PKBI Pusat Perkuat Sinergi Program Kesehatan Reproduksi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH IAtjeh Terkini.id-Pengurus Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Pusat terus memperkuat sinergi program kesehatan reproduksi di wilayah terdampak bencana. Hal tersebut ditandai dengan audiensi PKBI Pusat bersama Kepala Perwakilan BKKBN Aceh beserta jajaran yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Aceh, Senin (9/2/2026).

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara PKBI dan BKKBN dalam memastikan layanan kesehatan reproduksi tetap berjalan, khususnya bagi masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara.

Koordinator nasional layanan kespro Heny Widya Ningrum, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan pelatihan kesehatan reproduksi yang akan dilaksanakan di tenda pelayanan kesehatan Gampong Meudang Meria, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan dan penguatan kapasitas kepada para bidan yang bertugas di wilayah terdampak banjir.

Baca Juga :  Tahap Awal, Makan Bergizi Gratis Hanya di Enam Kabupaten/Kota

“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan kompetensi bidan dalam memberikan layanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas di situasi darurat bencana,” ujar Henni.

Kepala Perwakilan BKKBN Aceh menyambut baik rencana tersebut dan menyampaikan apresiasi atas komitmen PKBI Pusat dalam mendukung program Bangga Kencana serta layanan kesehatan reproduksi, khususnya di daerah yang tengah menghadapi kondisi darurat.

Baca Juga :  PW IWO Aceh Berbagi Meugang Wujud Kebersamaan Antar Wartawan

Melalui sinergi ini, BKKBN Aceh dan PKBI Pusat berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan perlindungan kesehatan reproduksi masyarakat, terutama perempuan dan kelompok rentan, tetap menjadi prioritas dalam penanganan dampak bencana di Aceh Utara.

Turut mendampingi dari PKBI Pusat Dwi Yunanto Hermawan, focal point humanitarian dan Wanti Maulidar, DED PKBI Aceh.Publik serta Ketua Tim Kerja KBKR dr. Cut Liza Febtya dan Ketua Tim Kerja Humas Jopi D Saputra. (d/ril).

Berita Terkait

Isa Alima Sebutkan, Sapi Meugang Bantuan Presiden Jangan Persulitkan Masyarakat Beradalih Kerana Juknis
Tokoh Masyarakat Tionghoa Aceh, Kho Khie Siong Tutup Usia
Kepolisian Bersama Mahasiswa STIK Angkatan Ke-83 dalam Kegiatan Pemulihan Bencana 
Program Makanan Bergizi Gratis Diminta Tak Asal Jalan, Pengawasan Harus Ketat
Satpol PP – WH Banda Aceh Tertipkan Enam Siswa Kedapatan Nongkrong di Warkop Saat Jam Sekolah 
Kasus Dana Desa, Masyarakat Resmi Suratin Keuchik Ke Inspetorat Banda Aceh
Tim Tabur Kejari Aceh Berhasil Menangkap DPO
PWI Aceh Utara dan Lhokseumawe Siap Gelar Konferensi 2- 3 Februari 2026
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:08 WIB

Isa Alima Sebutkan, Sapi Meugang Bantuan Presiden Jangan Persulitkan Masyarakat Beradalih Kerana Juknis

Selasa, 10 Februari 2026 - 03:35 WIB

Tokoh Masyarakat Tionghoa Aceh, Kho Khie Siong Tutup Usia

Senin, 9 Februari 2026 - 22:01 WIB

Kepolisian Bersama Mahasiswa STIK Angkatan Ke-83 dalam Kegiatan Pemulihan Bencana 

Senin, 9 Februari 2026 - 13:18 WIB

PKBI Pusat Perkuat Sinergi Program Kesehatan Reproduksi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh Utara

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:18 WIB

Program Makanan Bergizi Gratis Diminta Tak Asal Jalan, Pengawasan Harus Ketat

Berita Terbaru

Aceh Barat

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Sabtu, 14 Feb 2026 - 14:07 WIB