Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Desa di Aceh Barat

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh| AtjehTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) mulai mensosialisasikan Program Koperasi Merah Putih di Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa (20/5/2025). Program ini menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi modern.

Acara yang berlangsung di aula Kantor Camat Pante Ceureumen ini dihadiri langsung oleh Kepala Disperindagkop Khairuzzadi, Koordinator Tenaga Pendamping Desa Kabupaten Aceh Barat Maulizan, serta Camat Pante Ceureumen Zulkanaini. Jajaran Muspika turut hadir, termasuk Kapolsek, Danramil, imum mukim, tokoh masyarakat, seluruh pendamping desa, serta para geuchik dari seluruh gampong dalam wilayah kecamatan.

Dalam pemaparannya, Khairuzzadi menekankan bahwa koperasi bukan sekadar tempat simpan pinjam, melainkan lembaga ekonomi strategis yang mampu mengangkat potensi lokal dan memperkuat struktur ekonomi masyarakat desa secara menyeluruh.

Baca Juga :  Gema Zikir Maulid Menggetarkan Gampong Canggai, Warga Tumpah Ruah Sambut Peringatan Nabi

“Koperasi Merah Putih kita dorong sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Ini bukan program simbolik, tapi kerja nyata untuk membangun kekuatan ekonomi dari akar rumput,” tegas Khairuzzadi.

Maulizan, selaku koordinator pendamping desa, menambahkan bahwa koperasi yang dikembangkan akan fokus pada potensi unggulan lokal dan penguatan usaha mikro desa yang berkelanjutan. Menurutnya, pendamping desa akan memainkan peran kunci dalam memastikan koperasi tidak hanya terbentuk, tapi juga berjalan efektif.

Camat Pante Ceureumen, Zulkanaini, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program ini. Ia menilai kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai peluang konkret bagi masyarakat untuk membangun solidaritas ekonomi yang sehat dan produktif. “Kami siap mengawal jalannya koperasi ini hingga ke tingkat gampong,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggaran MTQ Rp1,5 M Terbuka untuk Umum, Kadis Syariat Islam: Silakan Cek ke Kantor

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan. Para geuchik dan pendamping desa menunjukkan komitmen untuk segera mensosialisasikan hasil pertemuan ke tingkat desa. Sejumlah tokoh masyarakat juga menyatakan dukungan, seraya menekankan pentingnya transparansi dan partisipasi dalam pengelolaan koperasi nantinya.

Sosialisasi ini menjadi momen penting yang menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam membangun sistem ekonomi desa yang berbasis kolaborasi, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal.

Berita Terkait

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit
Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta
Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit
Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa
Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta
Respon Cepat Satlantas Aceh Barat Atasi Tumpahan Minyak di Simpang Pelor
Terpantau Pria Tak Dikenal Intai Rumah Ketua LANA
Jembatan Armco Dibangun, Harapan Warga Pante Ceureumen Bangkit
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit

Rabu, 15 April 2026 - 21:13 WIB

Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta

Kamis, 9 April 2026 - 12:13 WIB

Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit

Rabu, 8 April 2026 - 23:12 WIB

Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa

Rabu, 8 April 2026 - 19:04 WIB

Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta

Berita Terbaru