strategis ke depan agar harapan masyarakat Aceh Selatan dapat terwujud dengan baik. Ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat perencanaan berbasis prioritas, meningkatkan inovasi di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dengan unsur Forkopimda dan stakeholder lainnya di daerah ini yang tentunya juga dengan pihak swasta.

Selain itu, komunikasi publik yang terbuka dan evaluasi kinerja secara berkala dinilai sangat penting agar masyarakat memahami arah dan tantangan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Abu Saka juga menegaskan bahwa kesolidan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menjadi kunci utama keberhasilan kepemimpinan MANIS.

“Kesolidan dan kekompakan seluruh jajaran pemerintah daerah sangat dibutuhkan. Jika semua bergerak dalam satu visi dan satu irama, maka target kinerja yang telah ditetapkan akan lebih mudah dicapai,” tegasnya.

Ia berharap, memasuki tahun kedua kepemimpinan, pasangan MANIS dapat melakukan akselerasi pembangunan dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

“Masyarakat tentu berharap Aceh Selatan benar-benar bergerak menuju daerah yang maju, produktif, dan madani. Dengan kepemimpinan yang kuat dan birokrasi yang solid, harapan itu sangat mungkin untuk diwujudkan,” tutup H. Bachtiar AR.(Khairul Miza)

Berita Terkait

Jalan Lintas Nasional Berlubang di Pegunungan Lhok Rukam – Batu Itam, Intai Korban Pelalu Lintas 
Edi Saputra asal Kluet Raya, Siap Ukir Mimpi di Panggung Dangdut Nasional
Upaya Ketahan Pangan Kabid SDA Sebutkan Irigasi Gunung Pudung Lakukan Normalisasi secara Bertahap
H. Mirwan Apresiasi Target DP3AKB Wujudkan Aceh Selatan Layak Anak
Disdukcapil Imbau Warga Aceh Selatan Rekam KTP-el untuk Kelancaran Penerbitan KK
H. Baital Mukaddis Buka Forum RKPD Aceh Selatan Tahun 2027, Tekankan Sinergi dan Prioritas Pembangunan
Samsul Akmal, Kaum Dhuafa yang Tinggal dalam Gubuk Kayu di Kunjungi Bupati Aceh Selatan
H. Mirwan Harapkan AMDK BUMG Desa Madat dapat Dorong Kemandirian Ekonomi Gampong
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:31 WIB

Jalan Lintas Nasional Berlubang di Pegunungan Lhok Rukam – Batu Itam, Intai Korban Pelalu Lintas 

Senin, 13 April 2026 - 14:10 WIB

Edi Saputra asal Kluet Raya, Siap Ukir Mimpi di Panggung Dangdut Nasional

Minggu, 12 April 2026 - 19:53 WIB

Upaya Ketahan Pangan Kabid SDA Sebutkan Irigasi Gunung Pudung Lakukan Normalisasi secara Bertahap

Jumat, 10 April 2026 - 16:41 WIB

H. Mirwan Apresiasi Target DP3AKB Wujudkan Aceh Selatan Layak Anak

Rabu, 8 April 2026 - 18:27 WIB

Disdukcapil Imbau Warga Aceh Selatan Rekam KTP-el untuk Kelancaran Penerbitan KK

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB