Bantuan Rumah Rusak Rp4,09 Miliar Disalurkan, Bupati Tagore : Jangan Ada Potongan!

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redelong | Atjeh  Terkini.id – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan stimulan tahap I untuk perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah. Sebanyak 194 kepala keluarga (KK) tercatat menerima bantuan tersebut, Jumat (13/2/2026).

Ratusan penerima bantuan itu terdiri dari 115 KK korban rumah rusak ringan (RR) dan 79 KK korban rumah rusak sedang (RS) yang tersebar di 10 kecamatan.

Rincian penerima bantuan per kecamatan yakni Kecamatan Bukit (12 RR, 3 RS), Wih Pesam (10 RR, 8 RS), Bandar (1 RR, 1 RS), Mesidah (20 RR, 13 RS), Syiah Utama (0 RR, 3 RS), Bener Kelipah (2 RR, 2 RS), Permata (12 RR, 21 RS), Timang Gajah (49 RR, 21 RS), Gajah Putih (2 RR, 0 RS), serta Pintu Rime Gayo (7 RR, 7 RS).

Baca Juga :  Dosen Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh Serah TOGA ke Reje Timang Gajah 2

Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp15 juta untuk setiap rumah rusak ringan dan Rp30 juta bagi rumah rusak sedang. Total anggaran yang diterima Kabupaten Bener Meriah mencapai Rp4,09 miliar, dengan rincian Rp1,72 miliar untuk rumah rusak ringan dan Rp2,37 miliar untuk rumah rusak sedang.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tagore Abubakar bersama Wakil Bupati Armia di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah.

Dalam sambutannya, Bupati Tagore menegaskan agar bantuan tersebut disalurkan secara transparan dan tanpa potongan dalam bentuk apa pun.

“Ini hak masyarakat yang terdampak bencana. Tidak boleh ada pemotongan dan tidak boleh ada permainan. Jika ditemukan praktik korupsi, segera laporkan. Pemerintah akan menindak tegas,” ujar Tagore.

Baca Juga :  PKAB ke - 437 2025 Ditutup, Bupati Tarmizi: Aceh Barat Harus Maju Tanpa Kehilangan Jati Diri

Ia juga meminta pihak Bank Syariah Indonesia (BSI) selaku penyalur dana agar tidak mempersulit proses pencairan, sehingga bantuan dapat segera dimanfaatkan warga untuk memperbaiki rumah mereka.

Selain itu, Bupati Tagore mengingatkan para penerima agar menggunakan dana stimulan sesuai peruntukannya. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian negara kepada masyarakat yang sedang berjuang bangkit pascabencana.

Terkait warga terdampak yang belum menerima bantuan, Tagore memastikan proses pendataan masih terus dibenahi. Warga yang belum terakomodasi pada tahap pertama akan diusulkan kembali untuk menerima bantuan pada tahap II.

“Tidak ada yang kami abaikan. Data terus diperbaiki agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.(Nisa)

Berita Terkait

GMNI Bantah Tundingan Bahasa Tidak Pantas, P2GC Jangan “Beralibi” Terkait Kenaikan Harga Material Galian C
Ketua GMNI Bener Meriah Kecamkan P2GC Atas Kenaikan Harga Galian C Tidak Wajar
Status Burni Telong Meningkat, Warga Mulai Mengungsi 
LSM Pukes Minta Pusat Ambil Kebijakan Darurat Bencana di Aceh
Wali Nanggroe Salurkan Bantuan ke Wilayah Tengah
Kapolda Aceh Letakkan Batu Pertama Pembangunan Joging Track Metuah di Polres Bener Meriah
GMNI Geram: HET Pupuk Bersubsidi di Bener Meriah Diduga Kangkangi Permentan No.49/2020
PAD Kopi Bener Meriah: Gelap dan Misterius, GMNI Pertanyakan Transparansi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:12 WIB

Bantuan Rumah Rusak Rp4,09 Miliar Disalurkan, Bupati Tagore : Jangan Ada Potongan!

Rabu, 7 Januari 2026 - 23:37 WIB

GMNI Bantah Tundingan Bahasa Tidak Pantas, P2GC Jangan “Beralibi” Terkait Kenaikan Harga Material Galian C

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:08 WIB

Ketua GMNI Bener Meriah Kecamkan P2GC Atas Kenaikan Harga Galian C Tidak Wajar

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:41 WIB

Status Burni Telong Meningkat, Warga Mulai Mengungsi 

Sabtu, 13 Desember 2025 - 02:43 WIB

LSM Pukes Minta Pusat Ambil Kebijakan Darurat Bencana di Aceh

Berita Terbaru

Aceh Barat

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Sabtu, 14 Feb 2026 - 14:07 WIB