Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara menggelar acara Berbuka Puasa bersama Awak Media sebagai wujud sinergitas Polri dengan insan pers, berlangsung penuh hangat dan keakraban pada Ahad (22/02/2026) di Mapolres setempat.
Kegiatan buka bersama ini dihadiri langsung Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, Wakapolres Kompol Ichsan Pradita, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, Personel BKO Brimob Polda Banten, dan Personel Polres Aceh Utara, Mahasiswa PTIK/STIK angkatan 83, serta sejumlah wartawan media cetak dan online yang bertugas di Aceh Utara.
Mengawali acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Bribda Khairudin, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolres Aceh Utara. Dalam sambutannya, AKBP Trie Aprianto menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Terimakasih atas kehadiran rekan-rekan media dalam acara buka puasa bersama ini. Sinergitas antara Polri dan media sangat penting, karena dengan kolaborasi yang baik, program-program Polres Aceh Utara dapat tersampaikan dengan lebih luas kepada masyarakat,” ujarnya.

Kata Kapolres, di era digital, media berperan krusial sebagai sumber informasi cepat, pembentuk opini publik, agen perubahan sosial, dan alat pemasaran yang terukur. Media bertindak sebagai lembaga penghubung, menghubungkan warga negara dengan pemerintah dengan membentuk isu-isu apa yang mendapat perhatian dan bagaimana isu-isu tersebut dipahami. “Oleh karenanya, mari bersinergi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” pinta AKBP Trie Aprianto.
Sambungnya, media massa maupun media sosial, memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif. Sinergi antara insan pers dan aparat keamanan krusial untuk mencegah konflik dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Semoga dengan buka puasa bersama ini bisa terus menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Pada kesempatan ini, diisi juga dengan tausiyah singkat oleh Tgk. Zamzami. Dalam tausiyah dirinya menekankan pentingnya peran media dalam menangkal berita bohong (hoaks) yang dapat memicu keresahan. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi terciptanya keterbukaan informasi publik yang akurat. “Pentingnya menjaga lisan dan etika berkomunikasi,” Tgk. Zamzami mengingatkan.
Ia juga menyampaikan, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan perjalanan spiritual untuk melatih kesabaran, dan mengajak seluruh hadirin untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadhan dengan maksimal guna meraih gelar taqwa. Beliau turut membaca petikan ayat dari Surah Al-Balqarah ayat 183 yang artinya, _“Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”_ Tgk. Zamzami mengakhiri tausiyahnya. (H.Yos)


















